Merasa Sakit saat Berhubungan Intim?

0
105 views
depressionalliance.org

Gulalives.co – Kamu salah satu wanita yang merasakan sakit saat berhubungan intim dengan suami? Sebenarnya, nyeri saat berhubungan seks pada wanita dapat terjadi karena berbagai alasan, mulai dari masalah fisik hingga kekhawatiran psikologis orang tersebut. Sebab, tidak sedikit wanita yang pernah mengalami hubungan seksual menyakitkan, hingga menyebabkan trauma.

Related image
milliyet.com.tr

Istilah medis untuk nyeri saat melakukan seks adalah dispareunia, yakni didefinisikan sebagai nyeri pada alat kelamin yang terjadi sebelum, selama, dan setelah hubungan seksual. Maka, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai dispareunia, berikut gejala sakit saat berhubungan intim yang mungkin kamu rasakan dan harus kamu ketahui:

  • Nyeri hanya pada awal penetrasi.
  • Nyeri pada setiap penetrasi.
  • Nyeri baru muncul saat hubungan seksual, setelah dan sebelumnya tidak terasa nyeri.
  • Nyeri yang mendalam selama penetrasi.
  • Rasa sakit seperti panas atau nyeri.
  • Nyeri berdenyut setelah aktivitas seksual.

Lantas, sebenarnya apa yang menjadi penyebab sakit saat berhubungan intim?

Dalam banyak kasus, seorang wanita dapat mengalami hubungan intim yang menyakitkan, jika vagina tidak memiliki pelumas yang cukup.

Baca Juga: 3 Cara Menolak untuk Berhubungan Intim, Tanpa Menyakiti Hati Suami

Dan, ketika ini terjadi, sebenarnya rasa sakit dapat diatasi, jika wanita lebih rileks, dan pemanasan (foreplay) dilakukan sebelum penetrasi. Kamu bisa mengetahui beberapa penyebab timbulnya rasa sakit saat berhubungan intim, seperti di bawah ini:

  • Vaginismus, yakni kondisi yang biasa terjadi, melibatkan kejang pada otot vagina secara paksa, biasanya disebabkan oleh rasa takut akan disakiti.
  • Infeksi vagina, yakni kondisi yang juga sering terjadi, dan termasuk ke dalam infeksi jamur.
  • Masalah leher rahim, dalam hal ini penis dapat mencapai serviks jika penetrasi maksimal. Jadi, adanya masalah dengan leher rahim, contohnya infeksi, dapat menyebabkan rasa sakit saat menerima penetrasi yang dalam.
  • Masalah rahim, yakni masalah yang mungkin termasuk fibroid (pertumbuhan sel yang tidak normal pada rahim), yang dapat menyebabkan nyeri saat penetrasi yang dalam.
  • Endometriosis adalah suatu kondisi di mana jaringan yang melapisi rahim tumbuh di luar rahim.
  • Masalah ovarium, yakni masalah yang terjadi mungkin karena adanya kista di ovarium.
  • Penyakit radang panggul, dengan adanya penyakit radang panggul, jaringan yang ada di dalam menjadi memburuk dan meradang. Terlebih lagi, dengan adanya tekanan dari hubungan seksual, maka rasa sakit akan timbul.
  • Kehamilan ektopik adalah sebuah kehamilan di mana telur yang dibuahi berkembang di luar rahim.
  • Menopause, dengan munculnya menopause, dinding vagina dapat kehilangan kelembapan normal dan menjadi kering.
  • Aktivitas seks yang terlalu cepat setelah operasi atau melahirkan.
  • Penyakit kelamin, termasuk kutil kelamin, luka herpes, atau penyakit menular seksual lainnya.
  • Cedera pada vulva atau vagina, mungkin termasuk robekan pada saat melahirkan atau dari robekan yang dibuat di area antara vagina dan anus selama persalinan (episiotomi).

Namun, selain itu emosi juga sangat berkaitan dengan aktivitas seksual, dan bukan tidak mungkin ia memiliki peran dalam setiap jenis nyeri seksual yang kamu alami. Berikut faktor emosional yang bisa menyebabkan sakit saat berhubungan intim:

  • Masalah psikologis, yakni kecemasan, depresi, kekhawatiran tentang penampilan fisik, ketakutan akan hubungan seksual atau masalah dalam hubungan, dapat memberikan kontribusi pada penurunan gairah dan ketidaknyamanan atau rasa sakit saat berhubungan seks.
  • Stres, yakni saat otot panggul cenderung menyempit saat menghadapi aktivitas seksual dengan kondisi stres. Dan ini akan membuat rasa nyeri saat melakukan seks.
  • Riwayat pelecehan seksual, meski mayoritas wanita yang mengalami nyeri saat melakukan seks tidak pernah mengalami kekerasan seksual, tapi jika mereka telah dilecehkan, maka hal tersebut dapat menyebabkan perasaan sakit menjadi berlipat ganda.
Related image
herworld.com

Kadang, sangat sulit untuk mengatakan apakah rasa sakit saat berhubungan intim diakibatkan oleh faktor fisik atau psikologis. Namun, kalau kamu berdiam diri dan tidak segera mengatasinya, maka rasa sakit di awal dapat menyebabkan ketakutan berulang tiap kali kamu hendak melakukan hubungan seks, dan membuat seseorang tidak dapat rileks, serta menimbulkan rasa nyeri yang semakin parah.

LEAVE A REPLY