Apakah Wajar Jika Dada Sakit saat PMS?

0
29 views
healthline.com

Gulalives.co – Sebenarnya wajar jika ada banyak gejala yang muncul menjelang menstruasi. Dan biasanya hal ini akan mulai terasa sekitar satu minggu sebelum menstruasi. Ada berbagai macam gejala dan tingkat keparahannya, dari yang ringan sampai berat. Bahkan, ada yang sampai tidak masuk sekolah atau kantor saat PMS, karena sakitnya sudah berat. Tapi sebenarnya apakah wajar jika dada sakit saat PMS (premenstrual syndrome)? Atau justru ini menjadi pertanda yang membahayakan? Simak penjelasan Gulalives kali ini.

Related image
ourbodiesourselves.org

Siklus menstruasi bulanan kita, ditentukan oleh kenaikan kadar estrogen dan progesteron. Sebab, hormon-hormon penting inilah yang mempersiapkan payudara dan sistem reproduksi, jika nantinya terjadi kehamilan.

Nah, karena perubahan kadar hormon ini, saat PMS ada berbagai gejala yang muncul. Dan meskipun gejala-gejala ini mengganggu serta menyakitkan, nyatanya masih termasuk wajar. Perubahan hormon ini juga akan menimbulkan gejala lain, seperti perubahan mood, timbulnya jerawat, hingga nyeri rahim saat haid.

Namun, kamu harus hati-hati jika mengalami dada sakit saat PMS, tapi tidak tepat di payudara, melainkan pada posisi tulang dada. Jika dada sakit saat PMS diikuti dengan perasaan sesak, mati rasa, terbakar atau bahkan ada tekanan yang bisa dirasakan di belakang tulang dada, kamu perlu segera memeriksakan kondisi kesehatan.

Apalagi kalau kamu sudah sering mengalami nyeri yang satu ini, sebab durasi nyerinya akan menjadi lebih lama dari waktu ke waktu, dan tidak hilang bahkan ketika menstruasi sudah akan selesai.

Mengkonsultasikan kondisi ini pada dokter adalah pilihan terbaik. Biasanya dokter akan mengecek kondisi kamu, dan memantau apakah ada hubungannya dada sakit saat PMS, dengan kondisi jantung.

Baca Juga: Waspada dengan 4 Penyakit Wanita yang Sulit di Diagnosis Ini

Sebab, wanita juga bisa mengalami angina saat PMS. Angina merupakan kondisi saat aliran darah di area jantung terhambat. Nah, kondisi ini akan menimbulkan rasa nyeri seperti ditimpa, dan dirasakan di bagian belakang tulang dada, serta akan menjalar ke lengan, leher, hingga rahang.

Nyeri dada bisa terjadi selama 1 hingga 2 hari menjelang menstruasi, dan diduga akibat perubahan kadar hormon yang dihasilkan oleh ovarium (indung telur). Ketika hormon ovarium sedang dalam fase terendah dalam siklus menstruasi, maka angina bisa terjadi. Wanita yang memiliki riwayat penyakit jantung akan lebih berisiko mengalami ini saat haid, dibandingkan wanita yang tidak memiliki penyakit jantung.

Maka, kalau dada sakit saat PMS terjadi di sekitar payudara, dan payudara terasa penuh, ini masih termasuk wajar. Sensasi nyeri berasal dari lobus payudara dan duktus payudara yang membesar akibat perubahan kadar hormon.

Normalnya, nyeri payudara ini akan berkurang secara perlahan, selama dan setelah menstruasi. Nyeri ini termasuk wajar dan bukan merupakan tanda kanker payudara yang ditakuti beberapa wanita.

Menurut, dr. Botefilia Budiman, Sp.OG, ia mengatakan bahwa jelang mensturasi, progesteron akan naik sehingga kelenjar susu dan saluran payudara membesar. Inilah yang membuat kamu akan merasa nyeri payudara menjelang menstruasi. Ditambah lagi estrogen yang meningkat, hal ini bisa semakin merangsang nyeri pada kedua payudara, dan bukan tidak mungkin menjalar hingga ke lengan dan ketiak.

Jadi, kalau kamu merasakan dada sakit saat PMS akibat angina, kamu harus konsultasikan hal ini ke dokter untuk mendapatkan saran yang tepat. Namun, jika sakitnya di area payudara, kamu bisa meredamnya dengan cara ini:

Image result for breast pain menstrual cycle
bustle.com
  • Gunakan bra yang pas dan nyaman untuk mengurangi goncangan di jaringan payudara.
  • Minum obat pereda nyeri.
  • Hindari mengonsumsi kafein.
  • Pilih makanan yang tinggi serat, rendah lemak, serta kaya vitamin E dan B6.
  • Jaga stres yang kamu alami dengan cara sehat seperti olahraga, latihan pernapasan, mendengarkan musik, atau menggunakan aromaterapi.

LEAVE A REPLY