Waspada dengan 4 Penyakit Wanita yang Sulit di Diagnosis Ini

bodyandhealth.canada.com

Gulalives.co – Ternyata, ada beberapa penyakit yang hanya akan menyerang wanita. Dan, beberapa di antaranya membutuhkan tingkat kewaspaan lebih, karena penyakit wanita tersebut sulit terdiagnosis oleh dokter. Lantas, apa saja penyakit wanita yang dimaksud?

Related image
medicalnewstoday.com

Begini, kalau kamu sering merasakan nyeri tajam di daerah sekitar vagina atau pinggul saat berhubungan intim, pun ketika buang air, maka jangan abaikan gejala tersebut. Konsultasikan segera dengan dokter, untuk mengetahui penyebabnya. Karena, jika tidak segera diobati, kondisinya pun bisa bertambah parah.

Endometriosis

Endometriosis adalah kondisi saat jaringan endometrium yang melapisi bagian dalam rahim, justru tumbuh di luar rahim, biasanya di area panggul. Normalnya, jaringan ini akan menebal, luruh, dan keluar melalui vagina, tiap kali siklus mentruasi.

Namun, saat jaringan berada di luar rahim, kemungkinan jaringan terjebak dan tidak bisa keluar melalui vagina. Endometriosis yang terjadi dan melibatkan indung telur, akan membentuk kista. Kondisi ini bisa mengiritasi dan menyebabkan jaringan parut sehingga akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat.

Mengapa penyakit wanita endometriosis sulit didiagnosis? Karena, rasa nyeri yang muncul biasanya sangat terasa ketika menstruasi terjadi. Inilah yang menyebabkan dokter sulit menentukan penyebabnya; apakah PMS biasa atau endometriosis.

Pada beberapa kasus, kondisi ini tidak menimbulkan rasa sakit, hingga makin sulit diketahui lebih cepat. Maka, untuk mempermudah diagnosis, kamu perlu memerhatikan gejala lain seperti:

  • Nyeri panggul kronis yang terjadi sebelum atau selama haid,
  • Terasa sakit dan kram saat berhubungan seks atau buang air,
  • Rasa sakit, perut kembung, diare atau sembelit saat menstruasi semakin bertambah parah seiring berjalannya waktu,
  • Kelelahan kronis, bahkan bisa menyebabkan depresi,
  • Dampak endometriosis yang terjadi pada wanita berbeda-beda, biasanya endometriosis akan menyebabkan wanita sulit untuk hamil,
  • Sekitar 40 persen wanita yang tidak subur juga mengalami endometriosis, dan
  • Untuk kondisi yang parah, perlu dilakukan prosedur bedah laparoskopi.

Vaginismus

Vaginismus adalah pengencangan otot dasar panggul yang membuat penetrasi seksual sulit dilakukan. Meski tidak memengaruhi gairah seksual, kondisi ini tetap bisa mengganggu kualitas seks.

Karena bisa terjadi kapan saja, tanpa disadari, dan pada wanita dari segala usia. Mengapa penyakit wanita vaginismus sulit didiagnosis? Karena, jarang sekali terjadi dan ada banyak potensi yang bisa menjadi penyebabnya, yakni seperti menopause, vagina robek saat persalinan atau operasi, trauma akibat pelecehan seksual, dan reaksi penggunaan obat, spermisida (obat mematikan sperma), atau kondom tertentu.

Selain itu, vaginismus sering kali salah diagnosis sebagai dispareunia (nyeri saat berhubungan seks) yang biasanya terjadi ketika wanita memiliki kista, penyakit radang panggul, atau atrofi vagina. Untuk mempermudah diagnosis, kamu perlu memerhatikan gejala lain, seperti:

  • Sulit melakukan penetrasi ke dalam vagina,
  • Muncul serangan panik saat berhubungan seks,
  • Kejang otot pada punggung, kaki, atau daerah panggul,
  • Sensasi panas dan perih saat berhubungan seks, jika penetrasi berhasil dilakukan,
  • Vaginismus bisa mengganggu aktivitas seks, tapi beberapa terapi bisa memulihkan kondisi ini,
  • Bukan hanya secara fisik, pasien juga harus memulihkan kesehatan mental, terutama pada kecemasan dan trauma.

Baca Juga: Kerap Alami Kesemutan? Hati-hati dengan 5 Penyakit Langka Ini

Sindrom ovarium polikistik (PCOS)

Sindrom ovarium polikistik (PCOS) adalah kondisi ketidakseimbangan hormon seksual pada tubuh. Kadar hormon laki-laki (androgen) menjadi lebih banyak dibanding hormon wanita (estrogen).

Kondisi ini menghambat folikel, yakni tempat tubuhnya sel telur sehingga sel telur akan gagal dikeluarkan secara teratur. Mengapa penyakit wanita ini sulit didiagnosis? Karena kondisi ini terjadi pada usia reproduktif dan gejalanya sangat umum, seperti menstruasi tidak teratur.

Banyak wanita yang mengalami menstruasi tidak teratur, tapi tidak memiliki PCOS. Untuk itu, perlu dilakukan tes hormon yang menunjukkan androgen tingkat tinggi, sejenis hormon, dalam aliran darah. Untuk mempermudah diagnosis, kamu perlu memerhatikan gejala yang lain seperti:

  • Haid tidak teratur,
  • Berat badan bertambah,
  • Sulit untuk hamil,
  • Pertumbuhan rambut pada sekitar punggung, wajah, atau dada,
  • Cenderung berjerawat, dan
  • Rambut rontok.

Jika tidak ditangani tepat dan cepat, PCOS berpotensi menyebabkan diabetes tipe 2, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, dan depresi. Namun, obat-obatan, olahraga, dan mengonsumsi makanan yang sehat bisa mengatasi PCOS.

Dismenore

Dismenore adalah istilah medis untuk menunjukkan nyeri saat menstruasi yang parah. Sekitar 10 persen wanita memiliki kondisi ini. Ada dua jenis dismenore yang perlu kamu ketahui, yakni primer dan sekunder.

Dismenore primer mengacu pada kram parah selama menstruasi dan tidak terkait dengan penyakit tertentu. Biasanya kondisi ini akan mereda saat memasuki usia dewasa, terutama setelah hamil.

Sedangkan, dismenore sekunder mengacu pada kram parah yang terjadi akibat kondisi penyebabnya, seperti memiliki rahim yang miring dan sebagian besar terus terjadi saat dewasa.

Mengapa penyakit wanita dismenore sulit didiagnosis? Karena banyak wanita yang mengalami nyeri saat haid, sehingga sulit untuk menentukan apakah dismenore atau nyeri haid biasa. Untuk itu, kamu perlu memerhatikan gejala lain seperti:

  • Rasa sakit tak tertahankan di bagian bawah perut selama haid,
  • Kram pada pinggul,
  • Mual, muntah, dan diare,
  • Tubuh terasa sakit,
  • Kondisi ini dapat menyebabkan stres dan mengganggu aktivitas,
  • Kamu bisa menghindari dismenore dengan melakukan pemeriksaan ke dokter, olahraga teratur, makan makanan sehat, pijat, dan istirahat yang cukup.
Image result for Difficult Women's Disease Diagnosed
womenshealth.gov

Semoga kita terhindar dari berbagai jenis penyakit, dengan menjaga pola hidup sehat, dan terus mencari tahu tentang berbagai macam penyakit agar dapat menghindarinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here