Pernikahan Sesama Jenis (Kcur.org)

Gulalives.com, Depok– Sekitar 17 negara kini telah melegalkan pernikahan sesama jenis. Negara yang pertama kali melegalkan pernikahan sesama jenis adalah Belanda pada tahun 1996. Dan hal tersebut didukung oleh banyak pihak. Amerika pun pada tahun lalu telah melegalkan pernikahan sesama jenis di Negara tersebut.

Para penganut pernikahan sesama jenis adalah mereka yang tergabung dalam golongan Lesbi, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Negara-negara yang menyetujuinya pernikahan sesama jenis beranggapan bahwa hal tersebut demi Hak Asasi Manusia (HAM).

Wabah LGBT memang merambat hingga seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia telah beberapa kali terdapat berita yang mengatakan telah terjadinya pernikahan sesama jenis. Bahkan para pelaku saat ini sudah secara terang-terangan melakukan penyimpangan seksual di depan umum. Para penganut LGBT di Indonesia juga sangat ingin diakui keberadaanya oleh masyarakat normal.

Bagi para penganut LGBT, ketika mereka melakukan hubungan sesama jenis, akan beresiko tinggi untuk mengalami penyakit yang berbahaya bagi diri mereka. Mungkin itulah yang menjadikan Islam sangat melarang pernikahan sesama jenis. Dalam Islam fitrah seorang manusia adalah berpasangan antara laki-laki dan perempuan.

Ini dia beberapa penyakit berbahaya yang sangat mungkin terjadi pada pasangan sesama jenis.

#1. Kanker Anal (Dubur)

Kanker anal adalah kanker yang terjadi pada anus atau dubur. Di dalam dubur akan timbul sel-sel yang akan menyebabkan kanker. Hal ini bisa menjadi kanker ganas.

Jika bagi para penganut pernikahan sesama jenis, kanker anal sangat beresiko terjadi. Mereka suka melakukan hubungan seksual melalui anus, sehingga menyebabkan terjadinya HPV (Human Papillomavirus). Tak heran jika para pasangan sesama jenis akan mengalami resiko tinggi untuk terkena kanker anal.

Gejalanya terjadi jika terdapat pendarahan ataupun keluarnya cairan dari anus yang berbentuk seperti jelly. Dan ini bisa terjadi akibat adanya benjolan disekitar anus.

Kasus kanker anal telah terbukti ditemukan pada pria gay yang positif terkena HIV. Tingkat tertinggi kedua adalah yang terdampak terkena kanker anak adalah para pria gay yang tidak terjangkit HIV.

#2. Sifilis atau Raja Singa

Penyakit ini merupakan penyakit yang menular seksual yang sangat berbahaya. Karena sifilis dapat menganggu kerja dan fungsi otak, serta organ tubuh lainnya. Terjadinya disebabkan oleh bakteri treponema palidium. Bakteri ini masuk ke dalam tubuh manusia melalu lendir yang terdapat di mulut, vagina, atau alat kelamin pria.

Dengan seringnya bergonta ganti pasangan, maka akan mudah menjadi terjadinya penyebab penyakit ini. Dan juga terjadi pada pasangan sesama jenis.

#3. Kanker Mulut

Kanker mulut seringkali disebabkan oleh kebiasaan merokok. Namun pertumbuhan penyakit ini sangat mengherankan karena jumlah pengidap kanker mulut tumbuh hingga 225 persen pada tahun 1974. Menurut penelitian yang dilakukan oleh New England Journal of Medicine, kanker mulut sangat beresiko bagi orang yang sering melakukan oral seks dengan enam atau lebih partner seks yang berbeda, dan hal ini sering dilakukan oleh para gay, yang suka bertukar pasangan seks.

#4. Kanker Pada Lesbian

Bagi para wanita lesbi, mereka memiliki kesehatan yang lebih jelek dibandingkan para wanita heteroseksual sesudah melewati kanker. Selain itu para lesbi memiliki kekebalan tubuh yang rendah terhadap kanker. Hal ini karena disebabkan oleh depresi dan tekanan mental yang terjadi pada wanita lesbi.

Kanker ini juga sulit untuk di deteksi, karena para lesbi sangat jarang untuk berkonsultasi kepada dokter. Mungkin mereka takut sang dokter tidak mau menerima mereka sebagai pasien.

#5. Radang Selaput Otak (meningitis)

Meningitis terjadi akibat beberapa hal seperti infeksi mikroorganisme, penyakit radang, kanker hingga konsumsi obat-obatan tertentu. Beberapa waktu lalu di New York terjadi wabah radang selaput otak yang disebabkan oleh hubungan sesama jenis.

Bakteri meningitis menginfeksi selaput otak yang di namai meningen sehingga terjadi peradangan pada otak. Jika tidak ditangani dengan segera dapat menyebabkan kematian.

#6. HIV/AIDS

Hubungan yang bebas sering dihubungkan dengan penularan virus HIV dan AIDS, seperti bergonta-ganti pasangan seks. Ternyata kaum LGBT akan beresiko tinggi mengalami penyakit HIV/AIDS.

Penyakit tersebut mungkin akan terjadi bagi pasangan sesama jenis. Lebih baik Anda menghindar dari sekarang untuk tidak melakukan hubungan sesama jenis. Mungkin hal tersebut yang menjadi alasan Islam melarang umatnya melakukan hubungan sesama jenis, karena lebih besar mudharatnya.

LEAVE A REPLY