Ngelmu.co – Tahu kan jika Afrika Selatan punya area warna-warni Bo-Kaap di Cape Town, Karibia punya jejeran rumah berwarna ceria di Willemstad, dan Paris punya desa Menton di Provence-Alpes-Côte d’Azur yang super Instagramable?

Ketiga tempat di Afrika Selatan ini diklaim sebagai tempat tercantik dan paling berwarna di dunia. Hal tersebut membuat ribuan wisatawan pun berbondong-bondong datang untuk menikmati pesona dan berfoto di pemukiman warga yang sangat instagramable itu.

Kampung Tridi dan Jodipan di Malang

Namun, tahukah kamu bahwa Kampung Warna-Warni Tridi dan Jodipan yang berada di Malang, Jawa Timur, juga memiliki pesona yang tak kalah indah dari 3 wilayah di Afrika Selatan tersebut?

Kampung warna-warni dengan konsep yang unik ini terletak di Kelurahan Kesatrian, Kecamatan Blimbing, Malang, Jawa Barat. Terdiri lebih dari 255 kepala keluarga, Kampung Tridi mulai terbentuk sejak 2016 silam.

Lebih dari 255 atap dan dinding rumah warga dicat menggunakan cat khusus berwarna cerah. Ada yang berwarna merah, biru, kuning, hijau, pink, oranye, dann masih banyak lagi. Berwarna bak pelangi!

Pola pengecatan kampung juga tak sembarangan. Jika difoto dari udara atau drone akan membentuk suatu pelangi dengan matahari terbit. Inilah yang membuat unik Kampung Tridi, pewarnaannya tidak berantakan, tapi ada temanya.

Pengerjaan kampung Tridi dimulai sejak 2016 awal Agustus. Membutuhkan waktu lima bulan untuk proses pengecatan ini.

Selain bermodalkan cat warna-warni, Kampung Tridi juga menciptakann aneka mural artistik yang memenuhi dinding rumah penduduk. Seperti motif batik, aneka tokoh kartun, hingga ilusi optik yang menarik, cantik, dan atau menggemaskan. Jadi, pengunjung bisa seru-seruan berfoto dan berinteraksi dengan mural yang ada di dinding.

Pojok Mural Batik di Kampung Tridi

Untuk lukisan sendiri, dilakukan oleh seniman utama yang terdiri dari tiga orang. Selain itu juga dibantu rekan dari karang taruna. Hebatnya lagia, seluruh biaya pengecatan mural berasal dari swadaya warga Kampung Tridi tersebut.

Jika kamu tertarik untuk mengunjungi Kampung Tridi dan Jodipan saat berkunjung ke Malang, kamu membeli tiket masuk hanya seharga Rp 2500. Kamu akan mendapatkan pengganti dari tiket masuk tersebut, yaitu gantungan kunci berbahan wol hasil karya ibu-ibu PKK setempat.

Setiap harinya banyak turis yang berkunjung ke Kampung Pelangi tersebut. Turis mancanegara juga ramai mengunjungi Kampung Tridi. Seperti turis asal Belanda, Amerika, Australia, dan Jepang.

Turis yang berkunjung di hari biasa rata-rata 100 sampai dengan 200 orang. Sabtu bisa 500-800, kalau minggu bahkan 1000 sampai 2000 orang.

Jika datang dengan rombongan, kamu akan dilayani oleh pemandu atau tour guide yang akan memandumu berkeliling kampung. Secara keseluruhan, Kampung Tridi memiliki empat orang tour guide yang siap sedia.

Begitu memasuki kampung, kamu dijamin akan terpesona oleh semarak warna yang ada di Kampung Tridi. Cantik dan mempesona. Deretan rumah warga yang tersusun acak menjadikan petualangan kamu terasa semakin seru. Kamu seolah berada dalam labirin warna-warni yang menggemaskan.

Tak perlu takut haus atau kelaparan, karena ada banyak warung yang menjual makanan ringan dan jajanan asli Indonesia. Dijamin puas.

Kampung Tridi terletak bersebelahan dengan Kampung Jodipan yang juga berkonsep serupa. Hanya saja, Jodipan tak memiliki mural dan dihiasi oleh jejeran payung yang super cantik. 

Dua Kampung ini dipisahkan oleh sungai dan jembatan kaca. Untuk bisa menyeberang ke Kampung Jodipan, kamu akan dikenakan biaya sebesar Rp 2 ribu saja.

Yuk, ramaikan Kampung Warna-Warni Tridi dan Jodipan yang ada di Malang! Indonesia indah dengan alam yang indah dan kreatifitas warganya juga.

LEAVE A REPLY