Tip Redakan ‘Derita’ Kehamilan Trimester Ketiga

Gulalives.com, JAKARTA – Beberapa minggu terakhir kehamilan bisa benar-benar menjadi momen yang membuat ibu hamil kurang nyaman. Kaki dan pergelangan kaki mungkin membengkak sehingga  membuat sepatu atau sandal tak lagi muat.

Sementara itu tekanan pada bagian bawah punggung mungkin membuat Anda bertanya-tanya apa yang dilakukan bayi di dalam rahim. Tidur malam yang baik dan berkualitas kemungkinan juga menjadi sulit untuk dilakukan. Belum lagi hasrat ke kamar kecil berulangkali, bahkan di malam hari.

Cara terbaik untuk meredakan ketidaknyamanan kehamilan, khususnya dalam usia kehamilan trimester ketiga, bisa dilakukan dengan berbagai trik. Mary M. Murry, R.N., C.N.M., bidan tersertifikasi dari MayoClinic berbagi tip sebagai berikut:

1. Tidur siang siang hari. Istirahatkan kaki dengan posisi lebih tinggi dari hati. Tumpuklah beberapa bantal untuk menopang kaki.

2. Cobalah makan dalam porsi kecil namun sering untuk mencegah sakit maag dan gangguan pencernaan. Akhiri makan dengan susu untuk membantu asam lambung menurun. Jika itu tidak membantu, mintalah dokter memberikan resep obat sakit maag yang boleh dikonsumsi selama kehamilan.

3. Jika memiliki akses ke kolam renang, manfaatkanlah. Cukup berdiri di dalam air membantu menopang berat badan bayi dari punggung Anda. Hal ini juga dapat membantu mengurangi pembengkakan di kaki dan pergelangan kaki.

4. Lakukan pijat kehamilan. Hal ini dapat mengurangi stres dan meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Pijat kehamilan juga membuat tubuh lebih rileks dan nyaman.

5. Jangan membatasi cairan dengan harapan bahwa Anda tidak harus ke kamar mandi begitu sering di malam hari. Menurut pengalaman, hal ini tak bekerja. Pastikan saja Anda cukup tidur meskipun harus sering ke kamar mandi untuk buang air kecil.

6. Cobalah terapi panas dan dingin di punggung bawah, bergantian sekitar setiap 20 menit. Sedikit pijatan di bagian itu kemungkinan bisa membantu, meski hanya mengurangi rasa sakit untuk sementara waktu. Minta pasangan untuk memijat punggung bawah dengan lembut.

Ingatlah bahwa ketidaknyamanan itu bersifat sementara, dan segera berakhir begitu si bayi lahir. Memeluk jabang bayi mungkin akan menjadi bonus yang menghapuskan ‘penderitaan’ yang dialami ibu selama kehamilan. (VW)

LEAVE A REPLY