Ini Perbandingan Layanan Taksi Uber dengan Taksi Biasa

Gulalives.com, JAKARTA – Hari ini, Selasa (22/3/2016, Demo angkutan umum membuat jalan di Jakarta semarak. Sejumlah ruas jalan dikuasai sopir taksi. Dari ketinggian gedung BEJ terlihat konvoi sopir taksi di ruas jalan di Sudirman. Kemudian di ruas MT Haryono taksi menguasai seluruh jalan. Para pengemudi taksi dari Lapangan Silang Monas mulai berunjuk rasa menuju Balai Kota. Mereka meminta agar Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok) untuk menutup layanan taksi berbasis online.

uberSalah satu jenis taksi online atau taksi uber adalah GrabTaxi. GrabTaxi  adalah sebuah perusahaan aplikasi penyewaan taksi yang berasal dari Malaysia. Ia didirikan pada tahun 2012 oleh 2 orang lulusan Harvard yang bernama Anthony Tan dan Tan Hooi Ling dengan nama MyTeksi. Saat ini, GrabTaxi telah beroperasi di 16 kota besar yang berada di Malaysia, Singapura, Thailand, Vietnam, Filipina, dan tentu saja Indonesia, dengan total pengemudi yang mencapai angka 50.000 orang.

Tidak mengherankan memang ketika GrabTaxi akhirnya memutuskan untuk mengembangkan sayap bisnisnya hingga ke Indonesia. Menurut data yang dirilis oleh website statistik terkemuka, Euromonitor, kebutuhan masyarakat Indonesia akan taksi kian lama kian bertambah.

uber taxiHal ini terjadi karena perkembangan kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Medan, yang tidak diikuti dengan perkembangan sistem transportasi umum yang baik. Berkat semua data-data tersebut, GrabTaxi pun memutuskan untuk mulai beroperasi sejak beberapa bulan yang lalu di ibu kota, DKI Jakarta. Namun berkembangnya taksi uber ini membuat para sipur taksi biasa kecewa berat dan menggelar unjuk rasa pada hari ini.

Sebenarnya mengapa para pengemudi taksi biasa tersebut begitu gerah dengan keberadaan taksi online? Berikut perbandingan layanan taksi biasa dengan taksi online versi Gulalives.com, Selasa (22/3/2016).

1. Cara Panggil

taxi uberPerlu diketahui, bahwa jika taksi umum biasanya disewa dengan cara tradisional, seperti menunggu di tepi jalan atau melalui panggilan telepon, maka penggunaan jasa Uber hanya dapat dilakukan melalui layanan aplikasi dari Uber. Lewat aplikasi ini, para calon pengguna akan melakukan semua opsi, seperti pemilihan kendaraan, area penjemputan, tujuan perjalanan hingga pembayaran ongkos perjalanan.

2. Metode Pembayaran

grab taxkiPembayaran di Uber adalah cashless. Argo ditagihkan langsung ke kartu kredit. Penumpang tidak perlu bayar tunai. Ini memecahkan satu masalah yang kerap saya hadapi saat naik taksi. Tidak adanya kembalian atau uang receh karena pembayaran yang harus cash.

Pada taksi reguler atau umum lazimnya dilakukan pembayaran dengan uang tunai ataupun voucher dari perusahaan taksi yang bersangkutan. Sebaliknya, layanan Uber hanya menerima pembayaran secara online melalui kartu kredit. Di dalam kendaraan Uber dapat dipastikan tak akan ada transaksi yang melibatkan uang tunai fisik, termasuk pemberian tip.

3. Tarif Taksi

grabtacxiPerlu diketahui, bahwa pada taksi reguler, tarif dihitung berdasarkan argo yang terpampang di dalam kendaraan kemanapun jaraknya. Ongkos buka pintu taksi tarif atas di Jakarta berkisar Rp 30 ribu.

Dengan layanan Uber, minimal biaya perjalanan dikenakan Rp 30 ribu. Selanjutnya akan dikenakan tarif perjalanan berdasarkan waktu atau kilometer layaknya taksi reguler. Uber turut memberlakukan tarif flat untuk rute tertentu, contohnya perjalanan ke Bandara Soekarno-Hatta yang dikenai tarif Rp 200 ribu.

4. Jenis Kendaraan

grabcarBaik taksi reguler ataupun Uber menggunakan kendaraan roda empat. Bedanya, taksi reguler berplat kuning yang resmi menjadi peruntukan kendaraan umum. Selain itu, taksi umum pun memiliki ciri khas yang mudah dikenali karena berkelir dan logo seragam.

Layanan transportasi dari Uber menggunakan kendaraan yang dapat dipilih oleh calon pengguna. Kendaraan-kendaraan tersebut antara lain Toyota Innova, Alphard dan Hyundai Sonata. Perbedaannya yang paling mencolok, kendaraan-kendaraan Uber menggunakan plat nomor hitam, yang menurut peraturan adalah kendaraan milik dan peruntukan pribadi.

5. Rute Perjalanan

graabUmumnya, taksi biasa memiliki rute perjalanan yang tak terbatas jarak. Layanan Uber difokuskan hanya wilayah Jakarta dan tak tersedia di kota lain di Indonesia. Rutenya pun hanya terbatas di beberapa wilayah ibukota dan terutama berfokus pada wilayah CBD (Central Business District) atau pusat bisnis.

6. Keamanan

gractaxiTidak adanya uang, karena pembayaran yang menggunakan kartu kredit, membuat tingkat keamanan di Uber relatif terjamin. Tidak hanya buat penumpang, pembayaran cashless ini juga melindungi pengemudi. Siapa perampok yang ingin ambil risiko jika dia tahu tidak ada uang di mobil. (DP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here