carai sosmed_www.merih-news.com

Gulalives.com, JAKARTA РSebuah penelitian yang dilakukan oleh lembaga hukum asal Inggris, Slater and Gordon, terungkap kalau social media (socmed) mempunyai peran yang sangat tinggi dalam peningkatan angka perceraian.

Penelitian tersebut, yang diikuti oleh 2000 responden yang telah menikah tersebut, satu dari tujuh orang mengaku kalau mereka punya pertimbangan untuk bercerai karena aktivitas pasangannya di berbagai jejaring sosial seperti Facebook, Skype, Snapchat, Twitter atau WhatsApp.

carai sosmed_www.lifeadvancer.com
carai sosmed_www.lifeadvancer.com

Socmed tak jarang berdampak buruk pada komunikasi pasangan. Setidaknya seperempat responden mengaku kalau mereka beradu argumen dengan pasangannya terkait sosial media paling tidak satu kali dalam seminggu. Bahkan 17 persen responden mengaku kalau adu argumen tersebut terjadi setiap hari.

Sebanyak 58 persen responden mengaku kalau mereka mengetahui password akun jejaring sosial pasangannya tanpa sepengetahuan si pasangan. Tidak disebutkan bagaimana cara mereka berhasil memperoleh password jejaring sosial pasangannya. Hal ini menunjukkan tingginya rasa tidak percaya kepada pasangan, terutama terkait aktivitas di jejaring sosial.

Di Indonesia sendiri, banyak kasus akibat pengaruh socmed berimbas kepada keretakan hubungan rumah tangga. (DP)

LEAVE A REPLY