9 Langkah Penting dalam Mempersiapkan Pernikahan Islami

0
82 views
videoblocks.com

Gulalives.co – Pernikahan adalah hal yang diberkahi, mulai dari pencarian pasangan yang baik (mencari dengan cara yang tidak diharamkan), yakni tidak melaui pacaran, melainkan dengan ta’aruf, cara yang dibenarkan dalam Islam. Setelah itu, menggelar resepsi pernikahan atau walimah yang disunnahkan dalam Islam, dengan sederhana. Jadi, untuk kamu yang ingin mendapatkan keberkahan acara walimahan, laksanakanlah pernikahan Islami, sesuai syariat Islam, yakni dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini:

Undangan Sederhana

Related image
pernikpernikahan.com

Undangan acara walimahan, adalah hal yang setelah dibaca dan selesai hari H, biasanya akan dibuang begitu saja. Maka, hindari penggunaan ayat suci Al-Qur’an dalam bahasa arab, lebih baik membuat terjemahannya saja.

Disarankan juga untuk membuat undangan yang bisa dimanfaatkan kembali, seperti dalam bentuk kalender, kipas, dompet, booklet, dan lain sebagainya. Jika ingin berhemat, cukup membuat undangan versi digital. Intinya, dalam pernikahan Islami, sangat disarankan untuk membuat undangan sesederhana mungkin.

Tidak Mengundang Secara Terbuka di Media Sosial

Image result for Tidak Mengundang Secara Terbuka di Media Sosial
progresstech.co.id

Sebaiknya, jika kamu ingin mengadakan pernikahan Islami, dianjurkan untuk tidak memajang undangan secara terbuka di media sosial, karena hal ini membuat kamu seolah-olah mengundang siapa saja yang membacanya. Kalaupun kamu ingin minta doa restu teman di dunia maya, sebaiknya cukup berupa status atau pengumuman akan diselenggarakannya pernikahan tersebut, bukan berupa undangan.

Mewajibkan Tamu Undangan Menutup Aurat

Image result for Mewajibakan Tamu Undangan Menutup Aurat
just4th.blogspot.co.id

Walimah adalah wujud pelaksanaan hukum syara’, sehingga tidak boleh ada peluang sedikitpun untuk melanggar hukum syara’ itu sendiri. Agar tidak menyinggung perasaan yang diundang, cantumkan kalimat yang baik, agar hadirin mengenakan busana sesuai syariah Islam. Demikian pula jika menghendaki tema tertentu tentang pakaian, boleh-boleh saja, seperti mencantumkan “Dresscode: busana Muslim dengan warna pastel”, dan lain sebagainya.

Memisahkan Tempat Duduk Laki-Laki dan Perempuan

Related image
tribunnews.com

Beritahukan juga dalam undangan, bahwa nanti mereka akan dipisah tempat duduk antara tamu laki-laki dan tamu wanita. Sehingga, tidak membuat mereka terkejut, bingung, protes, atau bahkan merasa tidak nyaman. Karena tidak semua tamu paham akan syariah Islam. Jadi, untuk kamu yang ingin mengadakan pernikahan Islami, jangan lupa untuk mencantumkan informasi ini pada undangan pernikahan, ya.

Baca Juga: 35 Gambar Kaligrafi Islami Untuk Wallpaper dan Khat Kaligrafi yang Populer

Prioritas Undangan untuk Orang Shalih dan Bertaqwa

Related image
blogspot.com

Sudah sepantasnya mempelai mengundang kaum Muslimin yang shalih. Sebab, kehadiran mereka bisa memberikan doa restu kepada kita sebagai pengantin, agar pernikahan diberkahi. Orang shalih juga tidak akan berbuat onar atau merusak acara pernikahan kita, mereka juga tidak akan sibuk mengomentari hal-hal yang tak perlu, seperti makanan yang kurang mewah, baju pengantin yang biasa saja, sampai dekor yang sangat sederhana. Bagi mereka, pernikahan Islami adalah sebenar-benarnya kebaikan.

Menyediakan Makanan Halal dan Sesuai Kapasitas

Related image
airyrooms.com

Tidak hanya bahan makanan saja yang harus halal, tetapi proses pembuatannya pun demikian. Artinya, kita harus memilih katering yang sudah terbiasa menyediakan dan memproses makanan secara halal.

Kita perlu mengetahui bagaimana cara mereka menyiapkan makanan halal, serta bahan apa saja yang dianggap haram. Pengetahuan ini juga akan berguna jika kita telah menikah. Karena untuk menjadi istri yang baik dan disayang suami adalah saat kita bisa pintar menyiapkan makanan halal bagi keluarga.

Jangan terlalu pelit, jangan pula terlalu berlebihan menyajikan makanan. Semakin banyak jenis makanan yang disediakan, semakin mubazir. Karena, biasanya tamu ingin mencicipi segala jenis makanan, tetapi tidak dihabiskan.

Maka, yang penting disediakan dalam pernikahan Islami adalah sesuai kapasitas undangan, sehingga tidak ada tamu yang tidak kebagian makanan, meski hanya penganan yang sederhana.

Prioritaskan Lokasi di Masjid

Related image
ikahwin.my

Rasulullah bersabda, “Umumkanlah pernikahan ini, adakanlah di masjid, dan meriahkanlah dengan pukulan rebana.” (HR Ahmad dan Tirmidzi).

Masjid adalah tempat untuk bersujud kaum muslimin, tapi masjid juga dijadikan untuk keperluan kaum muslimin, di antaranya adalah untuk walimah. Maka, dengan mengadakan pernikahan Islami di masjid, diharapkan keberkahan senantiasa ada di tiap sudutnya.

Tidak Mengharapkan Hadiah

Image result for Tidak Mengharapkan Hadiah pernikahan
bp-guide.id

Memberi hadiah pada pengantin sebenarnya bersifat sukarela, tapi hal ini telah menjadi tradisi sejak lama. Sebenarnya, banyak orang yang memaksakan diri untuk memberikanhadiah saat mereka sendiri sedang tidak mampu, karena merasa terikat dengan tradisi tadi.

Padahal, ini menjadi bertentangan dengan ajaran agama, karena ada unsur menyusahkan orang lain. Jadi, kalau kamu ingin menggelar pernikahan Islami, belajarlah untuk ikhlas, tekankan pada para undangan untuk tidak wajib memberi hadiah, yang diharapkan adalah kehadiran dan doa restunya.

Pastikan Pernikahan Direstui Keluarga

Image result for restu pernikahan islami
bebasgaya.com

Dalam ajaran Islam, restu orang tua adalah hal yang penting untuk memulai pernikahan. Maka, pastikan jika pernikahan Islami yang akan kamu jalani benar-benar sudah mendapat restu orang tua, dan mereka sudah rela serta ikhlas anaknya menjalani kehidupan dengan orang lain, yaitu pasangan hidupmu.

Acara walimanan dalam Islam adalah ungkapan syukur pada Allah. Sederhana, tidak berbelit, apalagi memberatkan. Adapun memberi hadiah pada walimahan, bukan kewajiban, tapi mubah saja memberikannya. Bahkan jika mempelai tidak mampu mengadakan walimahan, justru kaum muslimin disunnahkan menyumbang agar mampu mengadakan walimah meski sederhana.

LEAVE A REPLY