Benarkah Tahi Lalat Bisa Berubah Jadi Kanker? Baca di Sini!

0
80 views
15-40.org

Gulalives.co – Tahi lalat adalah bawaan lahir yang bisa menjadi pemanis atau ciri khas seseorang. Namun, tahukah kamu jika ternyata tahi lalat bisa berubah jadi kanker? Lebih tepatnya tanda awal kanker kulit. Pada dasarnya, tahi lalat memang tidak berbahaya, tapi ada kemungkinan tahi lalat bisa berubah jadi kanker (melanoma), yakni kanker kulit yang paling serius akibat penyebarannya yang pesat. Bagaimana penjelasannya?

Related image
dailymail.co.uk

Melanoma bisa muncul di seluruh bagian tubuh, tapi tempat yang paling sering ditemukan adalah pada kaki, pantat, punggung, leher, kulit kepala, dan belakang telinga. Dan, kamu perlu waspada jika tahi lalat mengalami perubahan seperti:

  • Gatal dan menyakitkan,
  • Perdarahan spontan,
  • Terjadi perubahan warna (terutama bila menjadi gelap atau belang),
  • Membesar dan berubah bentuk menjadi tidak teratur (terutama di sekitar pinggir), dan
  • Perubahan warna kulit sekitar tahi lalat.

Lantas, seperti apa tanda dari tahi lalat bisa berubah jadi kanker yang berisiko?

  • Tahi lalat besar bawaan lahir,
  • Bentuk tahi lalat tidak teratur (tahi lalat jenis ini pusatnya berwarna coklat gelap dan terang dengan perbatasan tidak merata),
  • Jumlah tahi lalat sekitar 20 atau lebih,
  • Diagnosis melanoma, dan
  • Seseorang dengan riwayat keluarga yang pernah mengalami melanoma sebelumnya lebih berisiko terkena penyakit ini.

Kemudian, dokter akan melakukan pembedahan kecil terhadap tahi lalat bisa berubah jadi kanker, dengan mengambil sebagian jaringan tahi lalat, jika seseorang dicurigai menderita melanoma.

Baca Juga: Ternyata 5 Jenis Kanker Inilah yang Sangat Rentan Menyerang Perempuan

Proses menghilangkan tahi lalat bisa berubah jadi kanker yang kecil dan tidak berbahaya, akan dilakukan dengan memberikan gas cair untuk membekukan atau dengan mengoleskan zat yang memiliki efek yang sama.

Namun, pembedahan atau operasi akan dilakukan untuk membuang lesi yang lebih besar. Selama proses operasi, pasien akan diberikan bius lokal atau bius total jika pengambilan tahi lalat bisa berubah jadi kanker, akan memakan waktu yang lama. Pembedahan juga bisa dilakukan dengan menggunakan laser tanpa diberi bius, karena selama proses operasi, pasien hanya merasa seperti kesemutan.

Pengambilan tahi lalat bisa berubah jadi kanker juga tidak memiliki efek samping, hanya saja pembedahan akan meninggalkan bekas luka permanen, jika lesi cukup besar. Dan, tahi lalat biasanya tidak tumbuh kembali setelah terangkat.

Lantas, bagaimana seseorang dapat mencegah tahi lalat bisa berubah jadi kanker?

Saat kamu baru mengalami pengangkatan tahi lalat atau memiliki kulit berwarna terang yang rentan terhadap pertumbuhan tahi lalat, kamu harus melakukan langkah-langkah pencegahan ekstra untuk melindungi kulit dari matahari.

Perlindungan diri dari matahari adalah cara yang paling baik dan mudah untuk mencegah kanker kulit. Berikut beberapa tips untuk membantu kamu dengan kulit berwarna terang atau memiliki banyak tahi lalat yang seringkali berisiko tinggi terhadap kanker kulit:

Image result for melanoma
cnn.com
  • Berteduh di bawah naungan bayangan di antara pukul 11 pagi hingga 3 sore,
  • Menggunakan pakaian pelindung UV, topi, dan kacamata hitam,
  • Menggunakan tabir surya dengan minimum SPF 15 dan menggunakan ulang setiap 2 hingga 3 jam (setelah berenang atau berkeringat), dan
  • Hindari penggunaan lampu matahari atau sunbed yang menghasilkan sinar UV.

Semoga kita tidak mengalami tahi lalat bisa berubah jadi kanker, ya. Aamiin.

LEAVE A REPLY