Ini 5 Bahayanya Jika Kamu Langsung Tidur Setelah Sahur!

0
299
makassartoday.com

Gulalives.co – Makan sahur di sepertiga ujung malam adalah salah satu sunnah di bulan Ramadhan, hal ini bertujuan untuk membantu kekuatan fisik kita selama menjalankan ibadah puasa, meski tanpa makan dan minum sepanjang hari; kurang lebih 14 jam lamanya. Selain asupan gizi yang baik saat sahur sangat dibutuhkan, kita juga perlu tahu jika ada bahaya di balik kebiasaan kita tidur setelah sahur.

Related image
metrotvnews.com

Karena kebiasaan ini memiliki beberapa efek negatif bagi kesehatan tubuh, baik jangka pendek pun jangka panjang. Bahkan beberapa kasus dapat membawa bahaya yang berujung pada kematian. Mengapa langsung tidur setelah sahur berbahaya? Karena saat kita mengonsumsi makanan, lambung akan mencernanya menjadi sari-sari makanan. Sari-sari makanan inilah yang akan diserap tubuh.

Baca Juga: 4 Menu Praktis untuk Sahur, Cobain Yuk!

Nah, jika makanan yang kita konsumsi kaya akan karbohidrat dan lemak, dibutuhkan waktu minimal 2 jam untuk menggiling makan tersebut sampai berubah bentuk menjadi sari pati makanan. Proses penggilingan ini memerlukan suplai pembuluh darah yang tidak sedikit, sehingga setelah makan diharapkan kita tidak melakukan aktivitas lain yang membutuhkan suplai pembuluh darah yang sama banyaknya, contohnya berolahraga.

Jika kita tidur di bawah 2 jam setelah makan, saluran pencernaan belum sempat menggiling makanan kita, yang akhirnya akan berakibat pada gangguan saluran pencernaan dan penyerapan nutrisi tubuh. Hasil akhirnya? Makanan yang kita makan tidak mampu menghasilkan energi yang dibutuhkan oleh tubuh. Dan, justru terjadi hal-hal buruk lainnya, seperti:

Menimbun Lemak

Related image
soyjoy.id

Sebuah penelitian mengatakan, pada seseorang yang memiliki riwayat keturunan keluarga gemuk, adalah mereka yang memiliki kebiasaan tidur setelah sahur, hal ini bisa meningkatkan risiko seseorang mengalami kegemukan sebesar dua kalilipat. Terlebih, jika kita mengonsumsi makanan berlemak, atau makanan yang digoreng. Hal ini bisa memperburuk kesehatan, terlebih bagi yang sedang diet dan ingin melangsingkan tubuh.

Meningkatkan Asam Lambung

Related image
brilio.net

Proses pencernaan makanan melibatkan makanan. Jadi setiap ada makanan masuk ke tubuh kita, asam lambung pun akan meningkat. Bila makanan tidak tergiling sempurna saat seseorang langsung tidur setelah sahur, asam lambung dapat mengiritasi dinding lambung. Gejalanya nyeri di sekitar ulu hati atau perut kiri bagian atas. Bisa juga menimbulkan sensasi panas di dada. Jadi, hati-hati bagi kamu yang memiliki riwayat sakit maag. Ada baiknya hindari kebiasaan tidur setelah sahur, ya.

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)

Image result for Gastroesophageal Reflux Disease (GERD)
thefreshtoast.com

GERD atau Refluks asam lambung terjadi karena katup antara perut dan kerongkongan tidak menutup secara sempurna. Hal ini biasanya disebabkan oleh pengaruh gravitasi yaitu perubahan posisi.

Posisi terlentang dapat menyebabkan makanan yang belum sempurna dicerna dapat berbalik dari lambung ke kerongkongan. Makanan ini membawa serta asam lambung, sehingga keberadaan asam lambung di kerongkongan dapat menimbulkan iritasi, bahkan luka.

Rasa panas di dada, tenggorokan panas, mual, sendawa dan mulut pahit adalah gejala-gejala yang menunjukkan adanya refluks. Tentunya hal ini membuat rasa tidak nyaman selama kita berpuasa. GERD dapat dicegah dengan menunggu makanan tercerna sempurna dulu, sebelum kita memutuskan tidur.

Gangguan Saluran Pencernaan

Related image
hellosehat.com

Normalnya, pengosongan lambung manusia berlangsung sekitar dua jam setelah makan. Namun, posisi berbaring saat kita tidur setelah sahur, dapat menghambat proses tersebut. Jika hal ini terus menerus terjadi, maka gangguan pencernaan seperti diare pun sembelit dapat terjadi, tergantung bahan makanan apa yang masuk ke dalam perut kita. Maka itu, kita disarankan untuk menghindari makanan yang kaya akan lemak, gula, dan kafein pada menu sahur kita. Perbanyaklah makan buah dan sayur agar proses pencernaan kita menjadi lancar.

Stroke

Image result for Stroke
arditor.com

Stroke merupakan penyakit berbahaya yang ditakuti banyak orang. Stroke terbagi menjadi dua, yakni stroke penyumbatan dan stroke perdarahan. Jenis stroke yang berhubungan dengan kebiasaan tidur setelah makan adalah stroke penyumbatan. Alasannya cukup jelas, bahwa saat tidur, aliran darah ke otak harus tetap terjaga sesuai kebutuhan.

Jika lambung juga sedang menjalankan kegiatan penggilingan makanan, maka suplai aliran darah menjadi terbagi. Jika kebiasaan ini terus terjadi dalam jangka panjang, maka otak akan kekurangan oksigen dan menyebabkan stroke. Karena itu, hindari kebiasaan tidur setelah makan, terutama tidur setelah sahur.

Rasulullah SAW pun tidak langsung tidur setelah makan. Beliau beraktivitas terlebih dahulu supaya makanan yang dikonsumsi masuk lambung dengan cepat dan baik sehingga mudah dicerna. Caranya bisa juga dengan salat.

Rasulullah SAW bersabda, “Cairkan makanan kalian dengan berdzikir kepada Allah SWT dan salat, serta janganlah kalian langsung tidur setelah makan, karena dapat membuat hati kalian menjadi keras.” (HR Abu Nu’aim dari Aisyah r.a.).

LEAVE A REPLY