Syachrul Anto, Pahlawan yang Gugur saat Evakuasi Lion Air

google.co.id

Gulalives.co – Penyelam Indonesian Diver Rescue Team, Syachrul Anto, meninggal dunia saat mengevakuasi korban dan serpihan pesawat Lion Air, di perairan Karawang, Jawa Barat, Jumat 3 November 2018, kemarin. Anto meninggal karena diduga terserang dekompresi saat menyelam.

Image result for syachrul anto
google.co.id

Salah seorang penyelam yang enggan disebut namanya mengungkapkan, awalnya Anto memang ikut turun dan membantu menaikan serpihan pesawat. Sekitar 10 menit kemudian, atau sekitar pukul 16.40 WIB, penyelam lain sempat melihat Anto berada di bawah serpihan.

“Kemudian diangkat, kan lumpur pada naik. Tadinya di menit ke-11, kemudian sudah enggak ada nadinya. Dipikir sudah naik duluan, dia nyusul, dia naik, di atas dia melihat kawannya terlihat mungkin agak mirip (Anto). Jadi belum dilaporkan,” ungkapnya.

Sementara, di saat yang sama, Kapal Basarnas melihat ada tabung mengapung di belakang kapal. Tim Basarnas pun mencoba mendekat untuk melihat apakah ada penyelam atau hanya tabung saja.

“Saat diangkat, ternyata korban. Dokter pun turun, lalu dibawa ke Kapal Victory,” lanjutnya.

Dari kapal tersebut, Anto kemudian langsung dibawa ke RSUD Koja. Namun, dalam perjalanan, sekitar pukul 19.30 WIB, Anto sudah mengembuskan napas terakhirnya. Lebih tepatnya, pukul 22.30 WIB, Anto dinyatakan telah meninggal dunia oleh dokter jaga IGD RSUD Koja.

Baca Juga: Duka Mengawali Pekan, Lion Air JT-610 Jatuh di Perairan Karawang

Atas rekomendasi dokter, jenazah Anto disarankan untuk dievakuasi agar diketahui secara pasti apa penyebabnya. Namun, keluarga Anto menolak dan memilih untuk segera membawa jenazah Syachrul Anto pulang untuk disemayamkan.

“Allah lebih cinta padamu Sayangku, pahlawanku,imamku…. Tunggu aku di jannahNya Insya Allah….terimakasih kasih sayang, bimbingan dan didikanmu. Insya Allah kami teruskan dedikasimu dalam kemanusiaan. Laa khaula wala kuwwata Illa Billah …Innalilahi wainailaihi rojiun…Mohon dibukakan pintu maaf segala kesalahan almarhum.”

Ucapan duka itu muncul di akun facebook milik Syachrul Anto (48), penyelam kemanusiaan yang tewas dalam misi evakuasi Lion Air PK-LQP perairan Karawang, Jawa Barat.

Ucapan datang dari Lyan Kurniawati, yang kemudian diikuti oleh ucapan duka lainnya dari rekan, kerabat, dan keluarga. Iringan doa terus mengalir dalam akun facebooknya. Teman-teman dan kerabat yakin Anto mendapat tempat paling baik di Surga.

“Innalillahi wainnailaihi rodjiun.. Selamat jalan kaka kami tercinta. Allah lebih sayang sm beliau, niatnya yg selalu menolong org lain, InsyaAllah surga untukmu k Syachrul Anto, InsyaAllah husnul khotimah.. Aamiin aamiin yra.. kami adik2mu bangga akan sosok pahlawan seperti kaka..” tulis Anita Damayanti.

“Atas nama INDONESIA Diver Rescue Team kami mengucapkan turut berduka cita yang sedalam dalamnya .. semoga keluarga diberikan ketabahan dan keikhlasan ..” tulis Ebram Aja.

Anto cukup aktif dalam misi kemanusiaan. Ia selalu mengatakan, “Nyawa ini untuk menolong orang,” dan pada tahun 2015 lalu, Anto juga ikut dalam misi mencari korban pesawat Air Asia QZ8501 yang jatuh di Selat Karimata.

Pria asal Surabaya, Jawa Timur, ini juga terlibat dalam penyelaman korban kecelakaan pesawat Air Asia pada tahun 2014 lalu. Anto dan tim adalah para penyelam yang masuk ke dalam bodi pesawat dan menemukan beberapa jenazah.

Dansatgas SAR, Kolonel Laut (P) Isswarto mengatakan, Anto meninggal karena dekompresi.

“Diduga dekompresi karena tekanan, bekerja tidak tahu waktu, harusnya naiknya pelan-pelan, lima meter berhenti dulu, sampai muncul (ke permukaan), dia mungkin langsung,” kata Isswarto.

Menurut Isswarto, harusnya penyelaman pencarian korban Lion Air berakhir pada pukul 16.00 WIB, karena kondisi gelap dan cuaca yang kurang bersahabat. Namun, korban masih berada di bawah laut hingga pukul 16.30 WIB.

“Korban dari sipil, penyelam Basarnas,” kata Isswarto.

Image result for rumah duka syachrul anto
kumparan.com

Saat ini jasad Anto sudah berada di rumah duka, di Surabaya, Jawa Timur untuk segera disemayamkan.

Selamat jalan Syachrul Anto, terima kasih untuk jasamu yang pasti akan selalu kami kenang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here