Penyakit yang Tersembunyi di Balik Perut Kembung

kenyangechildrensfoundation.org

Gulalives.co – Flu yang ditandai dengan tubuh demam, kepala pusing, hidung tersumbat, hingga perut kembung, menjadi salah satu penyakit yang gemar menyerang saat cuaca sedang tidak menentu seperti sekarang. Namun, tahukah kamu jika ada beberapa penyakit yang tersembunyi di balik perut kembung yang mungkin sudah biasa kita sepelekan?

Related image
self.com

Perut yang sering kembung, nyatanya bisa menjadi indikasi seseorang sedang mengalami gangguan pencernaan. Sebab, perut kembung terjadi karena terakumulasinya gas di dalam lambung, membuat perut menjadi tidak nyaman, penuh, begah, hingga membuat kamu merasa seperti selalu kenyang. Salah satu gangguan pencernaan yang ditandai dengan perut kembung adalah gastritis.

Gastritis terjadi karena peradangan pada bagian dinding lambung. Dinding lambung memiliki kelenjar yang mensekresikan asam lambung, dan juga pepsin sebagai enzim pencernaan. Biasanya, dinding lambung dilapisi oleh mukus yang cenderung tebal. Kerusakan mukus inilah yang akhirnya bisa memicu terjadinya peradangan.

Kembung gejala gastritis biasanya disertai dengan tanda-tanda lain. Dan jika kamu mengalami gastritis, rasa mual, ingin muntah, sering cegukan, cepat kenyang, dan kehilangan selera makan pun akan kamu alami.

Ketika buang air besar, kamu juga perlu mengamati warnanya. Jika kotoran berwarna hitam, kamu perlu curiga jika sudah terjadi gangguan pada saluran pencernaan. Gastritis terjadi karena rusaknya mukus pelindung pada dinding lambung. Dan kerusakan ini bisa disebabkan karena berbagai hal, seperti:

Related image
medicinenet.com

Infeksi Bakteri

Gastritis lebih sering terjadi karena infeksi bakteri, apalagi kalau kamu hidup di lingkungan yang kurang terjaga kebersihannya. Ada banyak jenis bakteri yang bisa menyebabkan gastritis, tapi Helicobacter pylori adalah yang paling banyak ditemukan. Maka, jangan abaikan jika kamu mengalami kembung gejala gastritis.

Karena, gastritis yang terlambat ditangani akan bisa menimbulkan komplikasi yang cukup serius, seperti kanker lambung, tukak lambung, hingga perdarahan di dalam lambung. Segera memeriksakan kondisi kesehatan ke dokter saat kamu merasakan gejalanya adalah cara paling tepat.

Pola Hidup Tidak Sehat

Gaya hidup yang tidak sehat juga berpengaruh pada kondisi tubuh. Gastritis bisa menyerang jika kamu terlalu banyak mengonsumsi minuman beralkohol, minuman bersoda, atau bahkan makan makanan yang mengandung gas tinggi, sehingga memicu perut kembung terjadi.

Usia

Dan semakin bertambahnya usia seseorang, maka lapisan mukus pada lambungnya pun akan menjadi semakin menipis dan melemah. Inilah alasannya mengapa gastritis lebih sering menyerang orang-orang berusia di atas 50 tahun, dibandingkan remaja dan dewasa. Tapi hal ini tetap tidak bisa kamu jadikan alasan untuk santai dan merasa tidak akan terserang gastritis, ya.

Namun, sebenarnya bisakah kita mencegah perut kembung?

Related image
honestdocs.co

Tentu saja, kamu bisa melakukan tindakan pencegahan agar kembung gejala gastritis yang kamu alami tidak semakin memburuk, yakni dengan mengubah pola hidup, dengan mulai membiasakan hidup sehat. Hindari konsumsi alkohol atau makanan tinggi gas lainnya.

Baca Juga: Manfaat dari 7 Makanan Fermentasi untuk Sistem Pencernaan Tubuh

Gastritis juga bisa membuatmu kehilangan nafsu makan, apalagi jika sudah merasa mual yang bisa muncul kapan saja, pun begah, maka kamu akan menjadi semakin malas makan.

Namun, bukan berarti kamu boleh membiarkan perut kosong tanpa terisi sedikit pun, ya. Meski rasanya tidak nyaman, kamu tetap harus makan. Akali saja dengan mengurangi porsi, kemudian meningkatkan frekuensinya. Karena hal ini bisa mengurangi rasa perih pada perut, apalagi jika sebelumnya sedang dalam keadaan kosong.

Selain gaya hidup, stres juga bisa menjadi penyebab seseorang mengalami gastritis. Maka, agar dampak gangguan kesehatan ini tidak semakin memburuk, akan lebih baik jika kamu bisa mengontrol tingkatan stres.

Perbanyak istirahat, dan kurangi begadang, hingga kondisimu membaik. Terpenting, jangan biasakan menyepelekan perut kembung, dan menganggap cukup mengatasi dengan kerokan saja, ya. Hati-hati.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here