Sejuta Harapan Rio Haryanto di GP Bahrain

Rio Haryanto. Foto: Facebook Manor Racing

Gulalives.com, JAKARTA – Pebalap andalan Indonesia, Rio Haryanto yakin Manor Racing akan menuai hasil lebih baik di GP Bahrain pad 3 April 2016 mendatang. Sebelumnya, masalah pada gearbox MRT05 membuat Rio gagal finish di seri pembukaan F1 2016 di Grand Prix Australia. Namun, kini sang pebalap sudah melupakan kejadian tersebut dan fokus pada seri berikutnya.

Grand Prix Bahrain dua pekan lagi, adalah kesempatan bagus untuk Rio. Pasalnya, dibandingkan Albert Park, Rio sudah lebih mengenal sirkuit yang satu ini. Belum lagi memori emas tahun lalu dalam ajang GP2 Series 2015. Ketika itu, Rio tampil gemilang di dua race, baik di kategori feature maupun sprint.

via www.republika.co.id
via www.republika.co.id

Di Feature Race, meskipun harus memulai balapan dari 12 besar, Rio Haryanto mampu menggenggam posisi runner-up. Berikutnya, dalam sprint race, Rio lagi-lagi membuat orang berdecak kagum dengna memenangi race tersebut. Kegemilangan di Bahrain menjadi awal dari kehebatan Rio Haryanto musim lalu yang akhirnya mampu merebut empat besar.

Dan kini Rio Haryanto menatap Grand Prix Australia penuh keyakinan. Dikutip dari Liputan6.com ia mengungkap, “(di GP Australia) semua benar-benar bekerjasama dengan baik. Terlepas dari masalah (gagal finish), debut saya benar-benar spesial. Dukungan yang saya dapat dari kerumunan di sini (Australia) dan semua di Indonesia benar-benar fantastis. Saya berharap kami bisa tampil lebih baik lagi  di Bahrain.”

via benzano.com
via benzano.com

Hal yang sama pun diamini oleh Dave Ryan, bos Manor. Ia menyebutkan, “Kami bisa mengambil beberapa hal positif dari balapan pertama kami musim ini (di GP Australia). Jelas, kami melakukan lompatan maju dibandingkan musim lalu.  Kecepatan mobil (Pascal Wehrlein dan Rio Haryanto) di lap-lap awal GP Australia menunjukkan jika kami punya paket mobil yang potensial.”

Sebagaimana diberitakan sebelumnya di Gulalives.com, debut Rio Haryanto di Formula 1 berlangsung kurang mulus. Setelah terkena penalti sehingga harus start dari posisi paling buncit, mantan pebalap Manor Racing tersebut tak bisa melanjutkan lomba. Ia hanya mampu menempuh 17 dari 57 lap. Namun Rio tidak mau berkecil hati. Memang, ia gagal memenuhi target finish di seri pertama. 

Rio Haryanto di debut Formula 1 GP Australia
Rio Haryanto di debut Formula 1 GP Australia

Posisi terakhir Rio saat masih di lintasan adalah nomor 19, di atas Kevin Magnussen. Sebelum dia, tiga pebalap yang out lebih dulu adalah Daniil Kvyat, Alonso, dan Gutierrez. Manor juga memasang foto Rio sedang diwawancara setelah out. Rio mengaku tidak sedih dengan hasil ini, karena merasa sudah melakoni awal yang baik dan menikmati debutnya di F1.

Sementara, Tim Manor Racing menyatakan bahwa mereka harus mengistirahatkan Rio Haryanto menyusul masalah mesin pada mobilnya. “Dia tidak akan kembali lagi berlomba. Rio punya penampilan perdana yang kuat, kami minta maaf untuk Rio atas masalah itu,” tulis Manor Racing dalam akun twitter resminya @Manor Racing. (DP)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here