Ilustrasi penyakit jantung

Gulalives.com, SEMARANG – Ladies, perlu Anda ketahui bahwa jika Anda makan dengan benar, berolahraga dan menjaga jantung Anda, Anda juga dapat melakukan hal-hal yang baik untuk otak Anda.

Jantung sehat. Foto: 2healthcare
Jantung sehat. Foto: 2healthcare

Informasi yang dihimpun Gulalives.com dari laman Dailymail, Selasa (19/4/2016), peneliti menguji memori, cara berpikir dan kecepatan pemrosesan otak pada lebih dari 1.000 warga New York City, dan menemukan bahwa orang-orang telah melakukan tes ini jauh lebih baik ketika mereka memiliki kebiasaan jantung sehat, seperti menghindari rokok, menjaga berat badan yang normal dan menjaga tekanan darah dan kolesterol.

Ilustrasi jantung sehat. (Foto: IST)
Ilustrasi jantung sehat. (Foto: IST)

“Temuan kami memperkuat rekomendasi saat ini, untuk mencegah penyakit kardiovaskular tetapi menyarankan juga, agar mereka meningkatkan kesehatan kognitif,” kata penulis utama studi, Hannah Gardener. Hardener merupakan seorang peneliti neurologi di University of Miami Medical School.

Awas, Gorengan Dan Jeroan Bahayakan Jantungmu
Awas, Gorengan Dan Jeroan Bahayakan Jantungmu

Kemudian, pada awal penelitian, 1.033 peserta rata-rata berusia 72 tahun dan tinggal di Northern Manhattan, dan 65 persen Hispanik. Peneliti melihat tujuh faktor yang dapat berkontribusi terhadap kesehatan jantung yang lebih baik, yakni tidak pernah merokok atau menjadi mantan perokok; berat badan yang sehat; rutin seminggu latihan intensitas sedang selama 150 menit; diet kaya buah-buahan, sayuran, biji-bijian dan ikan dengan sedikit garam dan gula; dan kolesterol, tekanan darah dan gula darah dalam rentang ideal.

Kenali-tanda-sakit-jantung-pada-wanitaNah, ternyata tak satu pun dari peserta memukul semua tujuh faktor tersebut, dan hanya 1 persen dari mereka mencapai enam. Kira-kira sepertiga dari peserta berhasil mencapai dua faktor tersebut, dan 30 persen lain dari mereka tiga dari tujuh faktor. Semua dari mereka menyelesaikan tes fungsi otak pada awal penelitian, dan 722 orang melakukan penilaian yang sama lagi sekitar enam tahun kemudian.

Adapun, hubungan terkuat ada pada peserta non-perokok, ia memiliki gula darah normal dan berat badan ideal, peneliti melaporkan dalam Journal of American Heart Association.

Waspadai Jantung Koroner di Usia Muda
Waspadai Jantung Koroner di Usia Muda

Keterbatasan penelitian ini meliputi angka putus sekolah yang tinggi, dengan peserta yang sedikit lebih muda lebih mungkin untuk menyelesaikan tahap  kedua, yakni penilaian kesehatan otak sebagai tindak lanjut.

Temuan itu memperkuat bukti-bukti yang menunjukkan bahwa apa yang baik untuk jantung juga baik untuk otak, kata Dr Jeffrey Burns, co-direktur dari University of Kansas Alzheimer Disease Center di Kansas City.

Ladies, Ini Lho Denyut Jantung Normal
Ladies, Ini Lho Denyut Jantung Normal

“Mereka adalah temuan penting untuk mengingatkan kita semua alasan mengapa penting untuk membuat pilihan gaya hidup yang baik, dan bahwa pilihan ini memiliki manfaat, baik fisik dan kognitif,” Burns, yang tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan melalui email.

Seperti organ lain, otak juga membutuhkan pasokan darah yang stabil untuk berfungsi dengan baik, kata Dr Majid Fotuhi, seorang peneliti di NeuroGrow Otak Pusat Kebugaran di McLean, Virginia, dan di Johns Hopkins Medicine di Baltimore.

Waspada, Kombinasi Jantung, Stroke dan Diabetes Bisa Perpendek Usia
Waspada, Kombinasi Jantung, Stroke dan Diabetes Bisa Perpendek Usia

“Aliran darah yang baik untuk otak dan faktor-faktor yang menjaga arteri kita sehat adalah sangat penting untuk dipertahankan dan meningkatkan fungsi kognitif yang optimal dalam menghadapi penuaan,” kata Fotuhi.

Sebelumnya, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa pilihan gaya hidup cerdas seperti mendapatkan banyak latihan dan makan makanan yang sehat mungkin memperlambat proses penuaan otak, tetapi hasilnya sejauh ini tidak definitif. (DP)

LEAVE A REPLY