5 Kebiasaan yang Menyebabkan Miss V Berbau Tidak Enak

0
133 views
healthista.com

Gulalives.co – Kita semua sadar dan tahu kalau kebersihan organ intim adalah hal yang penting. Maka, jika kamu tidak bisa menjaganya dengan baik, Miss V pun akan mengeluarkan bau yang tidak enak, dan akan sangat mengganggu kenyamanan kita. Tapi tahukah kamu jika 5 kebiasaan buruk ini bisa menyebabkan Miss V memiliki aroma yang tidak sedap?

Related image
news360.info

Celana Dalam Terlalu Ketat

Pakaian dalam yang ketat, bisa memicu munculnya bau tidak enak, keluar dari vaginamu. Karena, pakaian dalam yang terlalu ketat bisa membuat vagina lembap dan berkeringat. Jadi, mulai sekarang jangan lagi menggunakan pakaian dalam seperti ini, ya. Ganti dengan bahan katun yang adem dan bisa menyerap keringat.

Membilas dari Belakang ke Depan (Dubur ke Vagina)

Saat kamu buang air kecil atau besar, jangan biasakan untuk membilasnya dari arah belakang ke depan, tapi sebaliknya. Karena, dengan begini, kuman yang ada di dubur akan masuk ke dalam vaginamu, dan membuat Miss V mengeluarkan bau tidak sedap.

Menggunakan Cairan Pembersih Vagina

Cairan wewangian yang kamu pilih untuk membersihkan Miss V, ternyata bukan pilihan yang baik. Karena, cairan itu justru bisa mengacaukan dan menganggu keseimbangan pH. Pembersih vagina juga bisa menyebabkan infeksi bakteri.

Kalau kamu pikir bisa menghilangkan bau dengan cairan pembersih ini, kamu salah! Sebab, dengan menggunakannya, sama saja kamu sedang membuat Miss V semakin memiliki bau tidak enak.

Baca Juga: Kamu Harus Tahu, ini 8 Ciri ‘Miss V’ Sehat

Tidak Buang Air Kecil Setelah Berhubungan Intim

Kalau kamu sudah menikah, dan tidak buang air kecil setelah berhubungan intim, hal ini akan menyebabkan infeksi saluran kemih, dan memunculkan bau tidak sedap pada Miss V. Maka, hentikan kebiasaan buruk ini, jika kamu tidak ingin vaginamu semakin berbau tidak enak.

Tidak Mengganti Pembalut pada Waktunya

Waktu yang paling baik untuk mengganti pembalut adalah tidak lebih dari tiga jam. Jadi, kalau kamu lupa menggantinya sampai berjam-jam, itu akan membuat bakteri pada Miss V berkembang biak, dan mengeluarkan bau yang tidak enak.

Vagina yang normal dan sehat, sebenarnya tidak wangi seperti bunga-bunga atau buah-buahan. Aroma vagina juga seharusnya tidak seperti obat atau bahan kimia. Sebab, tidak ada bagian tubuh manusia manapun yang mengeluarkan aroma harum.

Karena memang tidak perlu. Setiap vagina memiliki bau yang khas, berbeda-beda antara satu orang dengan yang lainnya. Namun, pada dasarnya Miss V akan mengeluarkan bau yang agak asam seperti cuka.

Menurut penelitian yang dilakukan oleh spesialis kandungan dan kesehatan reproduksi dari WebMD, dr. Heather Rupe, aroma ini bahkan bisa tercium dari jarak kira-kira 30 sentimeter jauhnya. Tidak perlu khawatir, hal ini normal, dan seharusnya kamu tidak perlu merasa terganggu.

Bau vagina yang asam ini berasal dari koloni bakteri alami serta cairan yang diproduksi vagina itu sendiri. Koloni bakteri dan cairan ini bersifat asam, yakni dengan pH normal 4,5. Keasaman area organ kewanitaan ini penting untuk mencegah infeksi bakteri atau virus. Justru, jika keasamannya terganggu, Miss V akan menjadi lebih rentan terhadap bakteri jahat, virus, dan mikroorganisme lainnya yang menyebabkan penyakit.

Related image
excite.co.jp

Namun, aroma Miss V pun bisa berubah-ubah, seiring dengan siklus menstruasi seorang wanita. Kamu mungkin merasakan bau yang lebih mencolok, setelah selesai haid. Pada kebanyakan kasus, biasanya hal ini disebabkan oleh perubahan hormon atau sisa-sisa lapisan dinding rahim (endometrium) yang ikut luruh.

Tapi yang terpenting adalah untuk menghentikan kebiasaan-kebiasaan buruk di atas, agar kesehatan Miss V pun terjaga.

LEAVE A REPLY