7 Penyebab Payudara Membesar dan Terasa Nyeri

cosmopolitan.com

Gulalives.co – Payudara menjadi salah satu bagian tubuh wanita yang rentan mengalami perubahan dari waktu waktu. Dimulai sejak memasuki usia puber, hingga peningkatan hormon estrogen juga akan membuat payudara membesar dan terasa sakit untuk pertama kalinya. Penyebab payudara membesar juga bertujuan untuk menyempurnakan fungsi payudara sebagai penyedia ASI.

Related image
more.com

Dan, seiring berjalannya waktu, payudara wanita dewasa pun dapat sesekali membesar dan terasa nyeri kembali, meski sudah tidak lagi ada dalam masa puber. Contoh, tiap kali akan memasuki masa haid.

Pada wanita dewasa, membesarnya payudara bukan lagi disebabkan oleh perubahan hormon pubertas. Sebab, rutinitas harian pun kondisi medis tertentu juga bisa menjadi penyebab payudara membesar, seperti 7 hal versi Gulalives berikut ini:

Gigitan Serangga

Nyamuk, semut, atau serangga kecil lainnya dapat menggigit tubuh kita kapanpun mereka mau, termasuk di sekitar area payudara. Gigitan serangga kecil tersebut dapat menimbulkan rasa gatal.

Dan, jika tanganmu terus menggaruk bagian gatal tersebut, maka payudara bisa membengkak dan terasa nyeri. Keadaan ini memang akan sembuh dengan sendirinya dalam waktu cepat. Namun, akan jauh lebih baik jika kamu mulai membiasakan diri untuk menghentikan menggaruk bagian tubuh yang terasa gatal, ya.

Hamil dan Menyusui

Selama kehamilan, hormon estrogen di dalam tubuh akan meningkat cepat, sehingga menjadi penyebab payudara membesar. Perubahan hormon kehamilan ini membuat payudara menjadi lebih berat, besar, dan sensitif.

Kamu juga pasti akan menyadarinya, saat melihat puting dan areola (area hitam di sekitar puting) menjadi lebih mengembang. Perubahan payudara ini masih akan terus berlanjut sampai kamu selesai menyusui. Hal ini bertujuan mempersiapkan dan meningkatkan produksi ASI untuk buah hati tercinta.

Mengkonsumsi Kafein

Ternyata, ada beberapa jaringan di payudara yang sangat sensitif dengan kafein. Hal ini sangat berpengaruh bagi wanita dengan payudara fibrokistik, yakni pertumbuhan tumor jinak pada kelenjar susu.

Kondisi ini kadang menimbulkan rasa nyeri, karena penyebab payudara membesar dipicu oleh kafein. Kalau kamu memiliki kondisi ini, biasanya dokter akan menyarankan untuk membatasi asupan kafein, atau justru menghindarinya sama sekali.

Baca Juga: 5 Kebiasaan yang Membuat Payudara Cepat Kendur

Menopause

Pembesaran payudara juga dapat terjadi setelah wanita menopause, lho. Kebalikan dari masa subur, membesarnya payudara setelah menopause justru diakibatkan oleh surutnya kadar estrogen dalam tubuh.

Hal ini membuat jaringan berserat yang menahan bentuk payudara menjadi lemah. Kepadatan payudara juga menurun seiring bertambahnya usia. Itulah sebabnya banyak wanita usia 50 tahun ke atas dengan berat badan berlebih, merasa payudaranya mengendur dan menjadi lebih besar.

Naiknya Berat Badan

Kamu perlu tahu jika payudara terdiri dari jaringan lemak. Maka, saat berat badan naik, ukuran payudara juga akan menjadi lebih besar. Namun, tidak semua wanita mengalami kondisi yang sama. Wanita dengan payudara yang padat cenderung lebih sedikit jaringan lemaknya, sehingga ukuran payudara pun tidak mengalami banyak perubahan.

Obat-obatan Tertentu

Payudara membesar, nyeri, dan terasa tidak nyaman juga dapat terjadi kalau kamu sedang mengkonsumsi obat antidepresan atau antipsikotik. Biasanya obat-obatan ini diberikan pada orang-orang yang memiliki gangguan jiwa, seperti bipolar, depresi, atau gangguan kecemasan.

Risperdal, salah satu obat untuk gangguan bipolar, dapat meningkatkan proklatin. Prolaktin adalah hormon yang berperan meningkatkan produksi susu sehingga ukuran payudara dapat membesar. Hal ini juga bisa menyebabkan puting mengeluarkan susu meskipun kamu tidak sedang menyusui.

Pil KB

Image result for planning pills
thetruthaboutcancer.com

Penyebab payudara membesar yang terakhir adalah saat wanita dewasa rutin mengkonsumsi pil KB. Sebab, ia mengandung estrogen yang tinggi. Penambahan hormon ini di dalam tubuh juga dapat menyebabkan cairan terkumpul di sekitar payudara. Sehingga mengakibatkan ukuran payudara menjadi lebih besar dan terasa sangat sensitif.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here