Penyakit Pikun pada Lansia Bisa Diatasi dengan Bermain Boneka?

0
46 views
npr.org

Gulalives.co – Benarkah jika bermain boneka bisa mengatasi penyakit pikun pada lansia? Boneka sendiri identik dengan mainan anak perempuan. Bukan sekadar menghibur, main boneka nyatanya memiliki segudang manfaat, terutama dalam mendukung tumbuh kembang anak. Namun, pernahkah kamu berpikir jika manfaatnya juga berdampak pada lansia? Terutama untuk menangani pasien Alzheimer atau Demensia. Lantas, bagaimana boneka bisa mengatasi pikun pada lansia?

Image result for elderly playing dolls
people.com

Sebelum membahas tentang hal di atas, Gulalives ingin membahas sedikit tentang penyakit Alzheimer, yakni kondisi penurunan fungsi otak, khususnya dalam daya ingat dan kemampuan untuk berpikir, berkomunikasi, atau membuat penilaian, hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Penyakit ini biasanya banyak terjadi pada orang yang berusia 65 tahun ke atas, tapi tidak menutup kemungkinan juga terjadi pada mereka di bawah usia tersebut. Semua bergantung pada banyak faktor.

Baca Juga: 6 Makanan dan Minuman ini Berbahaya untuk Kesehatan Otak

Seiring berkembangnya penyakit, daya ingat yang semakin buruk membuat pasien Alzheimer sulit untuk mengenali keluarga. Sebagian besar pasien juga memiliki kondisi fisik lain, sehingga memerlukan bantuan orang-orang di sekitarnya untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, seperti merawat diri mereka sendiri.

Walaupun tidak bisa disembuhkan, gejala Alzheimer masih bisa dikelola dengan pengobatan dan terapi. Namun, perawatan untuk pasien tidak sembarangan diberikan. Perawatan harus disesuaikan dengan kondisi tubuh pasien, seberapa parah penyakit, seberapa ampuh obat bekerja, dan adakah pengasuh atau orang yang memang fokus untuk merawatnya.

Kembali ke poin pertama, benarkah jika bermain boneka bisa membantu atasi pikun pada lansia?

Related image
comunitaitaliana.com

Terapi yang sedang dikembangkan untuk mengatasi gejala alzheimer, atau pikun pada lansia adalah terapi boneka. Di berbagai negara maju, rumah perawatan untuk lansia yang mengidap Alzheimer telah menggunakan cara ini untuk menenangkan pasien. Faktanya, boneka yang biasanya menjadi mainan anak-anak ini, diyakini memberikan efek yang baik pada pasien alzheimer, atau pikun pada lansia.

Dilansir dari WebMD, Ruth Drew, direktur informasi, layanan dan dukungan untuk Alzheimer’s Association berkata, “Banyak orang dengan Alzheimer merasa bosan dan mungkin menjadi depresi, gelisah, atau tidak bahagia, karena mereka tidak terlibat dalam banyak kegiatan,”

Nah, boneka inilah yang bisa memperbaiki suasana hati pasien, menenangkan mereka dari kegelisahan, dan memberi rasa persahabatan, saat pasien merasa terisolasi dengan orang di sekitar yang sulit ia ingat.

Selain itu, bermain boneka juga membuat lansia yang tidak dapat berpartisipasi dalam banyak kegiatan, merasa dibutuhkan dan berguna, karena bertanggung jawab dalam merawat boneka. Apalagi boneka juga mengurangi rasa kesepian pasien, dengan membawa kembali kenangan indah mereka saat menjadi orangtua.

Sayangnya, penelitian ini masih punya banyak PR. Karena, hanya pasien wanita yang bisa melakukannya, dan ada pula yang tidak setuju jika terapi boneka bisa mengatasi pikun pada lansia. Kebanyakan keluarga pasien merasa khawatir dengan bagaimana tanggapan orang di sekitarnya. Mereka merasa bahwa boneka adalah mainan untuk anak-anak, dan tidak cocok untuk dijadikan terapi pada pasien yang sudah lanjut usia.

Selain itu, kemungkinan lain dari terapi boneka untuk mengatasi pikun pada lansia juga bisa memperburuk kondisi pasien. Misalnya, pasien yang sudah sangat terikat dengan boneka, akan mengalami kecemasan saat bonekanya rusak, atau tidak berada di dekatnya.

Jadi, mereka lebih memilih untuk meningkatkan fungsi otak dan meringankan gejala Alzheimer dengan mendekatkan pasien pada agama, atau seni dan musik, sebagai terapi. Bahkan masih banyak kegiatan lain yang bisa dijadikan terapi, seperti berkebun, menari, atau memelihara binatang kesayangan.

Related image
thenewsleaders.com

Namun, ilmuan juga tidak melarang jika pasien tetap ingin melakukan terapi boneka. Selama boneka bisa membantu mengatasi pikun pada lansia, dan memberikan kenyamanan pada pasien.

Baca Juga: 6 Kebiasaan Sederhana yang Bisa Mempertajam Ingatan!

Terlebih, cara ini termasuk aman untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan Alzheimer, meskipun penelitian yang ada tidak menunjukkan bukti yang kuat. Terpenting adalah peran keluarga untuk selalu mendukung dan berada di samping mereka; pasien Alzheimer.

Semangat terus, ya. Percayalah jika kasih sayang Tuhan akan senantiasa ada di tengah-tengah kalian. Aamiin.

LEAVE A REPLY