Kalau Suami Masih Menemani Dalam 7 Kondisi ini, Kamu Beruntung!

majalahkartini.co.id

Gulalives.co – Ada suami yang akan meninggalkan istrinya saat masa kritis, dan ada pula suami masih menemani dalam kondisi apa pun. Sebagai istri kita pasti ingin selalu merasa dicintai suami hingga akhir hayat, disayangi tanpa cela, tanpa berkurang sedikit pun. Sayangnya, kenyataannya tidak selamanya sesuai dengan harapan. Ekspektasi istri yang mendambakan kisah cinta romantis, kadang harus pupus karena kenyataan yang terjadi justru sebaliknya. Karena, bukan kehidupan namanya jika tidak ada ujian, jika semua selalu berjalan sesuai mau kita. Apalagi dalam berumah tangga.

Related image
vebma.com

Tantangan itu akan selalu ada, termasuk sebesar apa kadar cinta suami ke istri yang hanya manusia biasa, tak bisa selamanya sama seperti di awal kisah. Namun, karena suami juga manusia biasa, bukan robot yang bisa diprogram. Beberapa kondisi di bawah ini biasanya menjadi penyebab naik turunnya kadar cinta suami pada istri. Jika kalian bisa melewati, bersyukurlah, karena rumah tangga kalian insya Allah aman. Tapi kalau gagal, akibatnya bisa fatal. Akan kah suami masih menemani kamu dalam kondisi-kondisi di bawah ini?

Kemapanan Bertambah

Related image
udemy.com

Sudah banyak yang bilang bahwa cinta istri diuji ketika suami belum punya apa-apa, sedangkan cinta suami diuji ketika dia sudah memiliki segalanya. Ketika masih berjuang, wanita yang paling sempurna di mata suami hanyalah istri, karena yang mau sama dia memang hanya istrinya saja, misalnya.

Namun, saat sudah mapan dan dielu-elukan, suami baru sadar bahwa istrinya bukan satu-satunya wanita cantik di dunia ini. Di saat inilah keteguhan hati suami diuji. Apakah ia tetap mampu berkomitmen untuk setia hanya dengan istri, atau justru mencoba bermain api?

Laki-laki yang baik tak akan pergi, karena dia tahu siapa yang selama ini ada saat dia sedang di bawah. Dan, tanpa doa istri berkahnya tak akan ada apa-apanya. Jadi, jika suami masih menemani menemanimu saat ia sudah jauh lebih mapan, bersyukurlah pada Allah.

Istri Tak Cantik Lagi

Image result for Istri Tak Cantik Lagi
ruangmuslimah.co

Hampir setiap pasangan muda, apalagi pengantin baru, pasti cintanya menggebu-gebu. Seakan dunia milik berdua dan yang lain hanya ngontrak! Karena saat istri masih muda, kulitnya masih kencang, wajahnya masih cantik, ujian cinta tak akan terasa. Namun, ketika usia pernikahan sudah memasuki 15 tahun dan usia istri sudah memasuki kepala empat, kondisi mulai berubah. Ia tak lagi secantik dulu.

Kulitnya tak lagi sekencang hari pertama bertemu. Apalagi, saat istri tak lagi cantik seperti muda, kadang lelaki memasuki masa “pubertas kedua.” Saat itulah cinta suami kan diuji. Karenanya Rasulullah mewasiatkan, agar ketika menikah, seorang laki-laki menjadikan agama sebagai alasan utama. Bukan kecantikan, sebab kecantikan bisa pudar.

Tak Kunjung Hamil

Image result for Istri Tak Kunjung Hamil
enomali.com

Nabi Zakariya adalah teladan terbaik dalam ujian cinta satu ini. Karena, meski ia sudah menanti kehadiran anak selama berpuluh tahun, dan tak kunjung memilikinya, saat itu usianya telah memasuki 80 tahun, ia tak menjadikan hal ini sebagai alasan untuk berhenti mencintai istrinya.

Cintanya pada istri tetap abadi. Sampai akhirnya ia berdoa sebagaimana yang diabadikan Allah dalam surat Al Anbiya’ ayat 89-90, Allah pun mengabulkan doanya, Ia memberi Nabi Zakariya putra sekaligus dengan nama dari sisi-Nya, yakni Yahya. Terharu? Maka itu kamu dan pasangan harus selalu ingat, Allah kan beri apa pun setepatnya waktu, bukan secepat yang kita mau.

Baca Juga: Ajak Pasanganmu Baca 9 Hal ini, Dijamin Gak Akan Selingkuh!

Istri Hamil dan Melahirkan

Related image
okezone.com

Setelah ujian istri yang tak kunjung hamil dapat terlewati, saat ini giliran istri hamil dan melahirkan yang menjadi ujian untuk suami. Kenapa? Karena dua kondisi ini menyebabkan fisik wanita berubah drastis. Sekalipun dia sudah olahraga teratur, perbedaan itu akan tetap ada.

Apakah suami masih menemani dan tetap mencintai istri ketika istrinya sudah tidak semenarik dulu? Apakah sang suami bisa tetap setia menunggu istrinya kembali langsing seperti sedia kala, atau justru sebaliknya? Kalau ingin berpaling karena hal ini, cukup ingat jika perubahan fisik istri terjadi karena ia mengandung buah cintamu dengannya, ia dengan senang hati melewati semua itu, kenapa suami harus keberatan?

Istri Stagnan

Related image
salafia72.skyrock.com

Sebelum menikah, istri adalah bintang berkilau: cantik, cerdas, idealis, menarik, aktif, dan berwawasan luas. Tapi ketika sudah menikah, apalagi kalau sudah punya anak, kegiatan sehari-harinya lebih banyak diisi oleh hal-hal seputar urusan domestik, kilau tadi semakin lama semakin meredup.

Istri bisa jadi sudah lupa jika dulu ia adalah primadona. Orang-orang sekitar juga lupa bahwa dia dulu lulusan terbaik. Bahkan suami juga bisa jadi lupa bahwa dia dulu begitu kagum dengan istrinya yang dinilai sempurna.

Sedangkan suami, alih-alih mengejar karier demi hidup mapan bersama keluarga, kondisinya bisa jadi berbanding terbalik. Sebelum menikah dia bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa, tapi setelah menikah dia melesat pesat seperti meteor. Jika perubahan ini tidak segera diatasi, konflik sangat bisa terjadi. Suami merasa istri tak lagi mampu mengimbanginya. Sementara, di luar sana suami terbiasa berinteraksi dengan wanita-wanita yang menawan dan penuh pesona.

Namun, sekali lagi, laki-laki yang baik akan memahami pengorbanan istrinya. Baginya sang istri akan selalu berkilau, hanya caranya saja yang berbeda. Suami yang baik justru merasa beruntung karena ia dan anak-anaknya diurus oleh wanita yang dulunya lulusan terbaik dan penuh pesona. Suami yang gentle tidak akan membiarkan perubahan ini sebagai masalah yang berarti, suami masih menemani istri dalam keadaan ini karena ia tahu, segalanya terjadi atas kehendak Allah.

Ketika Istri Sakit (Lama)

Related image
bisikan.com

Mencintai perempuan yang sehat adalah hal yang wajar. Bagaimana tidak, suami akan merasa dibantu dan diringankan bebannya dalam banyak hal. Makan, dimasakin dan ditemani. Bertukar cerita sebelum tidur. Capek, dipijitin. Rumah dan harta dijaga. Anak-anak diasuh dan dididik sepenuh cinta. Bahkan baju dicuci dan disetrika.

Namun, saat istri sakit, apalagi sakit dalam waktu yang lama? Apa suami akan sabar menghadapi semua? Ketahuilah jika itu adalah ujian cinta. Apakah cinta suami bisa bertahan, atau justru mencampakkan teman sejati yang selama ini selalu ada saat ia membutuhkan? Istri kan sangat bersyukur jika suami masih menemani, meski ia terkapar dalam waktu yang tak sebentar.

Istri Berubah

Related image
tribunnews.com

Istri berubah, dulu romantis, sekarang cerewet. Dulu muda, sekarang tua. Dulu rapi, sekarang terkesan berantakan. Suami yang lemah iman akan bermain api di belakang istrinya saat merasa istrinya sudah berubah.

Dalam sebuah hadits, Nabi Muhammad SAW mengatakan, bahwa sebaik-baik laki-laki adalah yang paling baik kepada istrinya. Ketulusan dan kesetiaan itu mahal. Dan, hal itu tidak akan mungkin didapat dari orang yang berjiwa murahan. Laki-laki sejati pasti paham benar dengan hal yang satu ini.

Semoga kamu dan suami adalah sepasang yang akan selalu bersama, selamanya, sampai surga. Aamiin.

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY