Tertawalah, Karena Dapat Hilangkan Sakit yang Anda Derita

(Foto: Masshealthblog)

Gulalives.com, SEMARANG – Ladies, seperti diketahui bahwa tertawa bersama teman memang menyenangkan, dan terkadang tawa juga jadi simbol kebahagiaan. Namun apa yang sangat istimewa dari tertawa hingga seakan-akan kita bisa melupakan kesedihan dan berbagai sakit ketika bisa tertawa lepas bersama teman? Nah, ternyata, secara ilmiah tawa memang dapat menghilangkan sakit, dan hal tersebut terbukti terjadi di banyak sekali orang.

Sebagaimana dilansir Gulalives.com dari Live Science, Rabu (30/3/2016), ketika tertawa, tubuh kita merilis senyawa di otak, yang dapat membuat perasaan kita menjadi lebih baik, dan juga dapat meringankan sakit. Hormon tersebut adalah hormon endorfin.

gambar tertawakan dunia“Masih sedikit penelitian yang dilakukan tentang mengapa kita bisa tertawa dan apa pengaruhnya dalam masyarakat,” ungkap Robin Dunbar, seorang peneliti dari Oxford. “Kami berpikir bahwa itu adalah efek endorfin, di mana tawa bisa jadi hal yang sangat penting bagi kehidupan sosial di masyarakat,” katanya.

Dunbar dan tim tidak berpikir bahwa tawa bisa mengaktifkan endorfin, yang mana endorfin adalah senyawa kimia yang bertugas menghilangkan rasa sakit. Biasanya, senyawa endorfin akan ‘rilis’ di otak, ketika kita sedang berolahraga, sedang bergembira, sedang sakit, sedang makan makanan pedas, serta sedang melakukan hubungan seksual.

keinginan istri dari suami
famale.kompas.com

Selain itu, endorfin juga punya andil yang cukup besar dalam penghilang rasa sakit. Menurut peneliti, mengalirnya senyawa endorfin di otak, mampu meningkatkan kemampuan kita dalam menghiraukan rasa sakit. Rasa sakit itu tetap ada, tapi mampu kita halau. Dari hipotesis ini, para peneliti ingin menemukan apakah tawa dapat melepas endorfin, sehingga tawa dapat menghalau rasa sakit.

Peneliti menguji cobakan hal tersebut pada partisipan, di mana mereka akan dicari ambang batas tingkat ketahanan mereka terhadap sakit seberapa, lalu mengujinya lagi dengan tawa, lalu menguji kembali tingkatan rasa sakitnya.

Sumber: kellyhornberger.com
Sumber: kellyhornberger.com

Uji coba tersebut meliputi partisipan yang dipertontonkan serial komedi, di antaranya “Mr. Bean” dan sitkom “Friends.” Serta mereka diajak untuk menonton langsung event comedy Edinburgh Fringe Festival. Hal ini memang sengaja dilakukan, karena pada penelitian sebelumnya diungkapkan bahwa tawa akan cenderung terjadi di konteks sosial ketimbang ketika sendiri. Jadi, partisipan diuji sendiri dan bersama kelompok.

Nah, uji coba rasa sakit yang dilakukan kepada partisipan, dilakukan dengan membungkus tangan partisipan ke sebuah alat pendingin wine, serta ke alat tensimeter. Alat tersebut tak akan dilepas hingga merekap tak mampu lagi, dan datanya dicatat.

(Foto: Michelleterrell)
(Foto: Michelleterrell)

Dari uji coba rasa sakit dan tawa, kemampuan peserta untuk toleransi rasa sakit menjadi tinggi setelah tertawa. Dalam angka rata-rata, setelah menonton 15 menit sebuah pertunjukan komedi, ambang batas toleransi rasa sakit naik hingga 10 persen.

Dari hal ini, peneliti mendapatkan kesimpulan. Memang tawa awalnya tak dapat merilis endorfin, namun ketika seseorang tertawa, seseorang mengeluarkan banyak napas dan energi, yang menyebabkan otot perut menjadi lelah. Karena hal inilah endorfin rilis. Mengingat endorfin biasanya rilis karena kegiatan fisik seperti berolahraga.

Pengen Anak Anda Pintar Buatlah Dia Sering Tertawa
Pengen Anak Anda Pintar Buatlah Dia Sering Tertawa

Selain itu, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa hal yang dapat mencegah terjadinya penyakit jantung adalah tertawa. Tertawa telah terbukti dapat menurunkan risiko seseorang terserang penyakit jantung. Sebuah penelitian di University College di London mengungkapkan bahwa tertawa mampu melemaskan dinding arteri sehingga membuat aliran darah jadi lancar.

Menurut Ahli Kardiologi Klinis dari North Shore-LIJ Health System di Great Neck, New York, Jennifer H. Mieres, MD, mengungkapkan bahwa tertawa setiap hari dapat mengurangi tekanan darah. Idealnya, dalam satu hari seseorang tertawa selama 15 menit. “Jika saya ingin menonton film, saya akan selalu memilih komedi. Selain itu, mendengarkan musik juga cara terbaik menurunkan hormon stres seperti kortisol,” kata Jennifer.

Tertawa Bisa Jauhkan Kamu dari Flu
Tertawa Bisa Jauhkan Kamu dari Flu

Penyakit jantung dapat dihindari dengan tertawa dan berbagai cara mudah lainnya. Jangan sampai stress, memakan makanan sehat, dan tidur cukup. Ada banyak cara untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh, seperti banyak olahraga, menjaga pola makan, minum vitamin, dan lain sebagainya. Namun ada satu cara yang paling mudah dan tidak perlu banyak biaya, yaitu tertawa.

Menurut Mayoclinic.org, tertawa dapat meningkatkan kadar saliva immunoglobulin A, yang mana sebagai antibodi penting untuk melawan serangan infeksi dan bakteri berbahaya bagi tubuh.Tertawa terbahak-bahak akan semakin dapat meningkatkan imun tubuh secara baik. Selain itu, tertwa juga memiliki efek baik lainnya, seperti menurunkan hormon stress yang dapat memicu penyakit, membawa banyak oksigen ke paru-paru, dan mengurangi berat badan.

Tertawa Lepas Ternyata Bantu Sembuhkan Luka
Tertawa Lepas Ternyata Bantu Sembuhkan Luka

Bahkan, sebuah penelitian mengungkapkan bahwa tertawa selama 15 menit dalam sehari dapat menurunkan berat badan. Meskipun tidak turun secara drastis. Berdasarkan penelitian yang sama, orang dewasa dapat tertawa sekitar 13 kali dalam sehari. Semakin banyak tertawa, maka akan semakin sehat tubuh Anda. (DP)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY