Tips Cerdik Agar Emas Dihargai Tinggi

Perhiasan emas

Gulalives.com, JAKARTA – Emas menjadi salah satu alat investasi yang disukai karena tak gampang tergerus inflasi. Saat inflasi tinggi sementara bank tak memberikan imbal hasil yang memadai atas dana yang kita titipkan di sana, emas menjadi pilihan menarik.

Tentu kita ingin agar emas yang kita jual nanti dihargai tinggi, kalau bisa lebih dengan harga tinggi dari saat beli dulu. Orang memilih emas batangan, bukan emas perhiasan sebagai wahana investasi agar nilainya terjaga.

Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan. Foto: Kabarbisnis
Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan. Foto: Kabarbisnis

Namun tak sedikit juga yang membeli emas perhiasan, karena bisa dipakai untuk ‘meningkatan’ penampilan. Di sisi lain saat kepepet butuh uang, kita bisa menjual emas perhiasan itu kembali ke toko di mana dulu kita membeli.

Lazimnya toko emas beroperasi dalam industri yang mandiri, sehingga penting bagi pelanggan untuk memahami bagaimana transaksi bekerja. Berikut adalah beberapa tips untuk konsumen yang tertarik dalam membeli dan kemungkinan akan menjual emasnya kembali suatu saat nanti.

Teliti sebelum membeli

Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan. Foto: Tribunnews
Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan. Foto: Tribunnews

Jika ingin suatu saat emas yang akan kita jual harganya tidak jatuh terlalu jauh dari harga beli, maka telitilah saat membeli. Sejak awal harus teliti dimaksudkan agar tidak kecewa di kemudian hari. Surat atau sertifikat resmi dari pencetak logam mulia emas wajib ada dan wajib disimpan. Sertifikat ini nantinya akan menjadi jaminan saat menjualnya lagi.

Kalau di Indonesia, umumnya yang disukai adalah logam mulia dengan sertifikat Antam (Aneka Tambang), karena diterima di banyak toko emas atau pegadaian atau bank-bank. Untuk emas dalam bentuk perhiasan jarang ada sertifikat, usahakan mendapat surat atau kuitansi dari toko.

Jika emas yang kamu beli ternyata tidak memiliki surat atau sertifikat, jangan cemas. Ada langkah lanjutan agar emas itu tetap ‘laku’ terjual.

Penilai emas

Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan.
Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan.

Jika emasmu ternyata tak memiliki surat, atau surat-suratnya hilang, carilah penilai/penaksir emas yang independen, terutama jika emas yang akan dijual dalam jumlah banyak. Datangi kantor-kantor jasa penilai aset yang resmi bersertifikat. Atau kalau terlalu susah ya datang aja ke toko emas untuk mengetahui kadar emas kita mungkin dengan sedikit membayar jasanya. ‘

Beberapa perhiasan atau koin emas mungkin bernilai lebih ketika dijual sebagai dirinya sendiri, daripada jika dilebur kembali. Misal emas-emas dengan desain langka atau berasal dari seorang desainer terkenal, atau koin-koin emas koleksi.

Berhati-hatilah terhadap penjualan koin emas karena mungkin bisa dijual lebih mahal kepada para kolektor.

Kenali kadar emas

Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan.
Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan.

Pahami bahwa bahwa kualitas emas bervariasi yang ditentukan dari Karat. Yang tidak murni adalah 14 atau 18 karat, sedangkan yang murni adalah 24 karat. Biasanya karat tertera pada sertifikat atau surat saat membelinya.

Setiap kadar karat tentu memiliki harga yang berbeda. Bahkan untuk karat yang sama, dari logam mulia keluaran Antam contohnya, tahun seri cetak yang berbeda bisa memiliki nilai jual yang berbeda.

Nah, agar tidak tertipu, kita harus tahu karat emas yang akan kita jual kembali.

Cari toko dengan harga terbaik

Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan.
Emas batangan masih dianggao sebagai investasi terbaik ketimbang perhiasan.

Sebelum sepakat menjual emas, pastikan mendapatkan dua atau tiga penawaran harga dari toko yang berbeda. Bahkan untuk toko yang bersebelahan, harga bisa berbeda jauh.

Untuk emas perhiasan, usahakan jual kembali di toko saat membelinya dulu, oleh karenanya pertahankan dan simpan surat kuitansi atau sertifikatnya. Karena perhiasan sifatnya mengikuti tren, maka dalam jangka lama harganya akan turun bukan karena kandungan emasnya tapi karena modelnya yang dianggap sudah tidak kekinian.

Untuk logam mulia Antam, harga pembelian kembali (buyback) terendah malah biasanya dari Antam sendiri. Nah, untuk menyiasati hal ini, yang perlu kamu ketahui adalah:

  • Dapatkan nilai buyback Antam dari situs resminya, jadikan itu patokan.
  • Kalau bisa tanya buyback di toko asal dulu, karena biasanya akan memberikan nilai lebih tinggi dari Antam.
  • Tanya harga buyback ke toko emas yang berada di mal mewah, umumnya harga jual dan harga buyback mereka lebih tinggi dari toko yang tidak berada di mal. Bandingkan dan jual yang memiliki harga terbaik.
  • Belilah logam mulia emas di Antam, karena pasti memiliki harga terendah, dan jual kembali ke toko emas yang berada di mal mewah, karena biasanya memiliki harga buyback tertinggi.

Sedangkan untuk koin dinar emas keluaran gerai dinar, harga jual dan beli sama di seluruh Indonesia jadi lebih memudahkan.

Perlu diketahui saat menjual emas kembali bahwa pihak toko emas juga akan menjual kembali emas tersebut, sehingga banyak faktor terkait harga hari itu, harga internasional, ketersediaan stok dan sebagainya. Jadi, bisa saja saat kita menjual perhiasan emas, harganya bisa turun di bawah harga saat kita membeli. (VW)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY