Waduh, Nikahi ‘Brondong’ Bikin Wanita Cepat Almarhum

Waduh, Nikahi 'Brondong' Bikin Wanita Cepat Almarhum

Gulalives.com, JAKARTA – Menikahi ‘brondong manis’ ternyata memiliki konsekuensi lho. Kaum wanita di atas 30 tahun yang mapan belakangan lebih memilih brondong sebagai pasangan hidup, artinya mereka memilih laki-laki yang jauh lebih muda sebagai pendamping hidupnya. Ingat dong pasangan seleb Melanie Griffith dan Antonio Banderas yang terpaut usia cukup jauh?

Namun, menikmati ‘brondong’ ternyata memiliki konsekuensi terhadap wanita yang bersangkutan. Berdasarkan penelitian para ilmuwan Jerman, wanita yang menikahi pria yang 7 hingga 9 tahun lebih muda darinya, akan berpotensi meninggal lebih cepat.

Bahkan dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Demography, para ahli mengatakan risiko meninggal wanita yang menikahi pria yang jauh lebih muda itu meningkat sebesar 20 persen.

Tapi menikahi laki-laki yang jauh lebih tua juga bukan berarti jauh lebih aman. Studi yang didasarkan pada data dari hampir 2 juta pasangan Denmark itu mengindikasikan bahwa menikahi pria yang jauh lebih tua juga memiliki kemungkinan memperpendek usia wanita.

“Salah satu dari penjelasan yang memungkinkan adalah bahwa wanita dengan suami yang jauh lebih muda melanggar norma sosial dan sepertinya para wanita ini mendapatkan semacam sanksi sosial,” kata Sven Drefahl dari Max Planck Institute for Demographic Research (MPIDR) di Rostock, Jerman.

Pasangan suami istri dengan perbedaan usia yang jauh itu bisa distigmasi sebagai orang luar, sehingga mereka kurang mendapat dukungan sosial, menjalani kehidupan yang lebih tertekan dan mungkin dapat berakibat pada penurunan kondisi kesehatan, ujar Drefahl berspekulasi.

Sementara dari sisi positifnya, para penulis studi itu menekankan bahwa secara keseluruhan pernikahan tidaklah buruk bagi tingkat harapan hidup. Kenyataannya, banyak pasangan suami-istri yang hidup bahagia meski perbedaan usia mereka cukup jauh, dan kondisi ini relatif lebih baik dibandingkan dengan mereka yang belum menikah.

Selain itu, sedikit sekali wanita yang menderita setelah memilih menikahi pria yang lebih muda, meski dalam banyak penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa wanita sebenarnya lebih suka menikah dengan pria yang seusia atau tak jauh berbeda dengannya.

Sebaliknya, studi ini menemukan bahwa laki-laki akan lebih sehat dengan menikahi perempuan yang jauh lebih muda. Sementara laki-laki yang menikah dengan wanita yang lebih tua justru meningkatkan risiko meninggal lebih cepat.

Dalam studi itu disebutkan bahwa laki-laki yang menikah dengan wanita yang lebih muda 7-9 tahun darinya akan memangkas risiko kematian sebesar 11 persen.

Tapi para peneliti itu belum dapat menjelaskan secara pasti perbedaan gender tentang harapan hidup dari laki-laki dan perempuan setelah mereka menikah. Yang jelas, laki-laki atau wanita yang mendapatkan pasangan hidup yang jauh lebih muda, secara otomatis mereka mendapatkan pasangan yang lebih sehat dan memiliki harapan hidup lebih panjang. (VW)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here