Melambangkan Keadaan, Kamu Harus Tahu Psikologi Warna Sebagai Penyampai Pesan

0
93 views
artistsnetwork.com

Gulalives.co – Warna bisa menyampaikan pesan melalui pakaian, warna dinding rumah, hingga kendaraan pribadi yang digunakan. Bisa berarti perasaan gembira, menyejukkan, menggoda, atau bahkan menyedihkan dan menakutkan. Selain mempelajari psikologi warna, ia juga bisa dijadikan alat penting dalam psikoterapi. Karena, setiap warna melambangkan keadaan pun kondisi yang berbeda. Seperti:

Merah

Related image
phobia.wikia.com

Psikologi warna merah merupakan warna yang memberikan inspirasi, kekuatan, kehangatan, cinta, nafsu, hingga agresi. Warna merah juga bisa memicu tingkat emosional seseorang, menarik perhatian, hingga memiliki efek untuk menstimulasi sebuah perhatian. Warna ini juga dapat merangsang kelenjar adrenal, hingga meningkatkan detak jantung.

Sifat Positif dari Warna Merah:

  • Bersemangat,
  • Dinamis,
  • Komunikatif,
  • Aktif,
  • Kegembiraan,
  • Mewah,
  • Cinta,
  • Kekuatan,
  • Percaya diri,
  • Dramatis,
  • Panas,
  • Perjuangan, dan
  • Khusus untuk merah terang menggambarkan kuatnya cita-cita atau keinginan.

Sifat Negatif dari Warna Merah:

  • Agresif,
  • Penuntut,
  • Kemarahan,
  • Nafsu,
  • Emosi,
  • Dominasi,
  • Persaingan,
  • Kekerasan, dan
  • Penolakan atau pertentangan.

Magenta

Image result for magenta colors
youtube.com

Psikologi warna dari perpaduan antara warna merah dan ungu ini adalah:

  • Semangat,
  • Kekuatan,
  • Keseimbangan antara fisik, mental, spiritual, pun emosional, dan
  • Perubahan dari sisi negatif ke arah yang lebih baik.

Merah Muda

Image result for pink colors
phobia.wikia.com

Merah muda atau Pink memiliki psikologi warna yang dianggap melambangkan cinta serta romantisme, ia juga merupakan warna yang feminin. Dalam kondisi normal, warna ini hampir selalu berkaitan dengan sesuatu yang bersifat kewanitaan, berhubungan erat dengan perempuan, dan kesan feminin itu sendiri.

Sifat Positif dari Warna Merah Muda:

  • Cinta atau kasih sayang,
  • Romantisme,
  • Ketenangan fisik,
  • Rasa memelihara,
  • Kehangatan,
  • Kewanitaan, dan
  • Simbol kelangsungan hidup manusia.

Sifat Negatif dari Warna Merah Muda:

  • Kurang bersemangat, dan
  • Melemahnya energi.

Jingga

Related image
symbolism.wikia.com

Warna jingga atau orange merupakan gabungan antara warna merah dan kuning. Warna jingga adalah warna yang kuat dan hangat, hingga membuat mereka yang menggunakan warna ini kerap memberikan rasa nyaman. Jingga kerap digunakan untuk pewarnaan pada tempat-tempat makan, atau di lingkungan kerja yang membutuhkan produktivitas tinggi.

Sifat Positif dari Warna Jingga:

  • Ceria,
  • Ambisi,
  • Energik,
  • Keamanan sensualitas,
  • Menyenangkan,
  • Pemicu selera makan,
  • Keramahan,
  • Rasa nyaman,
  • Bersahabat,
  • Percaya diri,
  • Harapan,
  • Kreativitas, hingga
  • Merangsang emosi.

Sifat Negatif dari Warna Jingga:

  • Kesan “murah”,
  • Mudah dijangkau,
  • Gaduh,
  • Merangsang perilaku hiperaktif,
  • Perampasan,
  • Frustrasi,
  • Sembrono,
  • Kurangnya intelektualisme, dan
  • Tidak dewasa.

Kuning

Related image
boredart.com

Kuning merupakan warna cerah atau ceria yang memiliki psikologi warna untuk merangsang otak dan membuat manusia menjadi lebih waspada serta tegas. Warna kuning dapat menarik perhatian, karena jumlah cahaya yang terpantul darinya lebih banyak dibandingkan dengan warna lainnya. Namun, tidak semenarik perhatian warna merah.

Sifat Positif dari Warna Kuning:

  • Optimis,
  • Percaya diri,
  • Harapan,
  • Penuh suka cita,
  • Berenergi,
  • Antusiasme,
  • Kekeluargaan dan persahabatan,
  • Keleluasaan,
  • Santai,
  • Spontanitas,
  • Sosial,
  • Mendominasi,
  • Toleran,
  • Rasa ingin tahu,
  • Cita-cita,
  • Harga diri,
  • Ekstraversi,
  • Kekuatan emosional,
  • Keramahan,
  • Kreativitas,
  • Imajinatif,
  • Masa muda,
  • Dermawan, dan
  • Semangat yang tinggi.

Sifat Negatif dari Warna Kuning:

  • Inkonsisten,
  • Kurang dapat dipercaya,
  • Irasionalitas,
  • Ketakutan,
  • Rapuh,
  • Emosional,
  • Depresi,
  • Cemas, hingga
  • Bunuh diri.

Hijau

Related image
hudsonvalleylighting.littmanbrands.com

Merupakan warna yang berkaitan dengan alam, Hijau memiliki psikologi warna yang kerap digunakan untuk membantu seseorang yang sedang berada dalam situasi tertekan, agar kembali mampu menyeimbangkan diri, dan menenangkan emosi serta jiwanya.

Sifat Positif dari Warna Hijau:

  • Kehidupan,
  • Ketenangan,
  • Rileksasi,
  • Kemudahan,
  • Penyeimbang emosi,
  • Menurunkan stres,
  • Penyembuhan,
  • Empati,
  • Kesegaran,
  • Kesejukan,
  • Keberuntungan,
  • Keuangan,
  • Harmoni,
  • Cinta yang universal,
  • Istirahat,
  • Pemulihan,
  • Jaminan,
  • Kesadaran,
  • Keamanan,
  • Kedamaian,
  • Keinginan,
  • Ketabahan, dan
  • Kekerasan hati.

Sifat Negatif dari Warna Hijau:

  • Tersesat,
  • Kebosanan,
  • Stagnasi,
  • Superior,
  • Ambisi, hingga
  • Keserakahan.

Tosca

Related image
color-hex.com

Dalam psikologi warna, warna tosca atau turquoise adalah warna yang baik untuk membantu konsentrasi. Dapat menenangkan sistem saraf, hingga membuat pikiran menjadi lebih jernih dan percaya diri. Warna tosca cocok digunakan untuk mereka yang bekerja sebagai pembicara, pun untuk yang sering bekerja secara ‘multi-tasking’. Dan, sifat dari warna Tosca, antara lain:

  • Keseimbangan emosional,
  • Ketenangan,
  • Kesabaran,
  • Penyemangat, dan
  • Penghalau rasa sepi.

Biru

Related image
pinterest.com

Penggunaan warna biru yang lebih muda akan memberikan efek kepercayaan yang lebih dominan. Sedangkan, warna biru gelap lebih cenderung meningkatkan kesan cerdas pada penggunanya. Warna biru menjadi salah satu yang sering dikaitkan dengan dunia bisnis. Khususnya bisnis-bisnis yang mengedepankan keseriusan dalam pekerjaan. Dan, untuk desain interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan luas, stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan.

Sifat Positif dari Warna Biru:

  • Kepercayaan,
  • Konsistensi,
  • Konsentrasi,
  • Ketenangan,
  • Keyakinan,
  • Keseriusan, dan
  • Professional.

Sifat Negatif dari Warna Biru:

  • Kaku,
  • Tidak akrab,
  • Tidak punya ambisi,
  • Keraguan,
  • Dingin,
  • Keras kepala,
  • Bangga diri,
  • Acuh tak acuh, hingga
  • Kurang empati.

Ungu

Related image
colornames.facts.co

Ungu adalah warna yang unik, karena ia jarang ditemukan di alam. Penggunaan warna ini biasanya akan menggambarkan pengharapan yang besar, hingga kepekaan.

Sifat Positif dari Warna Ungu:

  • Magis,
  • Aura spiritualitas,
  • Misterius,
  • Menarik perhatian,
  • Kekuatan,
  • Imajinasi,
  • Sensitivitas,
  • Obsesif,
  • Ambisius,
  • Martabat,
  • Kebenaran,
  • Kualitas,
  • Independen,
  • Kebijaksanaan,
  • Kesadaran,
  • Visioner,
  • Orisinalitas,
  • Kekayaan, dan
  • Kemewahan.

Sifat Negatif dari Warna Ungu:

  • Kurang teliti, dan
  • Kesepian,

Coklat

Related image
alternativealexandriawaterfrontplan.com

Warna ini bisa disandingkan dengan warna hijau, sebagai warna alam. Warna coklat identik dengan sesuatu yang bersifat natural, dan membuatnya hampir disamakan dengan warna hitam. Namun, coklat lebih menunjukan kelembutan.

Sifat Positif dari Warna Coklat:

  • Keseriusan,
  • Kehangatan,
  • Dapat dipercaya,
  • Kehangatan,
  • Dukungan,
  • Rasa nyaman dan aman,
  • Kesederhanaan,
  • Dewasa,
  • Dapat diandalkan,
  • Elegan, dan
  • Keakraban.

Sifat Negatif dari Warna Coklat:

  • Tidak berperasaan,
  • Kurang toleran,
  • Menguasai,
  • Kaku,
  • Malas,
  • Kolot, dan
  • Pesimis.

Emas

Related image
paperlief.com

Warna emas memiliki psikologi warna yang secara sekilas akan serupa dengan warna kuning. Meski berbeda, banyak persamaan makna antara keduanya.

Sifat Positif dari Warna Emas:

  • Prestasi,
  • Kesuksesan,
  • Kemewahan,
  • Kemenangan,
  • Kemakmuran,
  • Aktif, dan
  • Dinamis.

Sifat Negatif dari Warna Emas:

  • Keangkuhan, dan
  • Kesombongan.

Silver

Related image
calfeedesign.com

Silver atau perak adalah salah satu warna yang biasa digunakan untuk medali, sebagai hadiah dalam berbagai bidang perlombaan, dan psikologi warna perak adalah:

  • Glamour, dan
  • Mahal.

Maka itu, produk yang menggunakan warna ini biasanya akan lebih mahal dibanding dengan yang menggunakan warna lain.

Putih

Related image
color-hex.com

Bentuk minimalis dan sederhana biasa dilahirkan dari penggunaan warna ini. Putih menjadi warna tepat untuk memberikan efek keyakinan akan kualitas, dan tidak akan mengecewakan.

Sifat Positif dari Warna Putih:

  • Keyakinan,
  • Kesucian atau kemurnian,
  • Lemah lembut,
  • Ketepatan,
  • Kebersihan,
  • Luas,
  • Eksotik,
  • Steril,
  • Keaslian,
  • Ringan,
  • Kepolosan,
  • Memberikan efek meredakan rasa nyeri, dan
  • Kebebasan.

Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Warna Keputihan yang Berhubungan dengan Kesehatanmu

Sifat Negatif dari Warna Putih:

  • Menimbulkan rasa sakit kepala,
  • Kelelahan,
  • Dingin,
  • Terisolasi, dan
  • Di beberapa daerah putih melambangkan kematian.

Abu-abu

Related image
ledr.com

Abu-abu adalah warna campuran antara hitam dan putih, psikologi warna ini kerap digunakan sebagai “penetral”.

Sifat Positif dari Warna Abu-abu:

  • Keseriusan,
  • Kemandirian,
  • Keluasan,
  • Abstrak,
  • Netral atau tidak memihak, dan
  • Bertanggung jawab.

Sifat Negatif dari Warna Abu-abu:

  • Tidak komunikatif,
  • Membosankan,
  • Kurang percaya diri,
  • Kelembapan,
  • Depresi,
  • Hibernasi, dan
  • Kekurangan energi.

Hitam

Image result for black colors
dutchridingboots.eu

Walaupun para ahli mengatakan bahwa hitam bukan merupakan warna, tapi kita tetap harus tahu psikologi warna dari pemberi nuansa gelap satu ini.

Sifat Positif dari Warna Hitam:

  • Kekuatan,
  • Percaya diri,
  • Glamor,
  • Keamanan,
  • Emosional,
  • Efisiensi,
  • Substansi,
  • Maskulin,
  • Keabadian,
  • Sifat dramatis,
  • Melindungi,
  • Misterius,
  • Klasik,
  • Elit,
  • Anggun,
  • Mempesona, dan
  • Keteguhan.

Sifat Negatif dari Warna Hitam:

  • Duka,
  • Kegelapan,
  • Suram,
  • Menakutkan,
  • Tertekan,
  • Hampa,
  • Kebinasaan,
  • Kerusakan,
  • Kemurungan,
  • Kepunahan,
  • Ketakutan,
  • Kesedihan, hingga
  • Putus asa.

Setelah mengetahui berbagai psikologi warna di atas, kamu jadi lebih bisa mempertimbangkan banyak hal, sebelum memilih warna untuk diaplikasikan pada lingkungan sekitar, atau barang yang hendak kamu pakai.

LEAVE A REPLY