Gulalives.com, JAKARTA – Ada dua hal yang biasanya dialami oleh orang yang berpuasa, yaitu dehidrasi dan kelaparan. Wajar jika saat puasa kita kehausan dan kelaparan. Terkadang terutama bagi pekerja berat, stamina pun menurun. Bagi yang menghendaki stamina tetap terjaga saat puasa, berikut tips sederhana namun bermanfaat yang disarikan dari dr Tan Shot Yen.

Tetap ‘Sopan’ Saat Sahur dan Berbuka

Jangan takut ‘jatah’ makan terkurangi. Mengatur jadwal makan saat puasa tidak sulit. Sahur adalah sarapan kepagian, buka puasa adalah makan siang yang terlambat, sedangkan makan malam dilakukan setelah shalat tarawih. Rasa tenang bahwa pola makan tetap seperti hari biasa, bisa membantu untuk tidak berlebihan saat sahur dan berbuka.

Kenyang dan Stamina Prima

Bagaimana cara menahan lapar sekaligus menjaga keseimbangan gula dalam darah? Banyak yang saat sahur justru makan nasi sekenyang-kenyangnya agar terhindar dari rasa lapar dan bertenaga sepanjang hari. Justru kebiasaan yang demikian tidak dianjurkan.

Sahurlah dengan banyak makan sayur dan buah segar, yang akan memberikan rasa kenyang jauh lebih lama. Buah dan sayur segar artinya tidak dimasak, juga tidak diolah misalnya menjadi jus. Karena kandungan seratnya yang tinggi, sayur dan buah tidak mengeluarkan gula sekaligus dalam jumlah yang banyak. Serat menghambat penyerapan aliran gula ke dalam darah. Jadi, stamina dan rasa kenyang bertahan lebih lama.

Awet Muda

Selain itu, sebenarnya puasa mempunyai efek kesehatan yang sangat bagus. Dengan puasa, secara otomatis dalam satu hari asupan kalori menjadi berkurang. Efek pengurangan asupan kalori bagi tubuh adalah, secara tidak langsung kita mengaktifkan gen sirtuin. Sirtuin adalah semacam gen anti aging. Sirtuin hanya teraktivasi apabila asupan kalori betul-betul dikurangi. Jadi, puasa dapat membuat kita awet muda. (WI/SY)

LEAVE A REPLY