strategimanajemen.net

Gulalives.co – Penjelasan terkait penyalahgunaan data Facebook di Indonesia masih belum dibeberkan. Komisi I DPR RI mendesak agar Facebook dapat menyelesaikan hal itu dalam satu bulan ke depan, terhitung sejak pertemuan kedua pihak kemarin.

Image result for komisi 1 dpr ri beri deadline facebook
nasional.inilah.com

Anggota Komisi I DPR RI Meutya Hafid, mengatakan agar Facebook menyelesaikan proses auditnya dan memberikan hasil lengkapnya pada pemerintah. Hal ini sebagai bentuk tanggungjawab media sosial tersebut terhadap kasus pencurian data pengguna oleh pihak ketiga, yakni konsultan politik Cambridge Analytica.

“Harusnya sesegera mungkin untuk menyakinkan, terutama rasa aman, karena orang sekarang tetap pakai Facebook tetapi mereka perlu rasa aman saat menggunakan Facebook,” ujarnya di Gedung Nusantara 2 DPR RI.

Desakan agar Facebook merampungkan audit ini, hingga Indonesia dapat mengetahui data yang dicuri, digunakan untuk apa, dan bagaimana tindak lanjut Facebook untuk mengatasinya.

“Kalau lama gak selesai-selesai, kita lihat itikad baiknya dari Facebook. Kalau terlalu lama, ya berarti kan belum ada itikad baik. Dari situ kita tunggu, ya saya rasa waktu satu bulan cukup, itu harusnya cukup,” tegasnya.

Batas hingga satu bulan ini, kata Meutya, alasannya karena untuk menghindari waktu Pilkada serentak.

Image result for komisi 1 dpr ri beri deadline facebook
today.line.me

Sedangkan Facebook Indonesia menjelaskan kenapa audit terkait penyalahgunaan data pengguna yang dilakukan secara internal, masih belum diungkapkan. Terhitung sudah dua minggu sejak Facebook menyatakan melakukan audit dan belum selesai hingga saat ini.

Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia, Ruben Hattari, mengungkapkan sampai saat ini pihaknya belum menemukan bukti bahwa Cambridge Analytica melanggar sertifikasi penghapusan dengan tidak menghapus data yang mereka miliki.

“Tapi, akan terus mendalami kemungkinan ini sembari membantu penyelidikan yang dilakukan Komisioner Informasi Inggris (ICO),” kata Ruben.

ICO, kata Ruben, telah meminta kepada Facebook untuk melakukan penundaan dalam langkah-langkah audit dan pencarian fakta tertentu. Itu berlaku sampai penyelidikan yang dikerjakan oleh ICO selesai.

Hal itu yang berdampak kepada pemerintah Indonesia, di mana Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta hasil audit yang dilakukan Facebook terkait penyalahgunaan data pengguna oleh Cambridge Analytica. Dari 87 juta yang disalahgunakan, satu juta di antaranya merupakan pengguna Facebook Indonesia.

Permintaan audit dari Kominfo ini untuk mengetahui peruntukan data pengguna Facebook dari Indonesia yang disalahgunakan. Mengingat, penyalahgunaan data pengguna yang dilakukan Cambridge Analytica ini untuk keperluan kampanye politik Donald Trump pada Pilpres Amerika Serikat pada 2016 silam.

“Intinya audit ini terus berjalan karena kasusnya sangat kompleks, situasinya sangat kompleks. Tapi, saya yang ingin konfirmasikan di sini ialah satu tanggungjawab pengguna bukan hanya di Indonesia, tetapi di seluruh bagian Bumi lainnya,” tutur dia.

Namun, disayangkan pada kesempatan ini Facebook tak memberikan pernyataan jelas soal kapan batas audit itu dapat dipaparkan kepada publik. Ruben hanya menanggapi, jika persoalan ini akan memakan waktu yang belum bisa ditentukan berapa lamanya.

“Jadi, sekali lagi teman ya gak terkena dampak secara langsung maupun tidak langsung, itu sudah mulai. Sekali lagi, proses ini akan memakan waktu. Kita akan terus kerjasama dengan kominfo dan Komisi I menyampaikan semua update soal Cambridge Analytica,” jelasnya.

Sayangnya, kebocoran data Facebook Indonesia justru membuat penggunanya bertambah, seolah mereka menutup mata akan bahaya data yang bocor. Dan mengesampingkan media sosial buatan anak bangsa yang menawarkan keamanan dan kenyamanan dalam pemakaiannya, yakni viuGraph.

Related image
jurnalapps.co.id

Media sosial dengan namanya yang cukup singkat, menjadikan aplikasi ini mudah diingat. Kalau dilihat sekilas, aplikasi ini sangat mirip dengan Instagram. Namun, aplikasi yang diluncurkan pada tahun 2017 ini, masih sangat baru dan terus dikembangkan. Saat ini, kamu sudah bisa mengunduh aplikasi viuGraph secara gratis melalui Play Store di handphone Android. Versi iOS-nya juga sudah tersedia.

Pada dasarnya, aplikasi ini dimaksudkan untuk memasukkan foto pun video. Tapi yang membuat viuGraph berbeda adalah pemilihan topik yang disediakan. Karena kamu akan menemukan berbagai pengelompokan topik, seperti UC News, jadi media sosial ini mirip dengan UGC (user generated content) daripada media sosial lainnya yang membatasi setiap konten yang ingin kita buat atau baca.

Mereka juga mempunyai tiga pilihan tab di layar utama, yakni Trends, Topics, dan Friends. Setiap menu tersebut ternyata memiliki fungsinya masing-masing. Menu Trends akan melakukan filter atas trend yang sedang menjadi bahan perbincangan. Sedangkan menu Topics berisikan trend dari topic yang kamu pilih di awal. Dan, yang terakhir, Friends akan menampilkan postingan dari teman-teman yang ada di lingkaran kamu.

Selain itu, ada beberapa tombol di bagian bawah aplikasi. Home, yakni Topics, Take a Picture, Notifications, dan Messages. Tombol-tombol ini dibuat dengan tampilan warna putih dan berlatar belakang biru keunguan. Dan, tampilan ini cukup user-friendly, kok.

“viuGraph memberikan platform berbagi cerita dalam klasifikasi topik-topik tertentu, di samping dengan teman yang sudah dikenal. Selain hal tersebut, ada fitur filtering yang membuat pengguna ViuGraph hanya melihat apa yang diinginkan dengan timeline berdasarkan waktu kronologis konten tersebut di upload. You Watch What You Want, You View What You Like,” ungkap founder CEO viuGraph Wahyu Widi.

Saat mencoba untuk meng-upload foto akan ada tiga kolom yang harus diisi oleh user, yaitu Topic, Location, dan Description. Setelah itu, barulah bisa di-post. Secara garis besar, viuGraph akan menjadi sebuah tambahan yang menarik di dunia media sosial Indonesia. Karena dengan tampilannya yang biru keunguan, terlihat adem dan nyaman di mata, fungsi-fungsinya juga oke. Jadi, untuk kamu yang ingin segera menginstall aplikasi ini, gak perlu repot, tinggal klik link di bawah ini:

Selamat berbangga dengan media sosial karya anak bangsa yang senantiasa mendukung tiap manusia selama ada di dalam kebaikan!

LEAVE A REPLY