Terjebak Treadmill Keuangan
Terjebak Treadmill Keuangan

Terjebak dalam Treadmill Keuangan | Dosa keuangan yang paling sering dibuat oleh seseorang adalah terjebak dalam treadmill keuangan yaitu situasi di mana seiring dengan kenaikan penghasilan, pengeluaran Anda juga naik. Pada akhirnya jumlah dana yang bisa Anda sisihkan setiap bulannya untuk tujuan investasi hanya bisa stagnan, bahkan mungkin justru lebih sedikit dibandingkan ketika penghasilan Anda lebih kecil. Kok, bisa?

Kenaikan penghasilan akan membuat Anda cenderung menjadi lebih rileks dalam mengeluarkan uang. Pada saat penghasilan bulanan Anda hanya Rp 3 juta Anda benar-benar disiplin dalam mengeluarkan uang karena seluruh pos pengeluaran Anda sudah terkotak-kotak rapi tanpa ada ruang kosong untuk pengeluaran spontan. Tetapi saat penghasilan Anda meningkat menjadi Rp 5 juta tersedia ruang kosong yang cukup besar untuk pengeluaran lain yang sebelumnya tidak ada. Anda akan merasa lebih aman mengeluarkan uang untuk hal-hal yang Anda inginkan.

Penghasilan yang meningkat juga akan membuat ekspektasi Anda terhadap standar hidup meningkat. Apabila dengan penghasilan sebelumnya Anda terpaksa naik angkutan umum ke kantor, dengan peningkatan penghasilan Anda akan merasa ‘pantas’ untuk membeli kendaraan pribadi. Kegiatan bersenang-senang dengan teman dan keluarga juga bisa Anda lakukan lebih sering dari sebelumnya. Tanpa sadar pengeluaran Anda membengkak lebih besar dari kenaikan penghasilan.

Untuk menghindari jebakan ini Anda bisa menggunakan trik untuk langsung membuka rekening tabungan atau investasi berjangka yang dananya didebet dari rekening gaji Anda yang jumlahnya sama dengan kenaikan gaji yang Anda terima. Dengan demikian Anda bisa mempertahankan tingkat pengeluaran penghasilan lama dan membiarkan kelebihan penghasilan Anda ‘bekerja’ untuk menghasilkan imbal hasil di masa depan.

LEAVE A REPLY