Gejala Kanker Anus yang Perlu Kamu Waspadai

0
231 views
independent.co.uk

Gulalives.co – Kanker bisa menyerang siapa saja, tanpa bisa dideteksi kapan waktunya. Karena sel kanker juga bisa tumbuh di bagian tubuh mana saja, termasuk anus (dubur). Sudahkah kamu mencari tahu apa gejala kanker anus yang perlu diwaspadai? Dan apa penyebabnya? Bisakah diobati? Cari tahu jawabannya dalam pembahasan Gulalives kali ini.

Related image
mohindersingh98.wordpress.com

Kanker anus adalah sejenis kanker yang terdapat di dalam saluran anus. Jenisnya tergantung pada berbagai macam jenis sel kanker yang terdapat di dalam tubuh pengidapnya. Jika ada di dalam saluran anus utama adalah kanker epidermis, adenokarsinoma, melanoma, karsinoma sel skuamosa (sel gepeng), dan karsinoma verruca.

Kanker anus tergolong langka dan lebih banyak menjangkiti wanita daripada pria. Namun, perlu waspada karena kanker anus dapat menyerang pasien, tanpa batasan usia. Dan kamu bisa mengatasi penyakit ini dengan cara mengurangi faktor risikonya.

Penyakit ini biasanya terjadi ketika sel atau jaringan tubuh di rektum mengalami gangguan atau kerusakan dalam DNA. Dan pada kebanyakan kasus, belum diketahui secara pasti apa penyebab kerusakan DNA tersebut.

Sel yang sehat akan tumbuh dan membelah diri secara teratur agar anus tetap berfungsi normal. Namun, ketika DNA sel rusak dan berubah menjadi kanker, maka sel terus membelah diri dan tidak bisa menghasilkan sel normal baru lagi.

Maka, seiring berjalannya waktu, sel yang tidak sehat itu pun akan menumpuk dan mulai membentuk tumor. Sel pada kanker anus juga bisa menyebar ke bagian tubuh yang lain, termasuk usus besar dan lainnya.

Lantas, apa saja gejala dari kanker anus?

  • Perubahan kebiasaan buang air besar seseorang, seperti menjadi sering diare, sembelit atau lebih sering buang air besar
  • Darah gelap atau merah dalam tinja
  • Keluar lendir tiba-tiba dari anus
  • Sakit saat buang air besar
  • Sakit perut
  • Mengalami anemia defisiensi besi
  • Berat badan menurun drastis
  • Mudah merasa lemah atau kelelahan

Selain beberapa hal di atas, kamu perlu segera menghubungi dokter jika mengalami beragam gejala lainnya seperti:

  • Perdarahan
  • Gatal-gatal
  • Keluarnya cairan dari anus

Rasa sakit di dalam rektum, anus, atau benjol pun gumpalan rektal juga bisa menjadi tanda atau gejala dari kanker satu ini. Beberapa gejala atau tanda lainnya mungkin tidak tercantum di atas. Maka, kalau kamu merasa cemas tentang gejala tersebut, kamu bisa segera mengonsultasikan hal ini dengan dokter.

Seks anal (yang dilarang dalam Islam) bisa menjadi salah satu faktor risiko kanker anus. Karena penetrasi dapat merobek jaringan bagian dalam anus yang memungkinkan bakteri dan virus untuk memasuki aliran darah di sekitar anus. Hal ini dapat mengakibatkan penyebaran infeksi menular seksual, termasuk HIV.

“Benar-benar terlaknat orang yang menyetubuhi istrinya di duburnya,” (HR. Ahmad 2: 479).

Penelitian juga menunjukkan bahwa risiko anus terpapar HIV adalah 30 kali lebih besar dibandingkan dengan pasangan yang melakukan seks vaginal. Bahkan paparan human papillomavirus (HPV) bisa menyebabkan perkembangan kutil pada area dubur.

Sementara untuk diagnosis, dokter biasanya menggunakan riwayat pengobatan dan pemeriksaan fisik, termasuk pemeriksaan colok dubur dan anoskopi, yakni dengan menggunakan sebuah tabung pendek bercahaya untuk memeriksa area dubur.

Dokter juga akan melakukan biopsi. Dan dalam biopsi, dokter akan mengambil sedikit jaringan dari dubur. Penggunaan mikroskop juga diperlukan untuk menemukan sel kanker di dalam jaringan.

Baca Juga: 4 Gejala Kanker pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur?

Jika sel kanker ditemukan dalam proses biopsi, tes lain mungkin akan dilakukan termasuk ultrasonografi untuk melihat kedalaman tumor dan computed tomografi (CT scan), atau magnetic resonance imaging (MRI) untuk meneliti apakah kanker telah menyebar atau belum. Memeriksa tahapan kanker akan membantu dokter membuat keputusan pengobatan.

Pengobatan kanker dubur juga bergantung pada ukuran tumor, yakni seberapa dalam tumor, dan penyebarannya pada kelenjar getah bening di dalam selangkangan pun ke bagian usus besar.

Image result for cancer consultation
mayoclinic.org

Pengobatan biasanya akan melibatkan operasi untuk menghilangkan tumor dan jaringan sel kanker di sekitarnya. Dokter akan menganjurkan beberapa metode penyembuhan seperti terapi radiasi pun kemoterapi.

LEAVE A REPLY