Gulalives.com, JAKARTA- Boys and girls, anda sering banget buang air kecil ke toilet? Kalau iya, jangan dianggap sepele ya. Bukannya mau menakut-nakuti nih, gejala-gejala seperti itu rentan dengan beberapa penyakit seperti gula dan infeksi saluran kemih.

Coba teliti frekuensi anda buang air kecil. Kalau disertai gejala seperti banyak makan tapi berat badan menurun, serta luka yang sulit sembuh, sebaiknya periksakan kadar gula darah di dalam tubuh. Mudah kok caranya, tinggal datang ke lab pemeriksaan seperti Prodia dan lainnya. Lalu mintalah pemeriksaan gula darah. Setelah keluar hasilnya, tinggal lihat saja di kolom gula darah, apa angkanya memiliki tanda bintang atau tidak?

kebelet pipis_lethomeremedies.com
kebelet pipis_lethomeremedies.com

Jika ada, berarti kadar gulanya bermasalah tuh, bisa ketinggian atau kerendahan. Sedangkan untuk kondisi sering pipis yang disertai infeksi saluran kemih, cara mengidentifikasinya lebih mudah. Akan ada kenaikan suhu badan dan rasa sakit saat berkemih yang dirasakan oleh boys and girls. Nah kondisi ini harus disembuhkan penyebabnya, agar gangguan berkemih bisa hilang.

Nah sering pipis ini banyak juga yang di sebabkan oleh faktor psikologis dan asupan makanan dan minuman. Ini yang mau Gulalives bahas, tips agar nggak terlalu sering pipis ke. Repot juga kan kalau anda lagi rapat, tapi bolak-balik ke kamar mandi terus.

  • Gak pengen banyak keluar ya yang masuk harap dihitung. Kebutuhan boys nih untuk air sekitar 12 gelas atau setara dengan 3 liter air, kalau girls cukup dengan 9 gelas yang setara dengan 2,3 liter air. Jika minum lebih dari takaran tersebut ya sudah pasti jadi sering mondar-mandir toilet untuk berkemih.
  • Latih donk otot-otot yang berkaitan dengan proses berkemih. Pernah dengar senam kaigel ? Nah senam yang fokus untuk menguatkan otot-otot di area perut bawah, pinggul dan bokong ini dapat mengencangkan otot berkemih anda. Ini akan membuat anda lebih tahan untuk menahan pipis dan lebih sulit untuk terangsang agar berkemih.
  • Kalau sedang rapat penting, hindari 3 hal ini: minuman bersoda, makanan pedas dan kopi. Memang sih poin ini rada-rada susah untuk dilakukan, tapi potensi membantunya bisa mencapai 50% kejadian lho. (HZ/VD)

LEAVE A REPLY