5 Penyebab Gusi Berwarna Pucat

0
125 views
smilekonnekt.com

Gulalives.co – Kita semua pasti tahu jika gusi yang sehat akan berwarna gradasi merah muda, tampak sedikit lebih terang di sekitar gigi, dan menjadi lebih gelap pada dasar mulut. Dan, jika gusi berwarna pucat, mungkin saja ini menandakan adanya masalah pada kondisi kesehatan kita, dan tidak boleh dianggap remeh. Lantas, apa saja masalah yang bisa menjadi penyebab gusi berwarna pucat?

Related image
thejournal.ie

Anemia

Anemia terjadi saat tubuh kekurangan sel darah merah yang sehat untuk membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Ketika satu organ tubuh tidak mendapatkan cukup darah beroksigen, warnanya akan memucat, dan ini juga terjadi pada gusi. Selain gusi berwarna pucat, anemia juga bisa ditandai dengan berbagai gejala lainya seperti:

  • Rasa lelah berlebihan,
  • Kulit pucat atau kekuningan,
  • Sakit kepala,
  • Pusing atau kepala terasa ringan,
  • Tangan dan kaki dingin,
  • Denyut jantung tidak teratur, serta
  • Napas pendek.

Anemia disebabkan karena kekurangan zat besi, folat, atau vitamin B12. Selain itu, berbagai masalah kesehatan juga bisa menjadi penyebab anemia seperti perdarahan yang berlebih, gangguan hati dan limpa, hipotiroidisme, serta kelainan genetik. Makan makanan yang kaya akan zat besi seperti sayuran berdaun hijau gelap dan daging, akan membantu mengatasi anemia.

Leukoplakia

Leukoplakia adalah bercak putih di bagian dalam mulut termasuk gusi. Dan, biasanya bintik putih ini akan membuat gusi berwarna pucat. Namun, tak jarang pula bercak putih ini bisa bercampur dengan bercak merah yang tidak dapat hilang jika dibersihkan.

Dokter belum mengetahui secara pasti penyebabnya, tapi berbagai faktor risiko munculnya leukoplakia adalah merokok, mengonsumsi minuman beralkohol, dan tidak menjaga kebersihan mulutnya dengan baik.

Meski leukoplakia tidak selamanya berbahaya, tapi kondisi ini juga bisa menjadi pertanda kanker, jika kemunculan berwarna merah dan putih terjadi dalam waktu yang bersamaan. Maka, jangan sepelekan hal ini jika kamu melihat adanya perubahan warna pada gusi, dan area sekitar mulut. Konsultasikan dengan dokter, untuk mencari tahu penyebabnya.

Baca Juga: Wanita dengan Pola Makan Buruk Akan Lebih Cepat Menopause

Menopause

Saat menopause, tubuh mengalami perubahan hormon yang cukup tinggi. Perubahan hormonal ini biasanya dapat menurunkan aliran darah hingga menyebabkan gusi pucat dan kering, dan menjadi mudah berdarah.

Infeksi gusi yang terjadi selama masa menopause disebut dengan menopause gingivostomatitis. Biasanya, kondisi ini dapat diatasi dengan bantuan terapi hormon. Selain itu, jika gingivostomatitis terjadi akibat jamur, maka kamu akan diresepkan krim antijamur oles, seperti nistatin atau clotrimazole.

Lichen Planus Oral

Lichen planus oral adalah kondisi kronis yang menyerang mulut berupa benang putih yang sedikit timbul dan berkembang di seluruh membran lendir gusi. Dan, untuk mendiagnosis kondisi ini, dokter akan melakukan biopsi, yakni dengan mengambil sebagian kecil jaringan dari area yang terserang.

Lichen planus oral yang erosif biasanya akan menyebabkan luka terbuka yang bisa diobati dengan menggunakan kortikosteroid topikal atau sistemik. Karena, belum ada pengobatan khusus untuk lichen planus oral, maka dokter akan menyarankan untuk menjalani pola hidup sehat, demi mengurangi keparahan gejala.

Mengonsumsi makanan yang sehat, menjaga kebersihan gigi dan mulut, berolahraga secara teratur, hingga berhenti merokok, menjadi berbagai kebiasaan yang perlu diterapkan setiap harinya.

Kekurangan Vitamin K

Vitamin K merupakan jenis vitamin yang membantu proses pembekuan darah. Jika kamu mengalami kekurangan vitamin K, maka perdarahan yang kamu alami bisa menjadi tidak terkendali.

Dan mengakibatkan berbagai gejala yang mirip dengan anemia, salah satunya gusi berwarna pucat. Untuk mengenalinya, berikut berbagai gejala yang muncul jika seseorang mengalami kekurangan vitamin K:

  • Memar,
  • Kulit pucat,
  • Muntah,
  • Kejang, dan
  • Feses berwarna gelap.
Related image
samedaysupplements.com

Tubuh selalu memberikan sinyal yang menjadi tanda tentang kondisi kesehatannya secara keseluruhan. Maka, jangan sepelekan sekecil apa pun petunjuk yang diberikan tubuh, termasuk salah satunya lewat gusi yang berubah warna.

LEAVE A REPLY