Menyeramkan! 6 Perubahan Tampilan Tubuh Akibat Merokok

0
18 views
beautynaturaleuk.wordpress.com

Gulalives.co – Siapa sih yang tidak menyadari jika kebiasaan merokok membawa banyak dampak buruk? Baik bagi perokok, pun orang di sekitarnya. Namun, entah kenapa perokok tetap dekat dengan barang tanpa manfaat satu ini. Padahal, bukan cuma menimbulkan penyakit kronis, tanpa disadari dampaknya pun akan menimbulkan perubahan tampilan tubuh akibat merokok, dari ujung kepala sampai kaki!

Image result for effects of smoking on appearance
skincareorg.com

Gigi Kuning

Merokok juga akan memberikanmu peluang besar untuk terkena masalah gigi dan mulut, seperti kanker mulut, sebagai efek samping yang paling parah. Namun, kamu juga tidak bisa meremehkan perubahan tampilan tubuh akibat merokok awal pada gigi dan mulut, yakni warna gigi yang menguning.

Selain itu, sebuah penelitian dari Journal of Clinical Periodontology, menemukan bahwa saat kamu merokok, maka kamu memiliki risiko 6 kali lebih besar untuk mengalami penyakit gusi. Jika tidak dicegah atau diobati sedini mungkin, masalah pada gusi bisa mengakibatkan kerusakan pada gigi, hingga copot!

Warna Rambut Berubah dan Rontok

Siapa bilang rambut rontok hanya disebabkan oleh stres dan kesalahan dalam merawat rambut? Faktanya, hobi mengisap batang rokok setiap hari juga dapat merusak kesehatan rambut.

Karena rokok mengandung zat kimia beracun dan radikal bebas yang akan melemahkan sel-sel serta folikel rambut. Selain membuat rambut menjadi lebih rapuh dan mudah rontok, perokok aktif juga cenderung lebih cepat mengalami perubahan warna rambut, dibandingkan orang yang tidak merokok.

Keriput dan Kantung Mata

Penelitian yang dipublikasikan oleh American College of Chest Physicians, dikutip dari Science Daily, menyebutkan bahwa mayoritas perokok lebih susah tidur dengan nyenyak, daripada mereka yang tidak merokok. Bahkan, kalau kamu merokok, maka waktu tidur harian pun biasanya menjadi kurang optimal.

Dan lambat laun, hal ini akan mengakibatkan perubahan tampilan tubuh akibat merokok, yakni timbulnya efek samping khas dari kurang tidur, kantung mata dan lingkaran gelap di sekitar mata.

Tidak berhenti sampai di situ, bahan kimia yang terdapat dalam setiap batang rokok pun dapat merusak struktur kulit, sekaligus pembuluh darah di sekitar mata. Kamu pernah mengamati adanya kerutan atau garis-garis halus di sekitar mata? Jika kamu perokok, ini menjadi salah satu dampak dari kebiasaan burukmu itu untuk kulit.

Baca Juga: 9 Rahasia Kulit Putih dan Mulus Ala Cewek Korea

Kulit Kusam

Coba lihat kulit para perokok, sebersih apa pun gaya hidupnya, kebiasaan mereka secara tidak langsung akan menyerap nutrisi penting dalam tubuh seperti vitamin C, yang seharusnya berfungsi untuk melindungi sekaligus memperbaiki kulit yang rusak.

Kandungan nikotin nyatanya juga bisa menghalangi laju aliran darah, dan karbon monoksida dalam asap rokok, dengan mudahnya bercampur bersama oksigen di dalam kulit. Maka tak perlu waktu lama, semua dampak dari merokok ini akan membuat perubahan tampilan tubuh akibat merokok, dan menjadikan kulit kering serta kusam.

Tampak Lebih Tua dari Usia

Sebaik apa pun upayamu dalam merawat kulit, garis halus atau kerutan di wajah akan tetap muncul bila kamu masih hobi merokok. Para pakar kesehatan pun meyakini bahwa merokok bisa mempercepat penuaan.

Sehingga perokok aktif biasanya akan terlihat sekitar 1,5 hingga 2 tahun lebih tua daripada usia aslinya. Karena kandungan zat-zat dalam rokok, termasuk nikotin, akan menghasilkan keriput dini di wajah. Mulai dari dahi, mata, bibir, hingga menjalar ke bagian leher dan dada.

Kuku Kuning

Perubahan tampilan tubuh akibat merokok yang terakhir adalah warna kuku yang tidak lagi berwarna merah muda, melainkan menjadi kuning. Lagi-lagi, ini akibat pengaruh dari bahan kimia berbahaya yang diperoleh setiap kali seseorang mengisap batang rokok.

Related image
integratedmind.com.au

Penyesalan adalah kata yang paling banyak digunakan para perokok dalam hidup mereka, setelah mengalami sakit karena kebiasaannya ini. Terserah, kamu ingin menjadi orang yang berusaha menghentikan kebiasaan buruk ini, atau justru ikut menyesal setelah semuanya terlambat?

LEAVE A REPLY