rd.com

Gulalives.co – Salah satu keluhan yang paling sering diungkap para wanita adalah puting payudara sakit. Dan, kondisi ini tak jarang membuat wanita menjadi gelisah dan cemas berlebih, karena munculnya rasa nyeri pada puting payudara sakit adalah salah satu tanda awal kanker payudara.

Related image
verywellhealth.com

Namun, puting payudara sakit tak selamanya menjadi pertanda seseorang mengidap kanker payudara. Lantas, apa saja penyebab seseorang bisa merasakan puting payudara sakit?

Perubahan Hormon

Perubahan hormon selalu menimbulkan dampak yang beragam pada tubuh. Seperti saat sedang PMS, terjadinya perubahan hormon akan membuat payudara membengkak dan muncul rasa nyeri hingga puting payudara sakit selama beberapa hari.

Biasanya ini terjadi sebelum hari menstruasi tiba. Membengkaknya puting dan rasa nyeri pada payudara disebabkan karena meningkatnya hormon progesteron dan estrogen, yang lebih terpusat pada bagian payudara itu sendiri.

Bergesekan dengan Bra

Penggunaan bra disinyalir akan membuat payudara tetap kencang, terlebih ketika disangga dengan bra yang dilengkapi dengan kawat. Namun, bukan tidak mungkin jika bra yang terlalu kencang menyebabkan terjadinya gesekan secara terus-menerus, antara kain bra dengan puting payudara, lama-kelamaan hal ini bisa membuat puting payudara sakit.

Maka itu, pilihlah bra yang terbuat dari bahan halus dan menyerap keringat, karena bra yang tidak mampu menyerap keringat justru akan membuat payudara lembap dan rentan terinfeksi bakteri. Saat berolahraga, dianjurkan untuk menggunakan selotip bedah, demi mencegah terjadinya gesekan berlebih.

Infeksi

Penyebab puting payudara sakit juga bisa karena terjadinya infeksi akibat dari alergi, gesekan, dan luka. Jika tidak segera ditangani, infeksi akan menjadi lebih parah. Tak hanya membuat payudara menjadi nyeri berlebih, infeksi juga bisa memicu munculnya jamur Candida albicans, pada area puting payudara.

Gejala yang biasa muncul saat kulit terkena penyakit ini adalah rasa sakit seperti terbakar yang tidak akan berkurang, meski kamu sudah mengantisipasinya dengan mengurangi gesekan antara bra dan payudara. Kemudian, puting akan berubah warna menjadi merah muda, dengan areola yang juga kemerahan. Jika ini terjadi, kamu harus segera periksakan diri ke dokter.

Baca Juga: Waspada dengan 5 Perubahan Puting Payudara Ini!

Hamil dan sedang Menyusui

Jangan panik jika puting payudaramu menjadi lebih sensitif dan sering terasa sakit saat kamu sedang hamil pun menyusui. Karena, sama halnya dengan PMS, munculnya rasa sakit ini juga disebabkan karena perubahan hormon. Pada beberapa kondisi, bayi akan menggigit puting payudara saat sedang menyusu, jika teknik menyusu yang diberikan tidak benar.

Alergi atau Dermatitis Atopik

Entah reaksi alergi kulit, pun gejala eksim atopik, biasanya ditandai dengan ruam kulit kemerahan, gatal-gatal, hingga lecet iritasi. Jika hal ini memengaruhi area payudara, maka puting payudara sakit pun bisa kamu alami. Maka itu, kamu juga perlu tahu jika ada berbagai produk perawatan tubuh yang bisa memicu reaksi iritasi pada puting susu, seperti:

  • Body lotion,
  • Deterjen,
  • Sabun mandi,
  • Pelembut pakaian,
  • Parfum, dan
  • Kain (misalnya wol).

Untuk pengobatan reaksi kulit ini, bisa menggunakan krim antiradang yang dijual bebas di apotek. Namun, jika iritasinya makin meluas dan ruamnya bermunculan semakin banyak setelah diberi obat, sebaiknya jangan tunda untuk periksakan dirimu ke dokter, segera!

Kanker Payudara

Pada beberapa kasus puting payudara sakit, ternyata juga bisa disebabkan karena penyakit mamary paget. Dilansir dalam laman National Cancer Institute, penyakit mammary paget adalah salah satu bentuk dari kanker payudara yang langka, di mana sel-sel kanker semuanya berkumpul di sekitar puting susu.

Biasanya kanker ini memengaruhi saluran di dalam puting, lalu menyebar ke permukaan puting, dan menyebar ke areola hingga menimbulkan lingkaran gelap di sekitar puting susu.

Biasanya, kanker ini akan menimbulkan rasa nyeri pada salah satu puting susu, tergantung bagian payudara mana yang terkena. Selain rasa nyeri, ada juga gejala lain yang perlu kamu tahu, yakni:

  • Puting susu rata atau masuk ke dalam,
  • Dari puting susu ada zat kekuningan atau darah yang keluar,
  • Gatal dan terasa kesemutan,
  • Kulit puting kemerahan, keriput, berkerak, atau bersisik di sekitar puting susu dan areola.
Image result for Putting Breasts Pain
healthline.com

Mulai sekarang, kamu harus lebih peka dengan reaksi dan rasa sakit yang tubuhmu alami, ya.

LEAVE A REPLY