Wih, Blackberry Akan Rilis Ponsel Pintar Android dengan Harga Terjangkau

John Chen CEO Blackberry.

Gulalives.com, JAKARTA – Apakah era kejayaan Blackberry sudah habis? Bisa jadi ya, tapi bisa juga masih bisa bertahan.

Baru-baru ini Blackberry mengumumkan akan meluncurkan lagi dua telepon seluler pintar dengan sistem operasi Android tahun ini, demikian dikatakan CEO Blackberry John Chen.

Blackberry mengumumkan akan meluncurkan lagi dua telepon seluler pintar dengan sistem operasi Android tahun ini.
Blackberry mengumumkan akan meluncurkan lagi dua telepon seluler pintar dengan sistem operasi Android tahun ini.

Chen mengatakan bahwa dua ponsel pintar itu akan menyasar segmen pasar menengah. Menurut bocoran, ponsel pertama akan dilengkapi keyboard fisik, dan satu lagi memiliki layar sentuh.

Perusahaan Blackberry belum berencana untuk meluncurkan ponsel dengan sistem, BB10. Tetapi akan terus memperbarui sistem itu untuk mereka yang sekarang masih menggunakannya.

Penjualan Blackberry turun hampir senilai US$200 juta (atau sekitar Rp2 triliun) dari bulan Desember 2015 sampai Februari 2016. Chen mengatakan ponsel Blackberry pertamanya, Priv, yang juga berbasis Android ternyata terlalu mahal.

John Chen CEO Blackberry Chen mengatakan bahwa dua ponsel pintar itu akan menyasar segmen pasar menengah.
John Chen CEO Blackberry Chen mengatakan bahwa dua ponsel pintar itu akan menyasar segmen pasar menengah.

“Fakta bahwa kami meluncurkan ponsel pintar kelas atas mungkin tidak bijak,” ujar Chen kepada situs berita Uni Emirat Arab, The National.

“Banyak pelanggan mengatakan kepada kami…”Saya ingin membeli ponsel Anda, tapi harga US$700 (atau sekitar Rp9 juta) terlalu mahal bagi saya. Saya lebih tertarik pada ponsel murah seharga US$400 (atau sekitar Rp5 juta),” kata Chen.

Chen sebelumnya menyalahkan turunnya angka penjualan yang dialami perusahaan itu sebagai akibat dari keterlambatan dalam negosiasi dengan jaringan seluler yang terkait dengan ponsel Priv.

Penjualan Blackberry turun hampir senilai US$200 juta (atau sekitar Rp2 triliun) dari bulan Desember 2015 sampai Februari 2016
Penjualan Blackberry turun hampir senilai US$200 juta (atau sekitar Rp2 triliun) dari bulan Desember 2015 sampai Februari 2016

Pada Maret lalu, Facebook dan anak usahanya WhatsApp mengumumkan untuk menghentikan dukungan terhadap sistem operasi Blackberry.

Blackberry mengatakan “sangat kecewa” dengan keputusan tersebut. “Jika Blackberry bertekad untuk tetap dalam bisnis hardware, keputusan untuk menawarkan perangkat baru dengan harga menjangkau kelas menengah, adalah langkah yang masuk akal,” kata analis Ben Wood dari CCS Insight.

Ponsel Blackberry pertamanya, Priv, yang juga berbasis Android ternyata terlalu mahal.
Ponsel Blackberry pertamanya, Priv, yang juga berbasis Android ternyata terlalu mahal.

“Kami percaya masih ada peluang dengan para pelaku usaha yang tidak ingin berkorban dengan memberikan iPhone kepada para karyawan mereka. Mereka juga menginginkan ponsel pintar berbasis Android yang kuat, terjangkau dan aman disesuaikan dengan penggunaan bisnis,” kata Chen.

Nah, layak ditunggu nih seperti apa tampilan ponsel pintar besutan Blackberry berbasis Android ini. (VW)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY