Sering Pingsan? Ternyata ini 5 Kondisi yang Menjadi Penyebabnya

netdoctor.co.uk

Gulalives.co – Pingsan adalah hilangnya kesadaran sementara yang terjadi secara tiba-tiba dan sering menyebabkan orang terjatuh. Kondisi yang memiliki istilah medis ‘sinkop’ ini biasa terjadi dan cenderung dialami oleh orang-orang berusia 40 tahun ke bawah. Sedangkan jika terjadi pada orang dengan usia 40 tahun ke atas, maka diperlukan pemeriksaan dokter lebih lanjut. Karena, bisa mengindikasikan adanya masalah kesehatan yang serius. Namun, tahukah kamu jika ternyata ada 5 kondisi yang menjadi penyebab seseorang sering pingsan?

Related image
medicaldaily.com

Pingsan dapat terjadi saat seseorang duduk, berdiri, atau karena terlalu cepat bangkit. Orang yang mengalami kondisi ini cenderung tidak akan merasakan gejala apa pun sebelum kehilangan kesadaran. Jika pun ada gejala awal, biasanya berupa:

  • Keringat dingin.
  • Menguap.
  • Mual.
  • Linglung.
  • Tubuh limbung
  • Pandangan kabur.
  • Telinga berdenging.

Kesadaran penderita akan kembali dalam waktu singkat, biasanya dalam beberapa detik. Jika ada orang yang tidak kunjung sadar setelah 1 hingga 2 menit, dianjurkan untuk segera menghubungi rumah sakit.

Setelah tersadar, biasanya orang yang baru saja pingsan akan merasa kebingungan, disertai lemas selama kurang lebih 30 menit. Selain itu, kadang mereka juga tidak bisa mengingat apa yang dilakukannya sebelum mengalami pingsan. Lantas, apa saja kondisi yang bisa menyebabkan seseorang sering pingsan?

Dehidrasi

Dehidrasi terjadi ketika cairan tubuh yang hilang lebih dari yang sudah kamu minum. Kondisi ini bisa menjadi penyebab seseorang sering pingsan, karena saat air yang hilang terlalu banyak, maka organ, sel, dan jaringan gagal berfungsi sebagaimana mestinya.

Selain itu, tekanan darah pun akan menurun dan menjadi tidak stabil. Sehingga tubuh menghasilkan lebih sedikit darah dan oksigen untuk disalurkan ke otak. Akibatnya, secara tiba-tiba kamu akan hilang kesadaran. Berikut adalah orang yang rentan terkena dehidrasi:

  • Atlet,
  • Pekerja yang terpapar panas dalam jumlah berlebih,
  • Orang dengan penyakit kronis, dan
  • Orang yang tinggal di dataran tinggi.

Hiperventilasi

Hiperventilasi adalah kondisi saat kamu bernapas dengan sangat cepat. Padahal, pernapasan yang sehat terjadi ketika oksigen dan karbondioksida masuk serta keluar secara seimbang.

Maka, ketika kamu mengalami hiperventilasi, keseimbangan pun menjadi terganggu. Kamu akan mengeluarkan karbondioksida terlalu banyak, dan membuat pembuluh yang memasok darah ke otak, menyempit.

Penurunan suplai darah ke otak ini pada akhirnya membuat kepala terasa ringan, kesemutan, hingga hilang kesadaran. Pada beberapa orang, hiperventilasi terjadi sebagai respon panik terhadap rasa takut, stres, atau fobia.

Sementara pada sebagian lainnya, kondisi ini terjadi sebagai respon tubuh terhadap keadaan emosional seperti depresi, kecemasan, dan juga kemarahan. Penyebab lain dari hiperventilasi yang membuat seseorang sering pingsan adalah penggunaan stimulan, rasa sakit yang cukup parah, infeksi paru, hingga ketoasidosis diabetik.

Baca Juga: 8 Penyebab Serangan Jantung yang Kerap Diabaikan

Kadar Gula Darah Terlalu Rendah

Kadar gula darah yang terlalu rendah di dalam tubuh (hipoglikemia) juga bisa menjadi penyebab seseorang sering pingsan. Bahkan jika dibiarkan, selain pingsan kondisi ini akan menyebabkan kamu mengalami kejang, hingga koma.

Hal ini disebabkan karena kadar gula darah yang terlalu rendah, sehingga tubuh tidak mendapatkan energi untuk melakukan berbagai fungsi organ.

Kondisi ini biasanya terjadi pada orang yang menggunakan insulin atau pada pasien diabetes, tapi tidak mendapat asupan yang cukup. Akibatnya, kadar gula bisa menurun drastis hingga berada di bawah 70 mg/dL.

Masalah Jantung

Aritmia (detak jantung tidak normal), stenosis (penyumbatan katup jantung), dan juga hipertensi (tekanan darah tinggi) merupakan berbagai masalah pada jantung yang bisa menjadi penyebab mengapa seseorang sering pingsan.

Berbagai permasalahan pada jantung tersebut bisa menurunkan suplai darah dan juga oksigen ke otak. Akibatnya, kamu akan hilang kesadaran. Dan, penyebab pingsan yang satu ini membutuhkan perawatan khusus, juga pantauan ekstra.

Menurunnya Tekanan Darah Secara Tiba-tiba

Terakhir adalah mereka yang memiliki tekanan darah terlalu rendah (hipotensi). Karena, kondisi ini membuat dorongan darah ke dinding arteri melemah, dan menyebabkan kamu merasa lelah atau pusing.

Biasanya, hipotensi disebabkan karena adanya gangguan sirkulasi, infeksi pada aliran darah, gangguan endokrin seperti diabetes serta penyakit tiroid. Hal ini bisa saja terjadi saat kamu sedang mengonsumsi obat-obatan yang menyebabkan turunnya tekanan darah seperti beta blocker.

Related image
healthywomen.org

Selain itu, sebagian orang juga memiliki tekanan darah yang rendah, karena berbagai hal yang tidak diketahui penyebabnya, tapi sering kali tidak memiliki gejala. Kondisi ini disebut dengan hipotensi asimtomatik kronis yang meski tidak berbahaya, tetap perlu perhatian khusus.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here