Tanda-tanda Gempa Bumi Akan Terjadi

offgridweb.com

Gulalives.co – Belakangan ini, negeri kita sedang dekat dengan duka. Namun, terus terkurung dalam ketakutan tak akan membawa kita ke mana-mana. Maka, mencintai Tuhan dan berprasangka baik pada-Nya adalah cara terbaik. Selain itu, kita juga perlu waspada terhadap bencana apa pun yang mungkin menimpa. Salah satunya dengan mengetahui tanda-tanda gempa bumi akan terjadi, agar kita bisa mengupayakan diri untuk terhindar darinya.

Related image
abc.net.au

Gempa sebenarnya adalah kejadian alam yang terjadi secara terus-menerus. Namun, kita baru dapat merasakan goncangannya, jika gempa tersebut muncul pada permukaan bumi. Dan menurut para ahli, semua tempat berpotensi mengalami gempa. Tapi ada beberapa daerah khusus yang sering mengalami terjadinya gempa.

Di Indonesia sendiri, ada 13 daerah yang rawan gempa, di antaranya adalah Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Pulau Sulawesi, Kepulauan Maluku, dan Papua.

Baca Juga: Menghadapi Bencana Gempa Bumi dan Tsunami

Gempa yang terjadi pada permukaan, dapat menimbulkan kerusakan rumah-rumah, hingga menimbulkan korban jiwa. Namun, gempa yang dapat menimbulkan bencana alam ini biasanya memiliki isyarat tersendiri yang nampak secara alami.

Jika saat ini kamu sedang berada di daerah yang rentan gempa, alangkah baiknya untuk mencari tahu beberapa tanda-tanda gempa bumi, agar bisa waspada jika saja hal yang tentu tidak harapkan ini harus terjadi.

Muncul Awan Gempa

Awan ini posisinya lurus atau berdiri, gambarannya seperti angin puting beliung, pohon atau batang. Awan yang berbentuk tidak biasa ini tercipta karena beberapa faktor, yakni disebabkan oleh timbulnya gelombang elektromagnetis yang muncul akibat dari patahan pun pergeseran lempeng bumi, yang menjadi pemicu gempa berkekuatan kuat dari dasar bumi.

Gelombang elektromagnetis inilah yang kemudian menyerap daya listrik di awan, sehingga terbentuklah awan yang seakan-akan berdiri. Meski demikian, sering kali adanya awan ini bukan disebabkan gelombang elektromagnetis, tapi juga karena imbas dari angin dan lain sebagainya.

Jadi, meskipun sudah ada awan ini, belum bisa dipastikan jika di tempatmu akan terjadi gempa, ya. Waspada boleh, tapi ketakutan berlebih jangan. Cari tahu dari pakarnya.

Perangkat Elektronik Mengalami Kendala

Biasanya, awan gempa akan muncul seminggu sebelum terjadinya gempa. Namun, untuk meyakinkan apakah awan tersebut benar merupakan awan gempa atau bukan, kamu bisa melihat dari beberapa kendala yang terjadi pada perangkat elektronik di daerah tempat tinggalmu.

Gangguan ini dapat berupa adanya suara ‘brebet-brebet’ pada televisi, lampu mesin fax yang bergerlip secara terus-menerus meskipun sedang tidak transfer data, atau bahkan lampu neon yang tetap menyala (remang-remang) meski sudah kamu padamkan. Jika gangguan-gangguan tersebut muncul, ada kemungkinan tanda-tanda gempa bumi, melalui gelombang elektromagnetik besar di tempat kamu.

Perilaku Hewan

Biasanya, tanda-tanda gempa bumi juga bisa dilihat dari perubahan perilaku hewan. Beberapa hewan bisa merasakan gelombang elektromagnetik yang kuat. Maka, itulah sebabnya hewan-hewan tersebut biasanya akan menghilang untuk menyelamatkan diri terlebih dulu, sebelum gempa terjadi.

Muncul Cahaya Gempa

Cahaya gempa ini meskipun sangat jarang muncul, tapi tetap memungkinkan untuk menjadi tanda-tanda gempa bumi. Cahaya ini biasanya akan terlihat secara sepintas, dan biasanya orang-orang akan mengaitkan peristiwa ini dengan UFO atau Alien. Maka, kalau kamu mendengar adanya berita perihal cahaya aneh yang terlihat di daerahmu, ada baiknya untuk siap siaga tentang gempa yang kemungkinan akan terjadi.

Gempa Kecil Menjadi Tanda

Selain tanda-tanda gempa bumi yang alam berikan tadi, nyatata gempa itu sendiri menjadi bagian dari terjadinya gempa susulan. Gempa yang menjadi pertanda ini tak jarang merupakan gempa ringan atau berlangsung singkat. Maka, jika di daerahmu terjadi gempa kecil dan sebentar, sebaiknya keluar dan tunggulah beberapa saat, untuk menghindari gempa susulan yang bisa saja terjadi dengan lebih besar.

Lantas, gempa sebesar apa yang bisa mengakibatkan tsunami?

Image result for tsunami aceh

Pertanyaan ini sebenarnya sulit dijawab. Namun, berdasarkan data tsunami yang terjadi di berbagai penjuru dunia dalam dua dekade terakhir, tsunami diakibatkan gempa dengan kekuatan mulai dari 6,2 SR.

Gempa bumi 6,2 SR di Christchurch, Selandia Baru, 2011 lalu, mengakibatkan tsunami setinggi 3,5 meter dan menewaskan total 185 jiwa. Sementara, tsunami di Aceh pada 2004 silam yang menewaskan lebih dari 200 ribu jiwa di 12 negara itu, disulut gempa bumi dengan kekuatan sekitar 9,1 hingga 9,3 SR.

Maka, dengan fakta bahwa Indonesia berada di wilayah Cincin Api (memiliki banyak gunung api dan merupakan titik pertemuan sejumlah lempeng bumi), kesiapsiagaan warganya atas ancaman gempa dan tsunami menjadi hal yang sangat diperlukan.

Sebab, banyak saksi yang menyebut jika tsunami berbunyi seperti deru kereta api atau pesawat jet. Dan ketika menerjang, tsunami tidak melulu hanya gelombang tunggal. Tapi gelombangnya juga bisa datang berkali-kali, bahkan sampai lima kali.

Tsunami juga bisa bergerak dengan kecepatan hingga 970km per jam di laut terbuka. Tentu, ini sama cepatnya dengan kecepatan pesawat tempur. Bahkan, berdasarkan penelitian SMS Tsunami Warning, bencana satu ini bisa melintasi seluruh samudera di bumi, hanya dalam waktu beberapa jam saja.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here