Kita Tumbuh Tak Percaya Diri? Karena Sering Dibanding-bandingkan? Ajak Orang Tua Kamu Baca yang Satu Ini

0
181 views
jamf.com

Gulalives.co – Tak jarang orang tua kita kesulitan untuk menahan diri agar tidak membanding-bandingkan kita sebagai anaknya dengan anak yang lain. Entah karena kurang pintar, kurang rajin, dan lain sebagainya. Mungkin menurut mereka hal ini bisa membuat kita sebagai anak jadi termotivasi untuk lebih baik, namun mereka tak sadar jika dampak negatifnya adalah anak bisa tumbuh jadi kurang percaya diri.

Related image
foreverymom.com

Sekarang, ajak orang tua kalian untuk baca artikel ini sama-sama, saling instropeksi diri, dan sampaikan keluh kesan pun harapan satu sama lain. Kamu bisa sampaikan pada orang tua kalau kamu perlu diberi kepercayaan lebih, kamu juga bisa sharing hal apa sih yang menurut kamu bisa jadi kelebihan dan passion kamu, yang gak ada di anak-anak lain sepantaran kamu.

Lebih sakitnya lagi, beberapa orang tua dengan ringan tanpa pikir panjang, membandingkan anaknya yang satu, dengan anak yang lain, entah kakak dibandingkan dengan adik, pun sebaliknya. Banyak orang tua yang ingin juga anaknya seperti anak saudara atau tetangga, padahal jelas-jelas gak bisa sama, karena orang tuanya kan juga berbeda, cara mendidiknya berbeda, segalanya berbeda.

Related image
pondokperubahan.com

Orang tua perlu kembali mengingatkan diri bahwa setiap anak itu istimewa. Masing-masing anak punya kelebihan dan potensinya sendiri. Tinggal bagaimana kita mereka membantu kita untuk mengembangkan diri dengan lebih baik lagi. Karena kalau terus-terusan membandingkan kita dengan anak lain, bukan tak mungkin tumbuh kembangnya kita saat dewasa malah menjadi pribadi yang rendah diri, dan jauh dari sosok yang bisa percaya dengan kemampuan diri kita sendiri.

Karena dilansir dari huffingtonpost.com, saat anak dibanding-bandingkan dengan yang lainnya, dia bisa meragukan dirinya sendiri. Dia merasa tak jadi anak yang tak berharga. Bahkan bisa gampang cemburu dengan anak-anak lain. Rasa cemburu yang dirasakan anak bisa berdampak negatif berubah jadi rasa benci dan membuatnya jadi lebih agresif. Nah, ada baiknya kita sharing kembali dengan orang tua kita, karena sebagai orang tua, tentu mereka tidak menginginkan hal yang seperti ini terjadi pada kita, kan?

Related image
psychologies.co.uk

Bukan tak mungkin karena terlalu sering dibanding-bandingkan, kita akan meragukan potensi yang kita miliki. Kamu juga jadi makin sulit untuk mengekspresikan atau memperlihatkan kelebihan atau kemampuan yang kamu miliki di depan orang lain. Kalau hal ini dibiarkan terus menerus, nantinya kita bisa kehilangan rasa percaya diri sepenuhnya.

Semoga setelah membaca artikel ini sama-sama dengan orang tua kita, mereka tak lagi membanding-bandingkan kita sebagai anaknya, dengan anak lain. Baik itu kakak, adik, pun anak orang lainnya. Sebagai anak, kita perlu sharing hal apa yang kita sukai dan tidak dari cara mendidik orang tua pada kita. Daripada bertengkar karena hal ini, lebih baik tukar pikiran dan sampaikan semua keluh kesah kita. Karena orang tua bukan cenayang, mereka tak bisa membaca pikiran kita, jadi sampaikanlah apa-apa yang perlu disampaikan.

Related image
lifesitenews.com

Dan, mudah-mudahan mulai detik ini orang tua kita bisa lebih percaya dengan apa yang kita miliki, mensupport kita, dan menghargai passion kita. Ini juga menjadi bekal jika kelak kita menjadi orang tua, jangan bandingkan anak kita dengan yang lain, karena tiap kepala tak akan terlahir sama persis, kita punya keistimewaan masing-masing. Tuhan tak akan membiarkan kita terlahir tanpa guna. Semangat, ya!

LEAVE A REPLY