Singapura Jadi Kota Termahal Sejagad

Gulalives.com, SINGAPURA – Sebuh survei yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit (EIU) pada 2016 baru-baru ini merilis daftar negara dengan biaya hidup termahal di dunia. Singapura menjadi negara dengan biaya hidup termahal di dunia. Ini merupakan predikat kedua kalinya yang diraih oleh Singapura.

Singapura memiliki skor tertinggi 116, sementara Zurich dan Hong Kong mendapatkan 114 di peringkat kedua, laporan terbaru EIU menunjukkan. Di tempat bersama kedelapan, Seoul membuat trinitas kota-kota Asia di antara 10 kota yang paling mahal di dunia.

Suasana kota di Singapura. (Foto: Dwi/Gulalives)
Suasana kota di Singapura. (Foto: Dwi/Gulalives)

Kenaikan ini berlatar belakang volatilitas global, dengan penurunan harga minyak dan komoditas serta devaluasi mata uang serta ketidakpastian geopolitik memainkan bagian, kata laporan itu. “Dalam hampir 17 tahun survei ini berjalan, saya tidak dapat mengingat kembali satu tahun sebagai volatil seperti 2015,” komentar Jon Copestake, editor survei.

“Penurunan harga komoditas telah menciptakan tekanan deflasi di beberapa negara, tetapi di pihak lain, pelemahan mata uang yang disebabkan oleh penurunan ini telah menyebabkan spiral inflasi.” Hanya delapan kota dari 133 yang disurvei telah melihat posisi peringkat mereka tetap tidak berubah dalam 12 bulan terakhir.

singaporeKota-kota Tiongkok telah menjadi relatif lebih mahal terhadap rekan-rekan mereka. Shanghai sekarang mahal seperti Tokyo, yang kota paling mahal di dunia untuk sebagian besar dari dua dekade terakhir.

Meskipun terjadi penurunan drastis di banyak lokasi zona euro, Paris tetap kota kelima paling mahal di dunia.

Dolar AS yang telah mencapai tertinggi 10-tahun, mendorong biaya hidup di seluruh Amerika Serikat dibandingkan dengan lokasi lain, terutama negara-negara Amerika Latin yang sedang sakit. New York sekarang di antara 10 kota paling mahal di dunia untuk pertama kalinya sejak 2002.

singapura3Sementara itu, kota-kota di Asia Selatan terus menawarkan nilai terbaik untuk uang. Kota-kota di India dan Pakistan menyumbang lima kota dari 10 kota termurah di dunia. Mereka bergabung di peringkat terakhir dengan Lusaka, ibukota Zambia, yang telah melihat mata uangnya berada di belakang harga tembaga yang lemah dan sekarang dapat mengklaim menjadi kota termurah di dunia, dengan biaya hidup duapertiga lebih murah daripada Singapura.

Survei dua tahunan oleh EIU membandingkan lebih dari 400 harga individu dalam 160 produk dan jasa. Item-item ini meliputi makanan, pakaian, perlengkapan rumah tangga dan barang-barang perawatan pribadi, sewa rumah, transportasi dan tagihan listrik serta lain-lainnya di masing-masing kota.

singapuraEIU melakukan suvei biaya hidup terhadap 133 kota dari seluruh dunia. Secara khusus, survei tersebut membandingkan sekitar 160 layanan dan produk, termasuk biaya sewa, makanan, pakaian, tagihan listrik, transportasi, biaya sekolah, dan biaya rekreasi bagi warga dan wisatawan untuk menentukan biaya hidup di masing-masing kota.

Kemudian, menjadi New York sebagai pembanding. Dibandingkan dengan New York, Singapura 11% lebih mahal dari segi bahan makanan. Biaya untuk untuk membeli roti, anggur, dan rokok di Singapura hanya di bawah 40 dollar Singapura.

Merlion yang keren
Merlion Park, Singapura Sumber: travel-keren.blogspot.com

Sementara itu, biaya transportasi juga lebih tinggi dibandingkan dengan MTA New York. “Paling signifikan, biaya membuat sertifikat tanah dan mobil di Singapura juga sangat mahal. Bahkan, biaya transportasi Singapura hampir tiga kali lebih tinggi daripada di New York,” seperti di lansir dalam laman techtimes. com.

Sedangkan untuk biaya fashion, Singapura dan Seoul menjadi kota termahal dengan harga 50% lebih tinggi dibandingkan New York. Menariknya, lima kota paling mahal tahun ini tidak mengalami perubahan sejak 2014. Paris masih berada di urutan kedua sebagai kota paling mahal di dunia, diikuti oleh Oslo, Norwegia, Zurich, Swiss, dan Sydney. (DP)

 

SHARE

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/gulalivesco/public/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 352

LEAVE A REPLY