Sisi Positif Dari Orang Gila Yang Patut Ditiru

0
2,161 views
orang gila
ck.ru

Terkadang kita berpikir bahwa orang gila itu menakutkan atau mereka yang layaknya kita sisihkan dari kehidupan kita. Namun pandangan itu seharusnya tidak demikian.

Tanpa kita sadari bahwa sesungguhnya kita pun sama seperti mereka. Buktinya, ada diantara kita ada yang mencari uang hingga tak kenal istirahat. Bahkan demi mengejar keuntungan serta uang yang berlimpah sanggup menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya. Nah, lalu apa bedanya mereka dengan orang gila juga.

Beberapa kali kita berusaha memikirkan mengapa orang gila tidak pernah sakit? Tidak pernah kita melihat sekali pun ada orang gila kerokan di pinggir jalan,meminum obat, memakai koyok, atau bahkan sakit gigi sekalipun.

Sebenarnya Orang gila juga mempunyai sisi positifnya loh yang bisa kita ambil. Ini dia hal yang patut di contoh dari orang gila:

1. Tertawakan Dunia

Ilustrasi tertawa lepas
www.solopos.com

“Hidup itu jangan dibawa serius, biarkan mengalir seperti air.” Begitulah kata pepatah. Layaknya orang gila yang selalu tertawa dan tersenyum. Walaupun banyak yang melihatnya dengan sebelah mata,  orang gila selalu tersenyum bahagia dan bahkan mereka dapat tertawa lepas tanpa beban.

Orang gila memang tidak pernah stress dalam artian tidak pernah memikirkan segala kebutuhannya seperti pakaian, makanan, apalagi uang. Orang gila akan selalu gembira dengan apa yang mereka peroleh saat itu dan mereka tidak pernah muluk-muluk ingin mendapatkan sesuatu yang lebih, sehingga mereka akan selalu happy menjalani kehidupan ini. Orang yang hidupnya selalu gembira akan memiliki kesehatan fisik yang kuat, sehingga tidak mudah sakit.

2. Mensyukuri Hidup

Orang Gila itu selalu itu menerima apa pun pemberian Allah kepadanya. Tidak pernah menuntut macam-macam. Tidak seperti kita. Sudah diberi sepeda, masih minta motor. Sudah punya motor, masih minta mobil. Rumah sudah bagus, masih saja selalu merasa ada yang kurang. Sudah dapat pekerjaan, masih mengeluh karena kerjaan berat. Begitulah naluri manusia normal yang selalu tidak pernah puas.

Kadang kita semakin berhasil, maka kita berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas hidup. Mulai dari mengubah cara kita berpakaian, lalu jenis makanan, sampai membatasi pergaulan hanya pada kalangan tertentu saja. Bukankah hal itu justru menambah beban pikiran kita. Bukankah kita justru mengurung diri kita dalam penjara bathin yang berantai baja yang sulit dilepaskan. Bila demikian, maka kita akan sama halnya dengan narapidana yang berbuat kejahatan. Alangkah senangnya kita bebas dan menjalani hidup penuh kebahagiaan.

Jangan kalah dengan orang gila. Kita yang sudah diberikan tubuh dan jiwa yang sempurna masih saja mengeluh soal nasib.

3. Lepas Dari Tekanan

lepas dari tekanan
www.kesekolah.com

Ya benar orang gila itu tidak stress, mereka tidak memiliki beban pikiran apapun dan tidak merasa terbebani dengan segala hal yang orang normal angan-angankan . Kenapa bisa begitu? Karena orang gila tidak memikirkan kehidupan didunia. Memikirkan diri sendiri saja tidak sanggup apalagi memikirkan soal duniai seperti keluarga, pacar dan orang lain. Mereka tidak pernah peduli, mereka bertingkah semaunya saja dan reflek dengan pikiran yang kosong. Ini menyebabkan mereka tidak pernah stress dan menjadi orang yang tidak punya beban.

4. Sabar

bersabar menunggu jodoh
4.bp.blogspot.com

Seringkali saya melihat orang gila dicemooh, dikucilkan, dilempar dengan batu, tapi yang anehnya orang gila itu hanya tersenyum dan tertawa. Seolah menganggap orang yang mencemoohnya ingin mengajak bermain. Dari sini saya bisa mengambil pelajaran, bahwa rasa sabar itu bisa dimiliki siapa saja, bahkan orang gila sekalipun yang sudah rusak akalnya bisa bersabar menghadapin orang-orang yang memusuhinya.

Sabar itu tidak ada batasnya, tetapi manusia itu sendiri yang membatasi kesabarannya.

5. Tidak Menuntut Macam-Macam

sederhana
vemale.com

Mereka tidak pernah berpikir macam-macam. Makanan apa pun mereka makan. Tidak seperti kita. Sudah ada tempe goreng, masih mencari ayam goreng. Sudah ada roti, masih mencari pizza, hotdog, dan lain sebagainya. Sedangkan orang gila tidak pernah minta makanan macam-macam. Makanan apapun asal namanya makanan tetap mereka makan. Bahkan nasi basi pun mereka makan.

Pernahkah kamu melihat orang gila tidak memakai baju? Orang gila itu entah punya pakaian ataupun tidak, mereka santai saja. Kalau mengantuk, ya tidur saja. Mereka tidak butuh tikar, apalagi kasur atau springbed. Ada lho diantara kita yang tidak bisa tidur di atas tikar. Gara- garanya karena sudah terbiasa tidur di springbed. Tidur tanpa AC juga tidak bisa.

6. Selalu Bahagia

selalu bahagia
hello-pet.com

Orang gila selalu nampak bahagia. Salah satu bukti kongkritnya mereka selalu tersenyum dan tertawa menghadapi kerasnya kehidupan. Padahal banyak orang hari ini sulit tersenyum apalagi tertawa bahkan untuk tertawa harus membayar dengan mendatangkan pelawak atau komedian. Orang yang selalu selalu tersenyum hatinya damai, kalau hati sudah damai, apapun kan terasa nikmat & indah. Kemudian untuk urusan makan juga mereka tidak ada alergi atau tantangan tertentu. Sehingga makan tidak harus memenuhi 4 sehat 5 sempurna. Bahkan sisa-sisa makanan orangpun tidak ada masalah baginya.

Orang gila menganggap apapun sebagai hiburan. Entah itu fitnah, salah lapor, cacian, makian, ejekan, pelecehan, pencemaran nama baik atau hinaan. Semuanya dianggap angin lalu saja, cuek dan tetap tersenyum tanpa beban, tidak pernah sakit hati dan tidak ada dendam dalam hatinya. Berbeda dengan orang waras, diejek sedikit saja sudah jengkel, jiwanya sensitif dari kritikan, mudah tersinggung, kecewa, sakit hati, marah, terus tawuran antar kampung antar fakultas mahasiswa, antar sekolah. Sehingga heboh jadi bahan berita dan bukankah itu mencari penyakit dan hati yang sakit.

Itu dia sisi positif dari orang gila, jangan selalu memandang orang dari keburukannya, selalu lah berpositif thinking terhadap segala. Karena kebaikan dan keburukan selalu beriringan, selalu bersyukur dengan apa yang kamu miliki saat ini. Dan selalu berbuat baik terhadap sesama, baik itu manusia normal maupun manusia yang kurang beruntung. Karena kita tidak tahu apakah sanggup jika berada diposisi yang sama mereka.

LEAVE A REPLY