12 Tanda Anak Kurang Perhatian, Perbaiki Hubungan Sebelum Terlambat

0
240 views
acento-radio.com.mx

Gulalives.co – Sebelum jadi orangtua, pasti kita pernah melewati masa menjadi anak dari orangtua kita. Dulu, banyak keinginan yang kita harap bisa didapat dari orangtua, salah satu yang paling besar adalah perhatian. Tidak jarang kita merasa kurang mendapatkan perhatian dari orangtua. Namun, kita baru mengerti jika sebenarnya orangtua tidak pernah dengan sengaja mengabaikan anaknya.

Related image
verywellfamily.com

Sebagai orangtua, kita sibuk bekerja untuk anak, demi keluarga. Hingga kadang melupa, dan tidak sadar jika anak menjadi kurang perhatian. Tidak sedikit anak yang ingin memiliki uang, untuk bisa membeli waktu yang orangtuanya miliki, agar bisa mereka habiskan bersama. Lantas, apa saja tanda-tanda seorang anak kurang perhatian? Simak pembahasan Gulalives kali ini, agar kamu bisa segera memperbaiki hubungan dengan anak, sebelum terlambat.

Cemas dan Takut

Tanpa disadari, kasih sayang dan perhatian orangtua dapat membuat hidup anak berjalan dengan kualitas yang lebih baik. Kasih sayang dan perhatian dari orangtua dapat menumbuhkan rasa kuat pada diri anak.

Hal tersebut dapat membuat anak tidak merasa cemas atau takut saat menghadapi kehidupan. Berbeda dengan anak yang kurang mendapatkan perhatian dan kasih sayang, ia cenderung akan selalu merasa cemas dan takut untuk melakukan suatu tindakan. Apakah anakmu salah satu sosok yang mudah merasa cemas dan takut?

Emosi Tidak Stabil

Jika anakmu tiba-tiba menjadi anak yang pemarah, memiliki karakter yang cenderung negatif, hingga mengalami susah diatur, maka sebagai orangtua, jangan langsung memarahinya, ya.

Komunikasikan masalah ini pada anak dengan baik, tanyakan apa yang menjadi keinginannya. Karena, bisa jadi masalah ini justru berasal dari kita. Maka, tidak ada salahnya untuk melakukan intropeksi diri, dan mencari tahu keinginan anak.

Sebab, buah hati yang kurang mendapatkan perhatian dari orangtuanya, cenderung akan melakukan banyak hal, termasuk hal negatif, demi bisa mendapatkan perhatian dari kedua orangtuanya.

Kecerdasan Menurun

Sebuah penelitian dari Sichuan University mengatakan bahwa, ketidakhadiran orangtua dalam jangka waktu yang cukup lama, dapat membuat perkembangan anak menjadi terhambat.

Menurutnya, tiap anak memiliki bagian abu-abu pada otaknya, dan dapat memengaruhi IQ seorang anak. Selain IQ, bagian ini juga bisa memengaruhi emosional anak.

Maka, dalam hal ini kehadiran dan kasih sayang orangtua sangat diperlukan untuk membantu perkembangan otak anak. Semakin sering anak bertemu dan berkomunikasi dengan orangtuanya, maka perkembangan otak anak pun akan menjadi lebih baik.

Baca Juga: Jangan Terapkan 6 Kebiasaan Salah ini dalam Mendidik Anak

Lesu

Perhatian orangtua dapat membuat anak menjadi lebih semangat menjalani kegiatan sehari-hari. Maka, tidak ada salahnya untuk bertanya dan mencari tahu hal yang menyebabkan anak terlihat lesu.

Kamu bisa memberinya pelukan kecil, atau kata-kata motivasi, agar anak kembali terlihat ceria. Buatlah hubungan yang menyenangkan antara anak dan orangtua, agar perkembangan dan pertumbuhan mereka berlangsung optimal.

Lakukan juga hal-hal yang jarang kamu lakukan bersama mereka, seperti kamu bisa menciptakan waktu berkualitas dengan anak. Menanyakan apa yang sedang ia alami beberapa hari ke belakang, bertukar cerita dari hati ke hati, bisa menjadi salah satu cara yang baik, lho.

Merasa Tidak Percaya Diri

Anak-anak yang tidak mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orangtua, dapat berkembang menjadi pribadi yang kurang memiliki rasa percaya diri. Karena, mereka merasa kurangnya apresiasi dan afeksi dari orang yang paling dekat, membuat mereka berpikir dirinya tidak cukup baik, dan tidak layak diberikan perhatian.

Parahnya lagi, kurangnya rasa perhatian dan kasih sayang orangtua, dapat membuat anak berpikir bahwa mereka tidak layak untuk merasa bahagia. Hal ini tentu akan berdampak buruk pada perkembangan anak. Maka, sebaiknya sebagai orangtua, kamu senantiasa membangun rasa kasih sayang, guna membantunya meningkatkan rasa percaya diri.

Selain 5 tanda di atas, masih banyak tanda yang dapat menunjukkan kemungkinan anak merasa diabaikan atau kurang perhatian orangtua, antara lain:

Image result for child neglect
huffpost.com
  • Anak sering tidak masuk sekolah atau bolos,
  • Anak terlihat menggunakan pakaian atau seragam yang layak; seperti terlihat kusut, kotor, atau robek,
  • Anak melakukan tindakan pencurian, meminta uang secara paksa kepada temannya, atau meminta makanan pada tetangga atau temannya,
  • Kebersihan tubuhnya menjadi tidak terawat, seperti bau badan atau rambut kusut,
  • Anak terlihat sangat kurus dan lemah,
  • Anak cenderung nakal atau berperilaku aneh dan tidak rasional, atau sebaliknya menjadi sangat pendiam,
  • Anak melakukan penyalahgunaan obat-obatan terlarang, atau alkohol.

Coba tanyakan lagi pada hati nurani, bukan kah anak tidak pernah meminta untuk dilahirkan? Maka, setelah ia hadir dalam duniamu, pantaskah mereka ‘diabaikan’ hanya karena kesibukan kita mengejar materi?

Sekalipun kita sibuk demi bisa mencukupi kebutuhan hidupnya, membahagiakan dirinya. Tapi tolong upayakan untuk tetap bisa meluangkan waktu demi mereka. Percayalah, apa yang mereka butuhkan dari kita, akan sama dengan apa yang kita butuhkan dari mereka, saat tua nanti.

LEAVE A REPLY