sympatico.ca

Gulalives.co – Wanita mana yang tidak mau mempunyai suami shaleh, tampan, penyayang, sabar, berakhlak mulia, dan pintar? Anggaplah kekayaan adalah bonus yang bisa dicapai bersama nantinya. Sayangnya, makin hari pria seperti ini justru semakin langka. Tak seperti pria yang tidak layak dijadikan suami, justru bertebaran di mana-mana.

Related image
atgrls.com

Jadi, kamu harus tahu seperti apa orang yang sedang kamu temui. Dan, tenang saja karena jodoh tak akan tertukar, kalau wanita baik, maka tak akan kamu dapatkan pria tak baik. Insya Allah. Jadi, kamu harus tahu 9 tipe pria yang tidak layak untuk dijadikan suami, seperti yang akan Gulalives bahas kali ini.

Jauh dari Allah

Related image
hdwallpapersfeed.com

Sederhananya begini, jika Allah yang menciptakan dan memberikan segalanya saja ia jauhi, dan mudah ia lupakan, bagaimana dengan kamu yang hanya seorang wanita, ia kenal saat dewasa?

Akan kah ia menjadi pasangan yang baik? Jika Allah saja dengan ringan langkah ia tinggalkan, kamu yang hanya manusia biasa tentu dengan mudah pula bisa ia lupakan. Jadi, jelas yang satu ini sangatlah mencerminkan sosok pria yang tidak layak dijadikan suami.

Mata Duitan

Related image
tahrirnews.com

Zaman sekarang, mata duitan atau matre bukan hanya sifat yang melekat pada wanita saja. Sudah mulai banyak pria yang muncul dengan perilaku satu ini. Bersikap manis, meluluhkan hati pasangannya, hingga akhirnya? Ia sudah tahu bagaimana membuatmu iba, dan mulai meminta.

Dari hal kecil seperti membayarinya makan, hingga hal besar seperti meminjam uang untuk keperluan pribadi yang tak jelas arah tujuannya. Dan, bukan tidak mungkin apa yang ia dapat dari kamu, justru ia gunakan untuk membahagiakan wanita lain. Mau?

Berani Mengajakmu Melakukan Hubungan Badan Sebelum Menikah

Related image
marieclaire.fr

Naudzubillah. Pria seperti ini makin hari makin tersebar di mana-mana. Lantas, apa yang bisa kita lakukan sebagai seorang wanita? Yap! Menjaga diri dan jangan sampai larut ke dalam permintaannya. Kalau dia berani meminta hal tak senonoh ini padamu, sangat mungkin jika ia sudah melakukan hal yang sama dengan pasangan sebelumnya.

Sedihnya, saat wanita mengorbankan hal yang seharusnya ia jaga, pria tak bertanggungjawab ini pergi meninggalkan kamu. Ingat, jaga selalu diri dan kehormatanmu sebagai wanita. Ingat, Allah Maha Melihat. Ingat, orang tuamu di rumah selalu mendoakan anaknya berada dalam pergaulan yang baik. Jangan korbankan banyak hal hanya karena seorang pria tak bertanggungjawab, pria yang tidak layak dijadikan suami. Jauhi!

Tidak Sopan

Related image
ilanelanzen.com

Bukan hanya menjaga diri dari hubungan intim sebelum menikah, ya. Kamu juga harus menjauhi pria yang sedang berupaya melakukan kontak fisik denganmu. Sekecil apa pun. Jangankan pegangan, apalagi pelukan dan ciuman. Berpacaran saja kamu sudah tahu kan apa hukumnya?

Sebenarnya, jauh dari pria-pria seperti ini mudah. Cukup jangan jalani hubungan pria dan wanita dalam bentuk apa pun, sebelum menikah. Jangan labeli pertemanan dekat kalian dengan persahabatan, kemudian kamu dan dia bisa bebas saling curhat dan menghibur satu sama lain. Ini salah besar, lho.

Selingkuh atau Bermain Mata dengan Perempuan Lain

Related image
tanya.asmaraku.com

Siapa yang mau mempunyai pasangan yang berselingkuh? Sepertinya wanita manapun itu tak akan mau mendapatkan kenyataan ini, ya? Jadi, tak perlu rasanya mendengar alasan apa pun untuk memaklumi kelakuan pria yang satu ini.

Tiap orang yang memiliki masa lalu kelam, memang tetap mempunyai kesempatan untuk mengubah masa depannya menjadi cerah. Tapi kalau dia adalah pria yang konsisten dengan kebiasaannya main hati dan melirik wanita sana sini. Fix! Kamu perlu jauhi pria yang satu ini, ya!

Baca Juga: Ajak Pasanganmu Baca 9 Hal ini, Dijamin Gak Akan Selingkuh!

Pemarah dan Kasar

Related image
cinemablend.com

Sebagai wanita, kita pasti ingin selalu dilindungi, jadi kalau ada pria yang justru memiliki sifat pemarah dan kasar, untuk apa diteruskan? Kita mencari imam yang baik, bukan imam yang justru berperan sebagai penyerang dalam bahtera rumah tangga kita sendiri. Jadi, sudah jelas jika pria yang pemarah dan kasar memang harus kita jauhi, kalau kamu tidak mau jadi samsak di sepanjang kehidupan rumah tangga.

Suka Bohong

Related image
blogswale.com

Kejujuran adalah suatu hal yang wajib ada di dalam sebuah hubungan. Karena tanpa adanya kejujuran, semua akan berakhir menyedihkan. Kalau dari awal hubungan saja dia sudah tidak jujur tentang kehidupan pribadinya, entah itu tentang latar belakang keluarganya, masa lalunya, pun hal lainnya.

Bagaimana jadinya jika nanti kalian sudah berumah tangga? Bukan tak mungkin dia akan cenderung menjadi sosok yang gemar menipu, benar-benar pria yang tidak layak dijadikan suami. Naudzubillah.

Hidup dalam Dunia Kelam

Related image
k04beajournalism.blogspot.com

Pria tersebut adalah seorang perokok berat, suka menonton film porno, mabuk-mabukan, berjudi atau sabung ayam, kecanduan minum-minuman beralkohol, dan dekat dengan kebiasaan buruk lainnya. Kalau sebelum menikah saja dia sudah gemar melakukan maksiat, sebagai sesama kita bisa menasihatinya, tapi ada baiknya untuk menjauhinya.

Karena mengubah gelap menjadi terang tak semudah membalikan telapak tangan. Merokok adalah pintu terdekat menuju narkoba dan zat adiktif lainnya. Jadi, ingatlah bahwa pria baik hanya untuk perempuan baik, pria pezina hanya untuk perempuan pezina, dan pria yang suka bermaksiat hanya cocok untuk perempuan yang juga suka bermaksiat. Kamu pasti enggan dengan yang satu ini, kan?

Berakhlak Buruk

Related image
dating-news.net

Pengangguran, pemalas, tak suka bekerja keras, sulit dinasihati, keras kepala, pembantah, cuek, suka membentak, pun hingga mencaci-maki, hobi berfoya-foya, suka begadang tanpa tujuan yang jelas, terbiasa keluyuran atau kumpul-kumpul yang tidak ada tujuannya. Jelas saja pria seperti ini nantinya hanya akan membuatmu makan hati, sebab ia adalah pria yang tidak layak dijadikan suami.

Jadi, kalau pria yang sedang mendekatimu memiliki satu saja dari 9 tipe pria di atas, sebaiknya kamu jauhi sebelum menyesal di kemudian hari, ya.

LEAVE A REPLY