3 Penyebab Keributan Antara Kamu, Ipar, dan Mertua

0
64 views

Gulalives.co – Jika sebelumnya Gulalives sudah membahas tentang alasan yang menyebabkan mertua sering tidak akrab dengan menantu. Kali ini kami akan membahas kembali tentang permasalahan yang kerap terjadi dalam sebuah hubungan rumah tangga, yakni penyebab keributan antara kamu, ipar, dan mertua. Apakah salah satunya terjadi dalam pernikahanmu?

Related image
geeknews.id

Beda Pendapat

Sebenarnya, setiap orang berhak mengeluarkan pendapatnya. Hanya saja, kita perlu memikirkan sekitar, apalagi jika sudah berhubungan dengan keluarga, baik keluarga kita pun keluarga pasangan yang sebenarnya sudah menjadi bagian dari hidup kita juga.

Kamu tidak perlu menjadi orang lain, kamu juga tidak perlu memaksakan diri untuk menyukai apa-apa yang mereka sukai. Cukup untuk tidak mengusik mereka, maka mereka pun akan belajar untuk tidak mengganggu kesukaanmu.

Contoh, kalau kamu masih tinggal serumah dengan mertua dan ipar, maka bukan hal yang aneh saat kamu dan mereka memiliki pilihan menu makanan yang berbeda.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Mertua sering Tidak Akrab dengan Menantu

Masalah ringan seperti ini tidak perlu dibesar-besarkan, kamu bisa mengatasinya dengan membuat jadwal misalnya, hari Senin membuat menu masakan kesukaan mertua, Selasa kesukaan ipar, dan Rabunya kesukaan kamu, jalani terus secara bergantian dan adil.

Atau kalau kamu memiliki pandangan berbeda tentang mengurus anak dan lain sebagainya, kamu bisa konsultasi dengan pasangan, tentang cara apa yang kalian pilih dalam membesarkan anak. Kamu bisa mengambil nasihat positif dari mereka, dan mengabaikan apa yang sekiranya kurang baik bagimu.

Lupa Batas

Pernikahan berarti menyatukan dua keluarga. Kamu menjadi bagian dari keluarga pasangan, begitu pula sebaliknya. Mertua atau ipar memang menganggapmu seperti keluarga sendiri, tapi kadang cara mereka untuk menunjukkan hal tersebut kurang berkenan di hati. Contoh, saat mertua memberi komentar pedas pada masakanmu.

Penilaian tersebut memang bisa membuat kamu memasak jauh lebih baik lagi, tapi kadang pilihan kata yang diucapkan telah menyakiti hati kamu. Hal ini kadang membuat hubungan kamu dan mertua menjadi kurang dekat. Memang tidak mudah untuk mengatasi hal ini, tapi kamu perlu memahami bagaimana watak mertuamu.

Jika mertua adalah sosok yang keras kepala dan suka mengkritik, lebih baik kamu tidak menanggapinya dengan emosi. Kalaupun komentar ipar dan mertua terasa sudah kelewat batas, bicarakan hal ini dengan pasangan, agar kamu bisa mengatasi hal ini bersama.

Kamu perlu ingat satu hal, sebelum bertemu denganmu, keluarga pasanganmu adalah tempat yang senantiasa menemaninya tumbuh dewasa. Maka, memisahkan pasangan dari keluarga adalah hal keliru yang jangan pernah kamu jadikan pilihan.

Saat kamu terus menyayangi mertua dan ipar sepenuh hati, seperti kamu menyayangi keluarga sendiri, maka lambat laun kerasnya hati mereka pun akan mencair. Percayalah. Mereka akan bersyukur karena anak dan saudaranya sudah memilihmu untuk menjadi teman hidup selamanya.

Merasa Tidak Dihargai

Setiap orang memiliki aturan dan batasannya masing-masing terhadap suatu hal. Namun, banyak orang tidak peka dan melewati batasan yang telah kita buat, termasuk keluarga pasangan.

Seperti kebiasaan adik ipar yang membiarkan TV menyala sampai tengah malam, atau mengajak temannya untuk bermalam di rumah kalian tanpa memberitahu atau meminta izin lebih dulu.

Padahal, sebelumnya kamu sudah memberitahu batas waktu menonton TV, menghemat listrik, dan aturan mengajak orang lain ke rumah. Tentunya hal ini membuat kamu merasa gerah dan jengkel, ya?

Namun, kalau kamu menghadapinya dengan kemarahan, tentu suasana rumah akan menjadi semakin kusut. Maka, yang perlu kamu lakukan adalah meluruskan hal ini, dengan pikiran yang lebih tenang.

Bicarakan lebih dulu hal ini dengan pasangan, kemudian ciptakan suasana yang tepat untuk membuka pembicaraan. Jelaskan apa saja permasalahan yang ada dengan bahasa yang ramah, dan tekankan kembali aturan yang berlaku.

Related image
sidomi.com

Sebenarnya, tidak ada mertua pun ipar yang benar-benar membencimu, apalagi jika hubunganmu dan suami terjalin dengan restu. Jika kamu dan pasangan bisa saling membahagiakan, maka keluarga kalian masing-masing juga akan merasa bahagia, karena merasa kalian sudah saling menemukan sosok yang tepat.

Jika sampai hari ini kamu merasa belum akur dengan mertua dan ipar, jangan pernah jadikan ini sebagai landasan masalah dalam pernikahanmu, ya. Apalagi jika pasanganmu adalah sosok yang selalu ada di sampingmu.

Maka, yang perlu kamu lakukan adalah bicara, sampaikan apa yang kamu rasakan, dan jangan lupa tanyakan juga apa yang mertua dan iparmu rasakan atas hubungan kalian selama ini. Semoga ke depannya keluarga kalian bisa harmonis, dengan keterbukaan satu sama lain. Jangan pernah berpura-pura.

LEAVE A REPLY