Mau Lulus Psikotes? Intip 6 Rahasianya di Sini

peoplesense.com.au

Gulalives.co – Kamu salah satu orang yang sampai hari ini masih takut gagal saat harus menghadapi psikotes? Atau justru pernah beberapa kali tidak lulus? Tahap yang harus kamu lewati dengan batas durasi tes ini bisa membuatmu merasa gambling, karena tidak tahu benar atau salahnya. Tapi mulai sekarang kamu tidak perlu takut lagi. Karena, Gulalives ingin membagikan 6 rahasia agar kamu bisa lulus psikotes, hingga membuat HRD lebih memilih kamu, daripada pelamar kerja yang lain. Simak pembahasannya di sini:

Related image
sakeenahbegum.com

Berdoa

Kegiatan apa sih yang tidak membutuhkan doa? Semua hal yang kita lakukan dalam hidup, akan selalu jauh lebih baik jika disertai dengan doa. Berdoa merupakan hal yang paling penting yang harus kamu lakukan.

Sebelum dan sesudah tes psikologi, ada baiknya kamu berdoa terlebih dulu. Sebab, bagaimanapun manusia hanya bisa berusaha, akhirnya tetap Tuhan yang menentukan, dan segala dari-Nya adalah yang terbaik, apalagi jika kamu sertai dengan doa dan usaha yang maksimal.

Pahami Soal yang berkaitan dengan Intelligent Quotient (IQ)

Salah satu soal dalam psikotes, berhubungan dengan tingkat kemampuan akademik, yakni IQ. Tes ini akan menilai kecerdasan, kemampuan bahasa, logika, dan kemampuan berhitung kamu.

Jika ingin berlatih, pastikan kamu terbiasa teliti dan membaca berbagai jenis tulisan, ya. Biasakan dekat dengan buku soal psikotes. Selain itu, ada juga penilaian tentang potensi diri.

Perusahaan, biasanya akan melihat apakah kamu berpotensi sebagai pemimpin atau sekadar pengikut. Soal kepemimpinan ini, juga akan berhubungan dengan penempatanmu sebagai karyawan, dan memaksimalkan potensi, agar produktivitasmu di kantor optimal, jika lulus psikotes dan terpilih.

Pahami juga Soal yang Digunakan untuk Membaca Emotional Quotient (EQ)

Hal yang ditinjau dari segi EQ adalah motivasi kerja, kemampuan komunikasi, adaptasi, kestabilan emosi, kreativitas, serta mengendalikan stres saat terjadi masalah di sela pekerjaan. Beberapa soal pada psikotes, ada yang ditujukan untuk memprediksi kemampuan spesifik seperti kecepatan, keteraturan, ketelitian, dan ketahanan kerja.

Nantinya, hasil dari ini akan jadi database kemampuanmu. Kemudian database ini akan dijadikan patokan untuk memilih kandidat dengan kecerdasan emosional dan potensi terbaik. Setiap posisi tentu membutuhkan kriteria dan kemampuan yang berbeda.

Baca Juga: 7 Hak Pekerja Wanita yang Harus Kamu Tahu dengan Jelas

Lakukan Persiapan

Kamu juga perlu menganalisis kemampuan serta karaktermu agar bisa lulus psikotes. Tulis daftarnya dalam sebuah kertas, dan coba bandingkan. Bisa jadi, bidang yang kamu jadikan impian, nyatanya berbeda jauh dengan kemampuan dan karakter yang kamu miliki.

Tidak ada salahnya untuk mengikuti psikotes perseorangan yang disediakan oleh biro konsultasi atau psikologi. Meski harus mengeluarkan biaya, tapi hasilnya sangat bermanfaat untuk jangka panjang. Hasil tes pun dapat kamu konsultasikan, dan bisa menjadi tolak ukur untuk lamaran kerjamu berikutnya.

Siapkan Kesehatan, Bukan Belajar Mati-matian

Kesehatan juga penting saat kamu akan melakukan psikotes. Mengingat durasi tes yang cukup lama. Setidaknya, kamu harus cukup tidur dan makan. Agar konsentrasimu tidak buyar. Jangan sampai kamu berhalangan hadir, hanya karena kamu sakit, setelah belajar mati-matian.

Kesehatan mental pun perlu dipersiapkan. Kalau kamu stres, hasil psikotes akan terpengaruh. Kemudian, hal-hal sepele yang ternyata penting adalah survei tempat tes dan mempersiapkan pakaian sesuai ketentuan. Karena, jika kamu terlambat, tidak akan ada perpanjangan waktu, dan juga mempengaruhi penilaian pihak perusahaan.

Gagal? Evaluasi!

Sudah melakukan semua hal tapi masih belum juga lulus psikotes? Gagal psikotes bukan berarti IQ-mu lemah atau tidak punya kemampuan yang hebat. Ada beberapa hal yang mempengaruhinya, seperti:

  • Pertama, bisa saja kondisi fisikmu sedang lemah, tanpa disadari. Hingga akhirnya membuatmu grogi dan tidak fokus mengerjakan soal.
  • Kedua, kamu sedang mengalami masalah pribadi yang menyita pikiran.
  • Ketiga, kemampuanmu memang belum cocok dengan kriteria yang dicari perusahaan. Kalau sudah begini, kamu perlu mencari kesempatan dengan melamar ke perusahaan lain. Tidak ada salahnya juga kamu mencoba posisi lain. Mungkin memang rezekimu ada di bidang atau posisi lain, dan kamu bisa berkembang hebat di sana.
Related image
financegab.com

Mulai sekarang, jangan takut lagi menghadapi psikotes, ya. Harus positive thinking dengan kemampuan diri sendiri!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here