Waspada dengan 5 Perubahan Puting Payudara Ini!

0
429 views
health.com

Gulalives.co – Wanita sudah pasti menjaga kesehatan tubuhnya, terlebih pada bagian payudara dan bagian intim lainnya. Namun, sayangnya masih ada sebagian besar dari kita yang kerap abai dengan perubahan puting payudara, yang nyatanya layak mendapatkan kewaspadaan ekstra. Apa penyebab terjadinya perubahan puting payudara? Dan, apa saja tanda-tanda dari perubahan puting payudara?

Related image
healthline.com

Sama halnya dengan payudara, puting payudara juga memiliki ketidaksamaan antara yang kanan dan kiri; ukurannya bisa berbeda. Namun, di luar hal wajar itu, ada kalanya puting payudara dapat menunjukkan perubahan yang tidak biasa. Lantas, apa saja penyebab yang membuat perubahan puting payudara?

Siklus Menstruasi

Bentuk payudara yang berubah saat tidak sedang hamil, biasanya disebabkan oleh siklus menstruasi atau karena terdapat benjolan seperti fibroadenoma dan papilloma intraduktal, tentunya ini bukan disebabkan oleh kanker. Karena, kondisi ini biasanya tidak terlalu parah.

Efek Menopause

Selain itu, puting juga bisa mengeluarkan cairan yang berwarna abu-abu, bahkan kehijauan, dengan tekstur yang tebal dan lengket. Namun, tak perlu khawatir, karena ini merupakan kondisi normal yang biasanya terjadi saat menopause. Hal ini disebabkan karena di masa menopause, saluran susu akan tersumbat.

Baca Juga: Darah Haid Kamu Berwarna Coklat? Harus Tahu, ini Penyebabnya

Sehingga menyebabkan terjadinya pembengkakan, dan keluarlah cairan tersebut. Tapi kalau salah satu atau kedua puting payudara mengeluarkan cairan darah, kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter, ya. Karena ini merupakan salah satu pertanda kanker. Dan, apa saja perubahan puting payudara yang perlu kamu waspadai?

Terasa Nyeri

Rasa nyeri pada puting susu, normalnya terjadi selama masa kehamilan, pun siklus menstruasi. Namun, jika terjadi di luar masa-masa itu, maka kamu perlu segera periksakan kondisi kesehatan ke dokter.

Intinya, jangan pernah mengabaikan rasa nyeri bahkan sakit yang menyerang payudara. Jika muncul perubahan puting payudara yang terlihat tidak normal, kamu patut curiga dengan masalah kesehatan. Jadi, lebih baik lakukan deteksi dini untuk mencegah masalah pada payudara semakin berkembang, dan terlambat diatasi.

Berubah Ukuran

Wanita yang sedang memasuki siklus menstruasi, sedang hamil, atau menyusui, memang akan mengalami perubahan ukuran payudara. Kondisi ini normal, karena ukuran payudara biasanya akan kembali seperti semula setelah fase-fase tersebut sudah lewat.

Namun, kamu disarankan untuk waspada, jika perubahan puting payudara yang membesar terlihat tidak normal. Pasalnya, kanker payudara bisa membuat ukuran payudara berubah menjadi tidak simetris, baik secara bertahap, pun tiba-tiba.

Selain kanker, kondisi kesehatan lainnya yang juga bisa mengakibatkan payudara menjadi besar sebelah adalah mastitis, yakni infeksi pada jaringan payudara yang sering terjadi pada ibu menyusui.

Kamu bisa mengetahui perubahan ukuran payudara yang tidak normal ini dengan memperhatikannya, ketika bra yang biasa kamu kenakan sudah tidak pas lagi atau terasa lebih ketat, sehingga tidak nyaman dipakai.

Puting Masuk ke dalam

Setiap wanita mempunyai bentuk puting yang berbeda-beda. Biasanya, puting memang menonjol ke luar. Namun, ada juga sebagian wanita yang memiliki puting yang masuk ke dalam (inverted).

Bila kondisi puting seperti ini sudah terjadi sejak lahir (bukan secara tiba-tiba), maka tentu bukan masalah. Namun, bila kamu memiliki puting yang menonjol ke luar sejak lahir, tapi tiba-tiba berubah menjadi masuk ke dalam, terutama jika kondisi ini terjadi pada salah satu payudara saja.

Maka kamu disarankan untuk memeriksakan diri ke dokter, untuk memastikan apakah perubahan puting payudara tersebut normal, atau menandakan adanya masalah kesehatan tertentu.

Warna dan Tekstur Berubah

Bagi wanita yang akan memasuki waktu menyusui, biasanya akan mengalami perubahan puting payudara, yakni warna dan teksturnya, pun areola akan berubah menjadi lebih gelap dan besar, secara bertahap. Ini disebabkan karena perubahan hormon dalam tubuh.

Namun, jika kondisi ini terjadi saat kamu tidak sedang hamil, dan disertai dengan gejala lainnya seperti penebalan, pembengkakan atau peradangan pada puting, dan areola, bisa jadi ini adalah perubahan yang harus kamu waspadai. Segera periksakan diri ke dokter adalah jalan terbaik.

Terdapat Benjolan (Areola)

Kamu juga perlu waspada untuk perubahan puting payudara, ketika menemukan benjolan yang tidak biasa di area sekitar puting dan areola. Kondisi ini tidak terlalu berbahaya bila disebabkan oleh saluran susu yang tersumbat, papilloma intraduktal, pun infeksi ringan.

Image result for healthy nipple
everydayhealth.com

Namun, yang menjadi masalah adalah jika perubahan puting tersebut disebabkan karena kanker payudara non-invasif, atau karsinoma duktal in situ (DCIS), yakni adanya sel-sel abnormal dalam lapisan saluran payudara.

Jadi, kamu harus lebih peka lagi ya dengan perubahan puting payudara sendiri.

LEAVE A REPLY