5 Penyebab Seseorang Mudah Lupa, Baca Sebelum Terjadi Padamu!

0
51 views
saba.com

Gulalives.co – Kamu pernah bertemu dengan seseorang, wajahnya terasa familiar, tapi tidak bisa ingat siapa namanya? Jika kamu atau anggota keluargamu menjadi mudah lupa akan sesuatu, kamu harus baca artikel ini sampai selesai. Karena, Gulalives akan membahas penyebab seseorang mudah lupa secara tuntas.

Related image
easybreathe.com

Informasi Tidak Tersimpan Baik

Tanpa kita sadari, salah satu penyebab seseorang mudah lupa yakni karena informasi tersebut tidak disimpan sebagai ingatan jangka panjang. Ini yang mengakibatkan suatu informasi tidak dapat kita ingat secara mendetail.

Para peneliti meminta sekelompok peserta untuk membedakan uang koin logam yang benar dari beberapa gambar uang logam yang salah. Kemudian, uang logam yang terpilih dibandingkan dengan uang logam yang benar. Ternyata, sebagian besar peserta salah ketika memilih gambar uang logam yang benar.

Mengapa? Kemungkinannya adalah karena kita cenderung lebih mengingat bentuk dan warnanya saja, tapi kesulitan dalam mengingat ciri uang logam lainnya secara detail. Karena detail dari uang koin tersebut belum diproses dengan baik ke dalam ingatan jangka panjang seseorang.

Tergantikan dengan Informasi Baru

Saat sedang asyik mengobrol dengan teman, tiba-tiba ada bagian obrolan yang sepertinya lenyap begitu saja dari ingatan. Bahkan, mungkin sebenarnya kamu pernah ingat hal tersebut, tapi kemudian melupakannya kembali, tanpa sadar.

Kondisi ini termasuk penyebab seseorang mudah lupa yang paling umum terjadi. Alasan yang paling mungkin tentang fenomena ini dikenal dengan nama decay theory. Di mana alur ingatan dibuat setiap kali ada memori baru yang terbentuk.

Seiring waktu, alur ingatan ini bisa saja semakin memudar hinga kemudian hilang. Apalagi jika alur ingatan tersebut tidak pernah dihidupkan kembali dengan cara mengingat-ingat kejadian tersebut atau melihat foto yang bisa mengingatkanmu pada kenangan tertentu.

Akhirnya, alur ingatan akan suatu informasi yang sudah tidak pernah dihidupkan tersebut, akan digantikan dengan alur ingatan baru. Alur ingatan ini tentu saja berisi informasi yang lebih segar.

Baca Juga: Penyakit Pikun pada Lansia Bisa Diatasi dengan Bermain Boneka?

Informasi Serupa

Teori lain yang berhubungan dengan ingatan yakni interference theory. Teori ini menjelaskan bahwa beberapa ingatan seolah bersaing satu sama lain. Hal ini biasanya terjadi saat kita menerima informasi yang sangat mirip dengan informasi lain yang telah lebih dulu disimpan dalam ingatan.

Kemudian informasi yang mirip ini akan saling mempertahankan dirinya masing-masing, siapa yang akan disimpan dalam ingatan jangka panjang, dan mana yang disimpan dalam jangka pendek, pun yang akan langsung enyah dari ingatan. Hal ini tentu saja menjadi penyebab seseorang mudah lupa.

Informasi Hilang

Otak manusia sebenarnya dapat berkerja secara aktif untuk melupakan suatu hal, terutama kenangan atau pengalaman yang traumatis. Karena adanya sistem neurotransmitter cannabinoid pada otak, yang berperan dalam mendukung kerja saraf sensoris.

Neurotransmitter alias senyawa kimia otak ini bertugas untuk memusatkan perhatian kita pada rangsangan indera pada saat ini, bukan pada masa lalu. Maka, otak menjadi mampu berfungsi normal untuk menjalani tugas sehari-harinya, seperti berpikir logis, mengambil keputusan, menyusun kalimat, dan menjaga fokus pada masa kini.

Inilah cara otak untuk mengingatkan manusia pentingnya hidup pada masa kini, jangan terjebak di masa lalu. Karena, seiring berjalannya waktu, ingatan yang traumatis atau tidak relevan pun akan semakin “terkubur”, meski mungkin tidak hilang sepenuhnya.

Usia

Seiring bertambahnya usia, kemampuan mengingat seseorang pun akan berkurang. Sebuah studi menyebutkan bahwa kehilangan memori bukan bagian dari pertambahan usia, karena otak akan selalu mampu memproduksi sel-sel baru, meski usia terus menua. Maka, saat kamu lupa, sebenarnya kamu hanya perlu waktu untuk mengingatnya kembali, kamu hanya mengalami keterlambatan mengingat, bukan hilangan ingatan.

Related image
zdnet.com

Terpenting, agar penyebab seseorang mudah lupa tidak berdiam dalam dirimu adalah upayakan diri untuk terus menolak pikun, jangan turuti pikiranmu untuk memanjakan hal yang kamu lupa, arahkan terus pikiranmu untuk tidak mengalah, dan berusaha mengingat dengan kemampuan terbaik. Salam sehat!

LEAVE A REPLY