Inilah Sutradara dan Produser ‘Bertangan Dingin’ di Indonesia

foto: vimeo.com

Gulalives.com, Depok – Suksesnya sebuah film bisa dilihat dari siapa sutradara dan juga produser yang ada dibalik proses pembuatan film tersebut. Di Indonesia banyak terdapat sutradara dan juga produser yang berpengalaman, yang membuat karyanya meledak di bioskop. Berikut 5 sutradara dan produser di Indonesia:

1. Riri Riza

foto: vimeo.com
foto: vimeo.com

Mohammad Rivai Riza atau biasa dipanggil Riri Riza merupakan seorang sutradara sekaligus produser film di Indonesia. Riri Riza bisa dikatakan sangat eksis di perfilman Indonesia. Karya film yang diproduksinya meliputi film dokumenter, video klip, iklan layanan masyarakat dan film layar lebar. Banyak karyanya yang terbilang sukses di pasaran. Ia pernah meraih 3 penghargaan seperti, Sutradara Terbaik FFI 2005, Sutradara Terpuji Festival Film Bandung 2008, dan Sutradara Terbaik dalam Asian Film Festival 2013 baru-baru ini.

Sebelum menjadi seorang produser, Riri Riza muncul sebagai seorang sutradara. Film pertama yang ia sutradarai adalah Kuldesak yang dirilis pada tahun 1998. Selain itu, Riri Riza pernah terlibat dalam produksi film Internasional, sebagai asisten sutradara Mark Peploe, yang merupakan seorang sutradara Inggris dalam film Victory.

2. Mira Lesmana

foto: www.dailymotion.com
foto: www.dailymotion.com

Mira Lesmanawati atau yang biasa dipanggil Mira Lesmana merupakan anak dari tokoh musik Jazz ternama Indonesia, Jack Lesmana dan penyanyi senior Indonesia era 60an, Nien Lesmana. Di dunia perfilman Indonesia, wanita lulusan IKJ ini dikenal sebagai seorang produser film yang bertangan dingin. Banyak karyanya yang terbilang sukses. Mira Lesmana sebenarnya memulai karirnya bukan di dunia perfilman, namun di dunia periklanan. Baru ketika tahun 1996, Mira Lesmana mendirikan Miles Production yang menghasilkan film-film terlaris di Indonesia seperti Ada Apa Dengan Cinta, Petualangan Sherina, dan film Indonesia yang menjadi favorit yaitu Laskar Pelangi hingga Sang Pemimpi.

3. Deddy Mizwar

foto: www.youtube.com
foto: www.youtube.com

Deddy Mizwar merupakan yang paling senior diantara beberapa nama yang lain. Karena ia telah lama berkecimpung di dunia perfilman Indonesia. Deddy Mizwar telah mendirikan production house dengan nama PT. Demi Gisela Citra Sinema. Hasil dari production house miliknya tersebut menghasilkan sebuah serial Ramadhan yang sukses yaitu “Lorong Waktu” sebanyak 6 season berturut-turut. Selain itu production house tersebut juga berhasil meluncurkan “Demi Masa”, “Kiamat Sudah Dekat” (baik film ataupun serial tv), film “Ketika”, “Nagabonar Jadi 2”, serial tv “Para Pencari Tuhan” yang saat ini masih selalu ditayangkan ketika bulan Ramadhan tiba dan juga “Identitas” yang meraih piala Citra sebagai film terbaik FFI 2009. Dari semua serial tv dan film yang dihasilkan tersebut, aktor senior ini bertindak sebagai produser sekaligus sutradara.

4. Joko Anwar

foto: jakarta.coconuts.co
foto: jakarta.coconuts.co

Pemuda yang lahir pada 3 Januari 1976 di Medan ini sangat menggemari film-film bergenre kung fu dan horor sejak dirinya masih kecil. Beberapa film yang berhasil di produseri oleh Joko Anwar adalah Arisan!, di mana film ini sukses dan berhasil mendapatkan penghargaan baik di dalam ataupun luar negeri. Selain menulis skenario untuk disutradarainya sendiri, Joko Anwar juga menulis skenario untuk sutradara lain, termasuk film komedi Quickie Express yang memenangkan “Best Film” di Jakarta International Film Festival pada tahun 2008 dan Jakarta Undercover. Dua film tersebut juga sukses secara komersial di pasaran. Joko Anwar juga menulis skenario film Fiksi yang mendapat pujian dari para kritikus Internasional dan memenangkan banyak penghargaan, antara lain “Film Terbaik” dan “Skenario Terbaik” di Festival Film Indonesia 2008. Judul film Joko Anwar lainnya yang juga sukses seperti Janji Joni, Kala, Jakarta Undercover, Pintu Terlarang.

5. Dimas Djayadiningrat

foto: www.youtube.com
foto: www.youtube.com

Dimas Djayadiningrat adalah seorang sineas muda yang banyak menyutradarai dan memproduseri film layar lebar. Selain itu ia juga dikenal sebagai musisi dan sutradara video klip. Pria kelahiran 23 Agustus 1973 ini adalah sosok sutradara dibalik suksesnya film horor tusuk jelangkung, kemudian menjadi produser film Bangsal 13, 30 Hari Mencari Cinta, Catatan Akhir Sekolah dan Cinta Silver.

Kelima sutradara dan produser tersebut bisa kita jadikan panutan. Dalam meraih kesuksesannya, mereka dengan gigih menggarap karyanya agar bisa dinikmati orang banyak. Apakah Anda berminat menjadi seorang sutradara ataupun produser? (MD)

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY