Workshop Beladiri Wanita

Gulalives.com, JAKARTA – Aksi begal dan perampokan di taksi yang tengah menjadi buah bibir, tak disangkal membuat masyarakat cemas. Terlebih kita yang terkadang pulang malam karena tuntutan pekerjaan, terjebak macet, ataupun jadwal sarana transportasi yang tidak menentu. Nah, cewek-cewek coba ikutan event yang diadakan JAMAC (Jakarta Martial Art Academy), Kapista for woman. Sebuah workshop seni bela diri yang dikhususkan buat kamu.

Apa itu Kapista for Woman?

Dengar bela diri jangan seram duluan ya. Kapista for woman ini adalah sistem bela diri yang tidak hanya mengajarkan cara memukul, menendang dan kegiatan fisik lainnya. Tetapi yang diutamakan adalah membangun “mental awareness” kamu.

Kapista sendiri diambil dari gerakan-gerakan dasar bela diri yang terkandung dalam tarian perang Cakelele dari Maluku dipadukan dengan silat Macan dari Jawa Barat.

Workshop Kapista for woman menuntun kamu untuk sebisa mungkin membeladiri dengan baik dalam berbagai situasi. Tahu kan kalau kaum wanita itu “sasaran empuk” bagi penodong, pencopet, penjambret bahkan pelaku pelecehan seksual. Makanya kalau ikut workshop ini kamu musti bawa peralatan sehari-hari, misalnya tas, agar situasi belajarnya lebih realistis.

Ada Simulasinya

Kalau kamu masih merasa takut untuk langsung latihan memukul dan menendang, tenang saja. Dalam workshop Kapista ini, kamu akan banyak dibuatkan simulasinya. Kamu juga dibekali manajemen stres sehingga bisa tetap tenang dalam saat yang genting.

Manfaat

Apa saja yang akan kamu peroleh dalam workshop, tergantung dari materi apa yang akan dibagikan dalam workshop tersebut. Menurut Michael Sahertian selaku owner Jakarta Martial Arts Academy, dan instruktur Kapista for woman, biasanya diberikan materi-materi dasar guna membangun “safety awareness”. Bukan berarti paranoid lho, tapi kewaspadaan, girls. Ditambah materi lainnya, yang merupakan pendukung dalam bela diri.

Seperti sudah disebutkan tadi, bela diri bukan hanya masalah pukul tendang dan hal-hal fisik lainnya, tetapi juga mencakup komunikasi verbal dengan “penyerang”. Siapa tahu kan, sebelum kamu melakukan perlawanan, ada kemungkinan si pembegal bisa diajak berdamai atau tobat?

Bisa Karena Terbiasa

Setelah megikuti workshop Kapista for woman dan mendapatkan berbagai materi, sebaiknya memang harus dilatih terus-menerus. Karena pada dasarnya kita bisa karena terbiasa. Betul gak?

Workshop Kapista for woman akan diadakan berkala. Kamu berminat? Datang saja ke Jakarta Martial Arts Academy – Jalan Kemang 1/72, Jakarta Selatan. (WI)

2 COMMENTS

  1. Teknik yg diajarkan sangat berguna bagi wanita yg awam dengan ilmu bela diri. Buat saya workshop ini bukan hanya sekedar melatih "safety awareness" tapi juga sebuah terapi stress yg sangat melegakan. Moga sukses selalu tuk workshop2 JAMAC selanjutny!!

LEAVE A REPLY