Tiada Ampun…Kualifikasi Formula 1 Lebih Ketat, Apa Implikasinya?

Rio Haryanto di debut Formula 1 GP Australia

Gulalives.com, JAKARTA – Rio Haryanto, pebalap yang baru pertama kali terjun di balap jet darat Formula 1, akan menghadapi tantangan baru, yaitu babak kualifikasi dengan sistem gugur lebih ketat.

Unforgiving alias tiada ampun, demikian tulis Fanpage Facebook Manor Racing mengomentari kualifikasi sistem gugur yang lebih ketat ini. “Awal yang menantang bagi tim dan dua pebalap baru kami di bawah format kualifikasi baru,” tulis Manor.

Rio Haryanto gagal finish di balap perdana GP Australia, Minggu (20/3). Foto: Manor Racing
Rio Haryanto gagal finish di balap perdana GP Australia, Minggu (20/3). Foto: Manor Racing

Sirkuit Albert Park menjadi saksi naik-turunnya sesi kualifikasi, Sabtu (19/3), ketika format baru 2016 diluncurkan setelah banyak diperbincangkan.

Mengomentari kualifikasi yang lebih ketat ini (Rio Q1 P21 3 lap 1:29.627),
Rio berujar, “Setelah sistem Q1 (Kualifikasi 1) sebelumnya berdurasi 20 menit untuk mengekstrak yang terbaik dari mobil dan pebalap, rasanya cukup aneh untuk menjalani kualifikasi yang singkat. Hari ini kami hanya punya waktu untuk satu lap. Itu bukan lap yang buruk, tetapi juga tidak sempurna. Saya merasa bisa melaju lebih cepat dan itulah tugas kami tapi bahkan dengan perbaikan sepersepuluh detik atau lebih kami masih akan kehabisan waktu.”

“Meski demikian, saya menyelesaikan kualifikasi pertama saya, belajar banyak, dan tugas saya adalah untuk terus mencari perbaikan di setiap area,” kata Rio.

Pascal Wehrlein, rekan satu tim Rio Haryanto di Manor Racing sukses mencapai finish di GP Australia, Minggu (20/3)
Pascal Wehrlein, rekan satu tim Rio Haryanto di Manor Racing.

Sedangkan rekan satu tim Rio di Manor Racing, Pascal Wehrlein, dengan hasil Kualifikasi 1 P22 3 lap 1:29.642, dia mengakui, “Bukan hasil yang saya harapkan tetapi saya tidak bisa mengeluh; sistem adalah sistem. Ini adalah kesempatan pertama kami dan kami harus menemukan cara untuk perbaikan. Durasi kualifikasi sangat singkat sedangkan waktu putaran saya adalah kuncinya, kami harus bekerja keras untuk mengoptimalkan strategi untuk melihat di mana kami bisa mendapatkan waktu ekstra.”

Mengomentari aturan kualifikasi yang lebih ketat, Direktur Balap Manor Racing, Dave Ryan, mengakui itu merupakan sebuah inisiasi yang mengundang banyak pemikiran untuk format kualifikasi baru, itu yang pasti.

“Kami meninggalkan pit sesuai dengan rencana, mencoba menemukan jarak yang tepat untuk meminimalkan kepadatan lalu lintas dan berusaha mencatatkan dua putaran yang dihitung waktunya. Kami terhambat oleh Sauber pada putaran kedua dan itu menelan waktu kami, tapi intinya adalah kami memiliki beberapa pekerjaan yang harus dilakukan di setiap area untuk mengoptimalkan kinerja kami – dengan mobil, pebalap dan operasional,” ujar Dave.

Dave Ryan, Direktur Balap Manor Racing
Dave Ryan, Direktur Balap Manor Racing

Tahun lalu pebalap menjalani sistem knockout (KO) dengan mengeliminasi masing-masing 5 pebalap paling lambat pada Q1 dan Q2. Sisa 10 pebalap menjalani Q3 berebut posisi start terdepan.

Kualifikasi Balap F1 2016 Lebih Ketat

Musim ini lebih ketat, sudah disetujui beberapa hari menjelang balapan di Melbourne dan langsung diterapkan di putaran pertama musim ini.

Sebanyak 22 pebalap yang berkompetisi musim ini, pebalap yang melaju paling lambat langsung dieliminasi setiap 1,5 menit di tiga babak kualifikasi.

Q1 yang berlangsung 16 menit, setelah 7 menit akan tereliminasi 7 pebalap. Setiap 1,5 menit akan ada pebalap tersingkir.

Pebalap Formula 1 melakukan konferensi pers menjelang balap perdana GP Australia
Pebalap Formula 1 melakukan konferensi pers menjelang balap perdana GP Australia. Rio duduk nomor tiga dari kanan. Foto: F1

Tersisa 15 pebalap melaju ke Q2. Pada Q2 dengan durasi 15 menit, prosesnya sama seperti Q1. Eliminasi dimulai setelah 6 menit, menyingkirkan 7 pebalap paling lambat.

Sisa 8 pebalap melaju ke Q3, durasinya 14 menit. Eliminasi dilakukan setelah 5 menit. Setiap 1,5 menit berikutnya, pebalap paling lambat dieliminasi sampai bendera finish dikibarkan.

Siapa yang akan menempati pole position (start dari depan), akan diperebutkan dua pebalap dalam sisa waktu 1,5 menit.

Dengan sistem kualifikasi baru, ini menjadi tantangan baru buat pebalap Indonesia Rio Haryanto yang memulai debutnya di balap F1 tahun ini, demikian dilaporkan laman Otomotifnet. (VW)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY