Penyebab Tetanus dan Cara Penularannya

immunizationinfo.com

Gulalives.co – Apa benar jika penyebab tetanus hanya karena seseorang menginjak paku di tanah? Tetanus adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri Clostridium tetani. Dan, bakteri ini memiliki spora untuk berkembang biak, sehingga mampu bertahan dalam waktu yang lama di luar tubuh. Saat bakteri ini masuk ke dalam tubuh, spora pun akan berkembang biak dengan cepat, dan melepaskan racun yang disebut tetanospasmin ke aliran darah. Racun ini pun menjadi penyebab tetanus, dan cepat menyebar ke seluruh tubuh, hingga dapat merusak otak serta sistem saraf.

Related image
verywellhealth.com

Tetanospasmin akan mengganggu sinyal yang bergerak dari otak ke saraf sumsum tulang belakang, hingga ke otot. Akibatnya, akan menyebabkan kejang dan kekakuan otot. Kasus berat dari tetanus bisa membuat penderitanya berhenti bernapas, hingga meninggal.

Baca Juga: 6 Penyebab Stroke Menyerang di Usia Muda

Berapa pun usianya, semua orang bisa terkena gejala tetanus. Namun, tetanus biasanya akan menjadi sangat serius jika menyerang bayi yang baru lahir. Tetanus neonatal biasanya berasal dari infeksi, saat memutus tali pusat bayi yang baru lahir.

Lantas, bagaimana bakteri tetanus bisa masuk ke dalam tubuh?

Bakteri tetanus bisa ditemukan di setiap tempat. Spora bakteri C. tetani ada di mana saja, di siktar kita. Namun, yang paling banyak memang terdapat pada tanah dan feses hewan. Bakteri bisa masuk ke dalam tubuh melalui luka terbuka atau terkena tusukan benda tajam yang sudah terkontaminasi, seperti tertusuk paku.

Bakteri tetanus akan masuk ke dalam tubuh, dan spora berkembang biak menjadi bakteri baru, dan mengumpul dalam luka. Nah, kumpulan bakteri ini yang nantinya akan menghasilkan racun, dan menyerang saraf motorik penderitanya, hingga langsung menjadi penyebab tetanus.

Bagaimana cara umum penularan tetanus bisa terjadi?

  • Luka yang terkontaminasi dengan air liur atau kotoran,
  • Luka yang disebabkan oleh benda menusuk kulit seperti paku, serpihan kaca, jarum,
  • Luka bakar,
  • Luka yang dipencet, dan
  • Cedera dengan jaringan yang mati.

Namun, ada pula cara penularan tetanus yang jarang, tapi tetap mungkin terjadi, yakni:

Related image
dogbitesohio.com
  • Prosedur operasi,
  • Luka dangkal (misalnya goresan),
  • Gigitan serangga,
  • Penggunaan obat infus,
  • Suntikan ke otot, dan
  • Infeksi gigi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here