Plus Minus Memakai Sepatu Hak Tinggi yang Wajib Kamu Tahu

Sepatu hak tinggi

Gulalives.com, JAKARTA – Sepatu hak tinggi alias high heels sejak lama menjadi sahabat perempuan untuk tampil gaya dan mendongkrak percaya diri. Bahkan, bisa memicu rasa sexy secara instan, dan menarik lawan jenis.

Apa yang kita kenakan di kaki tentunya mempengaruhi gerak tubuh kita. Tapi, satu-satunya jenis sepatu yang mempengaruhi bentuk dan bagaimana otot-otot kaki berfungsi adalah high heels alias sepatu tumit tinggi.

Sepatu hak tinggi tak bisa dipisahkan dari gaya perempuan
Sepatu hak tinggi tak bisa dipisahkan dari gaya perempuan

Berdasarkan penelitian, kaki dan pergelangan kaki dari perempuan yang selalu memakai sepatu tumit tinggi dalam jangka waktu lama akan berbeda dari kaki dan pergelangan kaki perempuan yang lebih sering memakai sepatu datar.

Penelitian yang dimuat dalam The International Journal of Clinical Practice ini dilakukan oleh Hanseo University di Korea Selatan.

Mereka meneliti sekelompok mahasiswi calon pramugari yang selama empat tahun diwajibkan memakai sepatu tumit tinggi untuk kuliah. Awalnya, pemakaian high heels ternyata membuat pergelangan kaki lebih kuat sebagai respons adaptasi terhadap tekanan yang disebabkan pemakaian sepatu.

Tapi, di tahun keempat, otot-otot sekitar pergelangan kaki para mahasiswi senior (yang sudah memakai high heels dalam jangka waktu paling lama) menjadi lebih lemah.

Sepatu hak tinggi bisa menyulap penampilan secara instan. Foto: Elle.com
Sepatu hak tinggi bisa menyulap penampilan secara instan. Foto: Elle.com

Kekuatan otot samping pergelangan dan otot di depan serta belakang pergelangan menjadi tidak seimbang, sehingga menyebabkan ketidakstabilan. Hal itu meningkatkan risiko cedera pada otot paha belakang dan otot-otot di kaki.

Walau demikian, bukan berarti perempuan tidak boleh menggunakan sepatu tumit tinggi. Para peneliti mengatakan sepatu boleh dipakai asal tidak sepanjang waktu. Saat sedang bekerja di balik meja kerja Anda di kantor misalnya, coba lepaskan sepatu high heels supaya kaki berada dalam posisi wajar.

Terlepas dari efeknya yang membuat postur tubuh perempuan nampak mengagumkan dengan kaki yang jenjang. Kaum hawa sepatutnya sadar jika sepatu hak tinggi hanya memberi luka pada kaki mereka.

Sayangnya, masih banyak perempuan yang tidak tahu dampak buruk mengenakan sepatu ‘high-heels’ pada kesehatan kaki secara jangka panjang.

Dampak Negatif Sepatu Hak Tinggi

Pesona sepatu hak tinggi sulit ditolak perempuan. Foto: popsugar
Pesona sepatu hak tinggi sulit ditolak perempuan. Foto: popsugar

Seperti yang dilansir oleh laman FootHealth, ada tiga akibat yang mesti dipikul apabila selalu mengenakan sepatu berhak tinggi pada kesehatan kaki.

Bunion

Bunion adalah struktur tulang menonjol di dasar jempol kaki. Umumnya ini bukan pertumbuhan tulang, melainkan perpindahan sendi yang terdorong keluar dari bawah kulit. Faktor genetika memainkan peran besar dalam pengembangan bunion sehingga sepatu high heels tidak dapat menjadi satu-satunya faktor yang disalahkan.

Bunion, penonjolan di area ibu jari kaki akibat pemakaian sepatu hak tinggi
Bunion, penonjolan di area ibu jari kaki akibat pemakaian sepatu hak tinggi

Bunion dapat dikelola dengan langkah-langkah dasar seperti menaruh bantalan, memberi ruang kaki, dan berbagai perawatan lainnya. Bedah untuk bunion melibatkan pemotongan tulang atau prosedur fusi tulang, dan bedah kosmetik bunion dapat dilakukan untuk meminimalkan jaringan parut yang tidak sedap dipandang.

Kaki Palu

Ini dampak pakai sepatu berhak tinggi yang kedua ialah jari kaki palu, atau yang lebih dikenal sebagai jari kaki melengkung, terjadi saat buku-buku jari dari jari-jari kaki menjadi menonjol dan sering kapalan. Sepatu hak tinggi memiliki peran besar sebagai penyebab jari kaki palu. Hal ini disebabkan berat badan yang berlebihan menyebabkan luka pada ligamen jari-jari kaki. Kondisi ini dapat diobati dengan penggunaan alas serta beberapa perawatan termasuk operasi.

Tulang Tumit yang Menggembung

Sepatu hak tinggi berwarna merah menampilkan aura sexy. Foto: susiestyles
Sepatu hak tinggi berwarna merah menampilkan aura sexy. Foto: susiestyles

Akibat pakai sepatu berhak tinggi untuk jangka waktu panjang ialah kondisi bagian belakang tulang tumit bisa menonjol akibat sepatu hak tinggi. Kondisi yang umum terjadi adalah tulang tumit yang miring ke atas.

Pada dasarnya, kondisi terjadi akibat peradangan pada tulang tumit. Semakin tinggi tumit, semakin mungkin tulang tumit menggembung terjadi. Perawatan sederhana melibatkan penggunaan alas dan obat nyeri serta peregangan sebelum menggunakan sepatu.

Manfaat Sepatu Hak Tinggi

Sepatu hak tinggi juga dipercaya memberi manfaat kesehatan. Foto: dhgate
Sepatu hak tinggi juga dipercaya memberi manfaat kesehatan. Foto: dhgate

Meski dianggap banyak memiliki dampak negative, namun sepatu hak tinggi juga memiliki manfaat kok. Sebuah penelitian yang dilansir laman dailymail mengemukakan fakta bahwa penggunaan sepatu hak tinggi juga memberikan manfaat sehat di satu sisi menurut ahli urologi Italia Dr Maria Cerruto.

“Menggunakan sepatu hak tinggi mampu mengaktifkan otot-otot dasar panggul yang sejajar horizontal di bawah kandung kemih. Saat otot tersebut menjadi aktif maka mampu mengurangi risiko kesehatan yaitu stres inkontinensia. Gangguan kesehatan ini dapat menimbulkan kebocoran di kandung kemih,” terangnya.

Selain manfaat tersebut, penggunaan sepatu hal tinggi ternyata juga dapat meningkatkan orgasme pada wanita. Sebab sebuah penelitian yang dilakukan di International Journal Urogynecological tahun 2010 menemukan bahwa wanita dengan otot dasar panggul yang lebih kuat memiliki tingkatan yang lebih untuk merasakan orgasme. Wah! (VW).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here