Tekan Biaya Belanja
Tekan Biaya Belanja

Trik Jitu Menekan Biaya Belanja | Kemudahan bertransaksi tanpa harus menggunakan uang kas memang membuat hidup lebih mudah. Di era teknologi seperti sekarang ini layanan perbankan memungkinkan kita untuk berbelanja tanpa perlu repot dan jauh mendatangi bank untuk mengambil uang. Mesin ATM yang bertebaran di mana-mana serta layanan kartu debit dan kartu kredit hampir di seluruh merchant membuat kita membutuhkan cara agar bisa menekan biaya belanja.

Oleh karena itu manajemen penggunaan layanan perbankan merupakan hal yang harus Anda terapkan demi membenahi kondisi keuangan Anda dan menekan biaya belanja. Seperti apa sih caranya?

  1. Setelah menerima gaji pertama-tama Anda langsung transfer 10% untuk tabungan/investasi. Akan lebih baik apabila Anda bisa menyisihkan dana 10% untuk tabungan likuid dan 20% untuk investasi jangka menengah/panjang. Rekening yang ditujukan untuk tabungan likuid sebaiknya dibuat berbeda dengan rekening yang biasa Anda gunakan.
  2. Segera bayarkan seluruh kewajibannya Anda bulan itu mulai dari biaya listrik, cicilan kartu kredit atau pinjaman lain, telepon, air dan lain-lain.
  3. Tarik dana tunai hanya untuk memenuhi kebutuhan sesuai anggaran yang telah Anda buat. Jika uang tunai yang Anda butuhkan untuk satu bulan terlalu besar jumlahnya Anda bisa melakukannya untuk satu minggu.
  4. Minimalisir penggunaan layanan transaksi elektronik perbankan dalam berbelanja. Membayar dengan kartu kredit atau kartu debit membuat kita tidak merasa benar-benar mengeluarkan uang. Efeknya akan lebih terasa apabila Anda benar-benar menggunakan uang tunai untuk membayar belanjaan. Saat melihat uang tunai berpindah tangan ke kasir Anda akan merasa lebih kehilangan. Karena itu untuk pengeluaran belanja bulanan usahakan selalu menggunakan uang tunai.

Kebiasaan sederhana ini dijamin akan membuat Anda lebih berhati-hati dan disiplin dalam mengeluarkan uang sehingga dapat menekan biaya belanja.

LEAVE A REPLY