Tips Menghindari Tertipu Tas Gucci Palsu

Gulalives.com, JAKARTA – Gucci menjadi merek premium yang memiliki penggemar loyal, seperti halnya brand premium lain semacam Louis Vuitton, Prada, Chanel atau bahkan Hermes.

Gucci didirikan pada 1921 oleh Guccio Gucci. Pada 1938, merek ini memperluas cakupan bisnis dan butiknya dibuka di Roma.

Tas Gucci dengan pegangan bambu. Foto: Gucci.com
Tas Gucci dengan pegangan bambu. Foto: Gucci.com

Guccio Gucci bertanggung jawab untuk merancang berbagai produk perusahaan. Pada 1947, Gucci memperkenalkan bambu pegangan tas tangan, yang masih menjadi andalan perusahaan, dan tas pegangan bambu ini tetap laris diburu kalangan fashionista.

Selama tahun 1950-an, Gucci juga mengembangkan merek dagang bergaris anyaman, yang berasal dari ketebalan pelana, dan sepatu sandal suede dengan horsebit logam.

Tas Gucci memiliki penggemar sendiri. Dengan harga premium, tas ini hampir tak bisa lepas dari upaya pemalsuan. Mulai dari tas Gucci abal-abal dengan label KW hingga semi premium atau bahkan tas palsu yang sulit sekali dibedakan dari tas Gucci autentik oleh mata awam.

Cara paling gampang menghindari pembelian tas Gucci palsu adalah dengan langsung berbelanja di toko resminya. Namun tak jarang kita mau yang praktis, misalnya membeli tas Gucci secara online, teman dekat atau membeli tas Gucci bekas.

Tas Gucci. Foto Lyst
Tas Gucci. Foto Lyst

Nah, jika tidak mungkin membeli tas Gucci di butik resminya karena sejumlah alasan, misalnya jarak yang jauh, kami berbagi tips mengenali tas Gucci asli dan tas yang dipalsukan. Simak panduan laman eHow berikut ini:

Kunjungi website resmi
Pelajari fitur, termasuk benang, warna, garis dan segala aspek dari tas. Perhatikan dengan baik logo Gucci, terutama bentuk huruf dan ukurannya.

Lihat dan rasakan dust bag (sarung pembungkus tas)
Semua tas bermerek pasti dilengkapi dust bag. Bisa juga tanpa dust bag jika kita membeli tas bekas, mungkin karena pemilik tas tak sengaja menghilangkan dust bag ini. Salah satu cara mengetahui tas branded palsu atau asli bisa dengan merasakan sarung penutupnya. Tas branded yang asli biasanya memiliki dust bag yang berat.

Bethenny Frankel mengenakan tas Gucci.
Bethenny Frankel mengenakan tas Gucci.

Perhatikan informasi dan tag harga
Jika Anda ingin membeli tas branded secara online, pastikan bahwa informasi yang diberikan akurat. Banyak tas Gucci palsu yang memiliki kekeliruan informasi atau bahkan penggunaan tata bahasa yang salah. Hal ini biasanya dapat dilihat pada tag harga.

Pastikan warna tas
Tas Gucci yang palsu hampir selalu memiliki warna yang pudar. Jika kamu ingin membeli tas Gucci, coba ingat-ingat kembali atau bawa contoh warna untuk menghindari membeli tas palsu.

Perhatikan logo Gucci
Jika huruf ‘G’ yang ada pada tas terlihat seperti ‘E’, mungkin tas tersebut adalah palsu. Logo ‘G’ yang terlihat seperti ‘E’ merupakan salah satu ciri tas Gucci palsu yang paling umum.

Kualitas jahitan
Jangan ragu untuk membandingkan jahitan tas Gucci yang ingin kamu beli dengan tas yang ada dalam situs resmi Gucci. Fitur zoom memungkinkan Anda untuk mempelajari jahitan tas Gucci autentik.

Tas Gucci. Foto: Purseblog
Tas Gucci. Foto: Purseblog

Rasakan tas asli
Tas Gucci yang asli terbuat dari bahan berkualitas tinggi dan berat. Ada baiknya mencoba merasakan tas Gucci asli di toko resminya terlebih dulu agar bisa merasakan perbandingannya.

Hal lain yang perlu jadi perhatian saat membeli tas Gucci adalah:

– Tas Gucci asli memiliki tracking number yang diemboss pada bagian dalam tas. Ini merupakan cara yang mudah untuk mengenali tas asli atau palsu.

– Selalu ingat bahwa membeli tas bermerek secara online seperti membeli kucing dalam karung. Kita tidak bisa yakin 100 persen bahwa tas Gucci yang dibeli palsu atau asli sampai paket tersebut sampai ke rumah dan melihatnya langsung. Pastikan membeli tas bermerek di penjual atau toko tepercaya untuk meminimalkan penipuan. (VW)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here